Diusir Massa, Jemaat Gereja Thesalonika di Tangerang Dilarang Beribadah hingga Diolok-olok: Kok Berdoa Ngontrak Sih?

Agung Sandy Lesmana

Rabu, 24 Juli 2024 | 09:27 WIB
Diusir Massa, Jemaat Gereja Thesalonika di Tangerang Dilarang Beribadah hingga Diolok-olok: Kok Berdoa Ngontrak Sih?
Diusir Massa, Jemaat Gereja Thesalonika di Tangerang Dilarang Beribadah hingga Diolok-olok: Kok Berdoa Ngontrak Sih? (tangkapan layar/instagram)

Suara.com - Aksi intoleransi kepada kelompok minoritas kembali terjadi. Hal itu setelah mencuat sebuah video di media sosial yang menampilkan aksi penggerudukan massa yang melarang kegiatan ibadah yang dilakukan jemaat nasrani.

Diliihat Suara.com pada Rabu (24/7/2025), berdasar narasi dalam video yang dibagikan akun Instagram @unexplnd, disebutkan aksi massa yang melarang ibadah itu terjadi terhadap jemaat Gereja Thesalonika di Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluk Naga, Tangerang.

Dalam video tampak sejumlah orang berpakaian muslim menggeruduk sebuah rumah yang digunakan jemaat narasi untuk beribadah. Mirisnya, massa juga mengolok-olok tempat ibadah jemaat dari Gereja Thesalonika.

Tampak, awalnya perwakilan gereja sempat beradu mulut dengan massa yang melarang adanya kegiatan ibadah di rumah tersebut.

Aksi massa larang jemaat Gereja Thesalonika di Tangerang beribadah. (tangkapan layar/instagram)
Aksi massa larang jemaat Gereja Thesalonika di Tangerang beribadah. (tangkapan layar/instagram)

"Ini mengadakannya (ibadah) di mayoritas agama Islam. Di sini, Islam semua!" ujar salah satu pria.

Dalam kondisi menegangkan itu, terdengar pekikan takbir dari massa yang menggeruduk kegiatan ibadah jemaah gereja itu.

"Takbir, Allahuakbar," pekik massa.

Pada video itu, tampak perwakilan jemaat memohon massa agar para jemaat tetap bisa beribadah di lokasi.

"Gini, sorry pak, kasihlah kita ini (beribadah). Masak kita gak bisa berdoa gitu?" kata seorang jemaat.

baca juga

Permintaan jemaat gereja untuk bisa beribadah langsung ditolak warga. Massa tetap mengusir jemaah gereja itu setelah kepergok menggunakan sebuah rumah untuk beribadah. Bahkan, jemaat gereja itu diolok-olok oleh massa karena menjadikan rumah kontrakan sebagai tempat ibadah.

Aksi massa larang jemaat Gereja Thesalonika di Tangerang beribadah. (tangkapan layar/instagram)
Aksi massa larang jemaat Gereja Thesalonika di Tangerang beribadah. (tangkapan layar/instagram)

"Kalo kamu berdoa di sana ngontrak, kok berdoa ngontrak sih? timpal yang lain dan disambut gelak tawa massa.

Dalam video itu, aksi penggurudukan massa ke gereja itu pun berakhir ricuh. Bahkan, terdengar umpatan-umpatan dari sejumlah orang saat merangsek masuk ke rumah kontrakan yang disewa para jemaat.

Video massa yang menggeruduk rumah yang dijadikan tempat ibadah jemaat Gereja Thesalonika lantas menuai sorotan netizen. Kebanyakan netizen justru menyayangkan aksi intoleransi terhadap jemaah gereja itu. Bahkan, ada yang meminta maaf atas tindakan massa yang melarang para jemaat beribadah.

"untuk umat kristiani. saya meminta maaf sebagai umat muslim, perilaku boomer kadang suka mencemari lingkungan," tulis salah satu netizen.

Tak hanya netizen, selebriti Meisya Siregar ikut berkomentr. Dia pun mengaku malu atas tindakan intoleransi di video itu.

"Astaghfirullah mirisss ! Maluuuu itu bukan ahlak yg di contohin Rasullullah...., Ya Allah malu," ujar Meisya Siregar disertai emoji menangis.

"Untuk saudara2ku dalam kemanusiaan, maafkan perilaku mereka, ya. Nggak seharusnya kalian mengalami hal ini. Mereka nggak mencerminkan islam, gue sendiri marah dan malu banget melihatnya. Para oknum itu nanti pasti dapat ganjarannya, semoga nggak terjadi lagi ke depannya. Salam damai dalam harmoni untuk kita semua," timpal Falen Jacob Zaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cemburu Buta! Pemuda di Bogor Tega Tusuk Kepala Pacar Pakai Pisau Cutter, Korban Banjir Darah di Jalanan

Cemburu Buta! Pemuda di Bogor Tega Tusuk Kepala Pacar Pakai Pisau Cutter, Korban Banjir Darah di Jalanan

News | Selasa, 23 Juli 2024 | 11:53 WIB

Viral Mencak-mencak Ngaku Lurah, Anggota Ormas Ancam Usir Warga usai Laporkan Kasus Pungli Sekolah

Viral Mencak-mencak Ngaku Lurah, Anggota Ormas Ancam Usir Warga usai Laporkan Kasus Pungli Sekolah

News | Selasa, 23 Juli 2024 | 09:30 WIB

Berlagak Bayar Pakai QRIS, Begini Tampang Jambret Ponsel Wanita Pemilik Warung

Berlagak Bayar Pakai QRIS, Begini Tampang Jambret Ponsel Wanita Pemilik Warung

News | Senin, 22 Juli 2024 | 12:03 WIB

Aksi Arogan Satpol PP Usir Pedagang di CFD Bikin Netizen Murka, Akun Sari Roti Dicolek: Masa Diam Aja Bos!

Aksi Arogan Satpol PP Usir Pedagang di CFD Bikin Netizen Murka, Akun Sari Roti Dicolek: Masa Diam Aja Bos!

News | Senin, 22 Juli 2024 | 09:49 WIB

Terkini

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 02:18 WIB

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:55 WIB

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 22:08 WIB

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:40 WIB

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:37 WIB

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:20 WIB

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:09 WIB

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:06 WIB

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:01 WIB

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:35 WIB

×