Tragis! Siswa SD di Serang Dipukul Ayah Teman, Korban Alami Trauma Berat

Andi Ahmad S

Senin, 29 Juli 2024 | 22:48 WIB
Tragis! Siswa SD di Serang Dipukul Ayah Teman, Korban Alami Trauma Berat
ilustrasi pemukulan penganiayaan. [Envato Elements]

Suara.com - Seorang siswa kelas 4 di salah satu SD Swasta di Kota Serang berinisial RAF (9) diduga mengalami perilaku bullying atau perundungan yang dilakukan oleh teman sekelasnya NW dan orang tuanya AS.

Atas peristiwa tersebut, orangtua korban, Hildan didampingi oleh kuasa hukum mendatangi Unit PPA Satreskrim Polresta Serang Kota untuk melaporkan orang tua teman sekelas korban, pada Senin (29/7/2024).

Kuasa hukum orang tua korban, Daddy Hartadi menjelaskan, peristiwa ini terungkap bermula saat korban menceritakan nasib yang dialaminya kepada orang tua karena menderita luka lebam di bagian lengan kiri dan dada sebelah kiri.

"Kejadian tanggal 23 Juli 2024, saat mengumpulkan tugas, korban awalnya dislengkat kakinya hingga terjatuh membentur meja oleh pelaku NW. Namun orang tua dari pelaku anak itu di jam pulang soeolah menghampiri anak klien kami dan membentak, mengancam disertai pemukulan terhadap anak klien kami," kata Daddy kepada awak media, Senin (29/7/2024) di Polresta Serang Kota.

"Jadi orang tua terduga pelaku anak turut diduga melakukan penganiayaan dengan memukul anak klien kami. Itu yang dilaporkan," imbuhnya.

Daddy juga mengungkapkan, akibat dari aksi bullying atau perundungan tersebut, korban RAF mengalami sejumlah luka lebam hingga trauma, bahkan sempat ketakutan untuk bersekolah lagi.

Bahkan, lanjut Daddy, korban sempat mengalami sakit hingga harus menjalani perawatan intensif usai mengalami aksi bullying atau perudungan yang dilakukan oleh teman sekelas dan orang tuanya tersebut.

"Ada traumatik psikis yang dialami korban. Secara fisik jadi lebih banyak diam, sikapnya lebih diam karena ada tekanan, ketakutan karena dibentak dan diancam oleh terlapor," terangnya.

"Sempat ga sekolah dari Kamis karena ngdrop badannya panas, demam. Dan hari Jumat sempat berobat ke klinik dan harus dirujuk ke RSDP," sambung Daddy.

baca juga

Masih dikatakan oleh Daddy, awalnya pihak keluarga korban tidak bermaksud membawa masalah ini ke ranah kepolisian. Namun pihak terduga pelaku justru tak kunjung hadir dalam upaya mediasi yang dilakukan oleh pihak sekolah.

"Upaya dari pihak sekolah sudah baik, sudah dibawa ke pertemuan dua kali dengan pihak sekolah, tapi orang tua pelaku tidak pernah hadir, bahkan kemarin yang ketiga kalinya pun tidak hadir. Memang dari pihak orang tuanya tidak ada itikad baik," tandasnya.

Kontributor : Yandi Sofyan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesawat Jet Tempur Israel Porak-porandakan Lima Kota di Lebanon, 12 Orang Meninggal Dunia

Pesawat Jet Tempur Israel Porak-porandakan Lima Kota di Lebanon, 12 Orang Meninggal Dunia

News | Minggu, 28 Juli 2024 | 16:23 WIB

Jangan Diam! Psikolog Ungkap Cara Membantu Kerabat yang Jadi Korban KDRT

Jangan Diam! Psikolog Ungkap Cara Membantu Kerabat yang Jadi Korban KDRT

Lifestyle | Sabtu, 27 Juli 2024 | 11:12 WIB

Kecam Aksi Polisi Rampas Ponsel Jurnalis usai Istrinya jadi Saksi Sidang AGK, Ini Desakan Kompolnas ke Polda Malut

Kecam Aksi Polisi Rampas Ponsel Jurnalis usai Istrinya jadi Saksi Sidang AGK, Ini Desakan Kompolnas ke Polda Malut

News | Jum'at, 26 Juli 2024 | 15:43 WIB

Terkini

7 Cara Memilih Kompor Portable untuk Camping dan Traveling yang Aman Sekaligus Praktis

7 Cara Memilih Kompor Portable untuk Camping dan Traveling yang Aman Sekaligus Praktis

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:25 WIB

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 08:15 WIB

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:13 WIB

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur

Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur

Bali | Minggu, 13 September 2026 | 07:58 WIB

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 07:53 WIB

Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Menurut Weton dan Primbon Jawa

Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Menurut Weton dan Primbon Jawa

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:45 WIB

×