6 Etika Chat WhatsApp ke Guru, Dijamin Bikin Pesanmu Bakal Dibalas!

M. Reza Sulaiman

Rabu, 31 Juli 2024 | 11:54 WIB
6 Etika Chat WhatsApp ke Guru, Dijamin Bikin Pesanmu Bakal Dibalas!
Etika chat Whatsapp ke Guru, dijamin bakal dibalas semua pertanyaan. (Dok. Kolase/Freepik)

Suara.com - Dalam era digital saat ini, komunikasi antara siswa dengan guru dan dosen melalui aplikasi pesan seperti WhatsApp menjadi hal yang umum. Namun, penting bagi siswa untuk memahami etika yang benar saat chat Whatsapp ke guru.

Ketidaktahuan tentang etika ini dapat mempengaruhi komunikasi yang dijalankan. Berikut ini adalah enam etika yang harus dipelajari siswa saat menghubungi guru melalui WhatsApp.

1. Perhatikan Waktu yang Tepat

Menghubungi guru harus dilakukan pada waktu yang tepat, seperti saat jam kerja. Usahakan menghindari waktu istirahat atau beribadah guru. Contoh waktu yang tepat adalah antara pukul 08.00 pagi hingga 15.00 sore.

2. Awali dengan Sapaan atau Salam

Sebelum menyampaikan pesan, mulailah dengan sapaan atau ucapan salam. Ini menunjukkan rasa hormat dan kesopanan. Contoh: "Assalamu’alaikum, selamat pagi, Pak/Bu."

3. Perkenalkan Diri

Guru mungkin tidak menyimpan semua nomor kontak siswa. Oleh karena itu, pastikan untuk menyampaikan identitas diri setelah memberikan salam. Contoh: "Saya Fulan, siswa kelas X TPTL 2."

4. Ucapkan Permohonan Maaf

baca juga

Menunjukkan sopan santun dan kerendahan hati dapat dilakukan dengan mengucapkan permohonan maaf. Contoh: "Mohon maaf mengganggu waktu Bapak/Ibu."

5. Tulislah Pesan Singkat dan Jelas

Pesan yang singkat dan jelas membantu guru memahami maksud dengan cepat. Contoh: "Saya ingin bertanya tentang tugas Bahasa Indonesia bab Hikayat di Google Classroom, Pak/Bu. Bolehkah saya mencari referensi contoh cerita hikayat dari internet dengan tema bebas?"

6. Akhiri dengan Terima Kasih dan Salam Penutup

Selalu akhiri pesan dengan ucapan terima kasih dan salam penutup sebagai bentuk kesopanan. Contoh: "Terima kasih, Pak/Bu. Wassalamu’alaikum."

Contoh Pesan yang Benar

Jika keenam etika tersebut digabungkan, maka pesan WhatsApp yang baik akan terlihat seperti ini:

"Assalamu’alaikum, selamat pagi, Bu. Saya Fulan, siswa kelas X TPTL 2. Mohon maaf mengganggu waktu Ibu. Saya ingin bertanya tentang tugas Bahasa Indonesia bab Hikayat di Google Classroom, Bu. Bolehkah saya mencari referensi contoh cerita hikayat dari internet dengan tema bebas? Terima kasih, Bu. Wassalamu’alaikum.

Dengan mengirimkan chat Whatsapp ke guru dengan baik dan santun, guru akan memberikan respons yang baik pula dan menjawab pertanyaan tanpa perlu bertanya lagi tentang identitas pengirim pesan. Etika yang baik dari diri kita akan menciptakan respon positif dari lingkungan di sekitar kita. Mari kita terapkan etika ini untuk menjaga komunikasi yang baik dan efektif dengan guru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Mengirim Pesan WhatsApp untuk Dosen atau Guru: Utamakan Etika dan Kesopanan

Cara Mengirim Pesan WhatsApp untuk Dosen atau Guru: Utamakan Etika dan Kesopanan

News | Selasa, 30 Juli 2024 | 15:47 WIB

Bikin Terharu! Guru Ini Merajut Miniatur 30 Muridnya Sebagai Kenang-kenangan, Butuh Waktu 240 Jam

Bikin Terharu! Guru Ini Merajut Miniatur 30 Muridnya Sebagai Kenang-kenangan, Butuh Waktu 240 Jam

News | Senin, 29 Juli 2024 | 14:33 WIB

Cara Mengembalikan Chat WhatsApp yang Terhapus dengan Aman

Cara Mengembalikan Chat WhatsApp yang Terhapus dengan Aman

Tekno | Kamis, 25 Juli 2024 | 13:30 WIB

Terkini

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Makna Salib Merah di Demo Jakarta pada 28 Oktober 2026

Makna Salib Merah di Demo Jakarta pada 28 Oktober 2026

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Rupiah Tiba-tiba Menguat, tapi Masih Betah di Level Rp18.128 per Dolar AS

Rupiah Tiba-tiba Menguat, tapi Masih Betah di Level Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Bantah Isu Penembakan di Kericuhan Malioboro, Polda DIY: Personel Tak Dibekali Senjata Api

Bantah Isu Penembakan di Kericuhan Malioboro, Polda DIY: Personel Tak Dibekali Senjata Api

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Date A Live F Last Date Rilis Film Maret 2027, Jadi Penutup Kisah Shido

Date A Live F Last Date Rilis Film Maret 2027, Jadi Penutup Kisah Shido

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Overstay Setahun, Dua WNA Thailand Dideportasi dari Indonesia

Overstay Setahun, Dua WNA Thailand Dideportasi dari Indonesia

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:28 WIB

Siasat Licik Istri Napi di Tulungagung: Selundupkan 54 Pil Penenang di Balik Botol Kopi

Siasat Licik Istri Napi di Tulungagung: Selundupkan 54 Pil Penenang di Balik Botol Kopi

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:28 WIB

Teknologi RAM DDR5 Makin Kencang, Latensi Rendah Jadi Andalan

Teknologi RAM DDR5 Makin Kencang, Latensi Rendah Jadi Andalan

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:20 WIB

×