Gegara Diminta Bubar, Massa Aliansi Santri Gus Dur Sempat Cekcok dengan Pria Tegap di Depan Gedung PBNU

Dwi Bowo Raharjo, Faqih Fathurrahman

Jum'at, 02 Agustus 2024 | 16:35 WIB
Gegara Diminta Bubar, Massa Aliansi Santri Gus Dur Sempat Cekcok dengan Pria Tegap di Depan Gedung PBNU
Massa yang tergabung dalam Aliansi Santri Gus Dur sempat cekcok saat melakukan aksi di depan Gedung PBNU, Jakarta. (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Massa yang tergabung dalam Aliansi Santri Gus Dur melakukan aksi di depan Gedung PBNU, Jakarta. Aksi ini sempat diwarnai kericuhan.

Pantauan Suara.com, penyebab kericuhan dipicu akibat salah seorang yang diduga merupakan orang dari PBNU mencoba mengintimidasi massa.

Saat itu koordinator aksi, Muhamad Solihin, sedang melakukan wawancara bersama rekan media, kemudian seorang pria berpostur tinggi menggunakan kemeja putih meminta massa untuk membubarkan diri.

Setelahnya, pria tersebut mengatakan Gus Dur tidak pernah mengajarkan untuk melakukan aksi demonstrasi.

Tidak terima diintimidasi, Solihin kemudian membalas pria tersebut dengan mengatakan apa yang diucapkan pria tersebut keliru.

“Beda pendapat boleh, kami gak usah tunjuk-tunjuk. Beda pendapat boleh, itu cita-cita Gus Dur,” kata Solihin, di lokasi, Jakarta Pusat, Jumat (2/8/2024).

Aksi tersebut kemudian dilerai oleh pihak kepolisian. Beruntung keributan antar kedua belah pihak tidak berlanjut.

Meski sempat terjadi gesekan dalam aksi demonstrasi ini, namun massa telah membubarkan diri.

Aksi massa hanya berjalan sekira satu jam. Massa aksi membubarkan diri sekira pukul 16.30 WIB.

baca juga

Dalam aksi demontrasi ini, massa Aliansi Santri Gus Dur menyampaikan 5 tuntutan. Pertama dia meminta Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf dan Sekjen PBNU Saifullah Yahya untuk mundur dari jabatannya.

Kemudian mereka meminta PBNU segera melaksanakan MLB NU.

Massa juga meminta PBNU untuk menindak tegas oknum pengurus yang diduga membelokan sejarah NU.

Mereka juga meminta PBNU agar melaksanakan Pansus Haji yang telah dilakukan oleh DPR RI guna melakukan perbaikan dan pembenahan haji di Indonesia.

“Kami meminta keadilan dan tidak ada diskriminalisasi atas tindakan semu,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aliansi Santri Gus Dur Geruduk Gedung PBNU, Desak Gus Yahya dan Gus Ipul Mundur

Aliansi Santri Gus Dur Geruduk Gedung PBNU, Desak Gus Yahya dan Gus Ipul Mundur

News | Jum'at, 02 Agustus 2024 | 16:08 WIB

Soal Konflik Terbuka PBNU Vs PKB, Wapres Ma'ruf Amin: Sudah Lah Fokus Masing-masing

Soal Konflik Terbuka PBNU Vs PKB, Wapres Ma'ruf Amin: Sudah Lah Fokus Masing-masing

News | Jum'at, 02 Agustus 2024 | 07:10 WIB

Wapres Ma'ruf Soroti Ketegangan PBNU Dan PKB: Kalau Ada Korslet Agak Aneh

Wapres Ma'ruf Soroti Ketegangan PBNU Dan PKB: Kalau Ada Korslet Agak Aneh

News | Kamis, 01 Agustus 2024 | 15:19 WIB

Lukman Edy Dituding Ingin Pecah Belah PKB Gegara Adukan Gaya Kepemimpinan Cak Imin ke PBNU

Lukman Edy Dituding Ingin Pecah Belah PKB Gegara Adukan Gaya Kepemimpinan Cak Imin ke PBNU

News | Kamis, 01 Agustus 2024 | 13:38 WIB

Panas! Usai 'Borok' Cak Imin Diadukan ke PBNU, Elite PKB Balas Tudingan Lukman Edy: Menyesatkan!

Panas! Usai 'Borok' Cak Imin Diadukan ke PBNU, Elite PKB Balas Tudingan Lukman Edy: Menyesatkan!

News | Kamis, 01 Agustus 2024 | 12:14 WIB

Terkini

Dari Ngajar Jadi Tukang Endus: Ironi di Balik MBG

Dari Ngajar Jadi Tukang Endus: Ironi di Balik MBG

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 19:00 WIB

Mobilisator Aksi Pelajar di Bekasi Ditangkap: Rencanakan Bakar Kantor Polisi Pakai Bom Molotov!

Mobilisator Aksi Pelajar di Bekasi Ditangkap: Rencanakan Bakar Kantor Polisi Pakai Bom Molotov!

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:58 WIB

Tunda Beli Vario 125: Ini 5 Motor Termewah yang Bisa Dibeli Seharga 25 Juta

Tunda Beli Vario 125: Ini 5 Motor Termewah yang Bisa Dibeli Seharga 25 Juta

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 18:56 WIB

Gede Pasek Curiga Skenario Suksesi di Balik Polemik Ijazah Gibran, Soroti Sikap 'Pasif' Kubu Prabowo

Gede Pasek Curiga Skenario Suksesi di Balik Polemik Ijazah Gibran, Soroti Sikap 'Pasif' Kubu Prabowo

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:54 WIB

Dari Pemilah Sampah hingga Menang Pilkades, Begini Cerita Surya bin Samid

Dari Pemilah Sampah hingga Menang Pilkades, Begini Cerita Surya bin Samid

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:54 WIB

Eks Anak Asuh Enzo Maresca Terkejut Jika Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2030

Eks Anak Asuh Enzo Maresca Terkejut Jika Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2030

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 18:50 WIB

HONOR Pad V9 Resmi Hadir: Tablet Tipis dengan Layar 144Hz dan Baterai Jumbo 10.100 mAh

HONOR Pad V9 Resmi Hadir: Tablet Tipis dengan Layar 144Hz dan Baterai Jumbo 10.100 mAh

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 18:50 WIB

Geely Auto Rilis Teknologi Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik Berbasis AI

Geely Auto Rilis Teknologi Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik Berbasis AI

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 18:50 WIB

Ombudsman Telusuri Indikasi Malaadministrasi di Balik 'Klaster Apartemen' Lapas Cibinong

Ombudsman Telusuri Indikasi Malaadministrasi di Balik 'Klaster Apartemen' Lapas Cibinong

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:48 WIB

Buntut Temuan Ombudsman, Ditjenpas Bentuk Tim Usut Pungli Rp150 Ribu di Lapas Cibinong

Buntut Temuan Ombudsman, Ditjenpas Bentuk Tim Usut Pungli Rp150 Ribu di Lapas Cibinong

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:42 WIB

×