AMAN Tegaskan Upacara HUT RI di IKN Merusak Keberagaman; Orang Balik Terancam Punah

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 09 Agustus 2024 | 19:53 WIB
AMAN Tegaskan Upacara HUT RI di IKN Merusak Keberagaman; Orang Balik Terancam Punah
Gambar dari udara ini menunjukkan Istana Kepresidenan Indonesia yang baru (tengah) di calon ibu kota Nusantara di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (11/7/2024). [STRINGER / AFP]

Suara.com - Sekretaris Jendral (Sekjen) Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Ruka Sombolinggi mengkritisi pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 RI yang dilaksanakan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur (Kaltim) pada 17 Agustus mendatang.

Ia menilai ada kontradiksi antara pelaksanaan agenda tahunan itu dengan semangat Nusantara.

Ruka mengatakan, Nusantara seharusnya merupakan pengartian dari keberagaman yang dimiliki Indonesia. Sementara, pembangunan IKN sendiri sudah mencederai semangat tersebut.

Pernyataan ini disampaikannya usai melaksanakan Konferensi Internasional tentang Pengetahuan Tradisional dan Inovasi Masyarakat Adat di Jakarta, Jumat (9/9/2024).

Bukti pembangunan IKN tidak merawat keberagaman, kata Ruka adalah nasib suku Balik yang merupakan masyarakat adat di Kalimantan Timur kini terancam punah. Mereka semakin tersingkir dan kini lahannya terancam hilang demi pembangunan waduk.

"Dari awal kita sudah menyatakan bahwa di wilayah IKN itu ada banyak wilayah-wilayah adat yang justru orang di sana, orang Balik itu terancam punah," ujar Ruka kepada wartawan, Jumat (9/9/2024).

"Katanya IKN itu Nusantara ya? Namanya Nusantara. Tapi justru satu-satunya Nusantara di situ justru akan dipunahkan. justru itu tidak sejalan dengan apa yang dikampanyekan," lanjutnya.

Ruka menyebut seharusnya pemerintah membantu masyarakat adat dengan menyelesaikan persoalan konsesi tanah yang sudah bermasalah selama puluhan tahun di wilayah IKN.

"Belum lagi komunitas lokal yang ada di sana, orang-orang dari pulau-pulau lain ini mau diapakan? Jadi harus diberesin dulu masalahnya. diakui dulu masyarakat adatnya bahwa mereka pemilik sah asli tanah itu, kemudian jangan disingkirkan," jelasnya.

baca juga

Karena itu, dengan pelaksanaan upacara di IKN, maka masyarakat luas akan mengetahui pemerintah tidak menjunjung tinggi keberagaman lewat mega proyek yang menyingkirkan masyarakat adat di sana. Hal ini tidak sesuai nama Nusantara yang dipilih.

"Justru bagus kalau (upacara HUT RI) dilaksanakan di IKN supaya jadi peringatan bahwa Nusantara itu adalah simbol dari keberagaman. Dan satu-satunya keberagaman yang menjadi bagian dari nusantara ya orang Balik itu," ungkapnya.

"Jadi ya jangan dibikin punah sekalian. Katanya nusantara, tapi masyarakat yang ada di sana sudah terjepit begitu masih mau disingkirin," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Istana Bantah Sewa 1.000 Unit Alphard Untuk HUT RI Di IKN: Cuma 200 Itupun Bus

Istana Bantah Sewa 1.000 Unit Alphard Untuk HUT RI Di IKN: Cuma 200 Itupun Bus

News | Rabu, 07 Agustus 2024 | 12:37 WIB

Mensesneg Sebut Banyak Ormas Antre Ingin Ikut Upacara HUT RI Di IKN

Mensesneg Sebut Banyak Ormas Antre Ingin Ikut Upacara HUT RI Di IKN

News | Selasa, 06 Agustus 2024 | 17:19 WIB

IKN Siap Diuji Coba! Sidang Kabinet Perdana Digelar 12 Agustus, Menteri-menteri Nginep Duluan

IKN Siap Diuji Coba! Sidang Kabinet Perdana Digelar 12 Agustus, Menteri-menteri Nginep Duluan

News | Kamis, 01 Agustus 2024 | 15:15 WIB

Terkini

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

News | Senin, 06 Juli 2026 | 22:15 WIB

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:40 WIB

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:35 WIB

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:27 WIB

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:55 WIB

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:48 WIB

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:42 WIB

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:58 WIB

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:42 WIB

×