Buntut Bau Kolonial, Istana di Jakarta dan Bogor Diusulkan Jadi Objek Wisata

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Rabu, 14 Agustus 2024 | 13:47 WIB
Buntut Bau Kolonial, Istana di Jakarta dan Bogor Diusulkan Jadi Objek Wisata
Istana Bogor di Kota Bogor, Jawa Barat. [Suara.com]

Suara.com - Istana Negara di Jakarta juga Istana Kepresidenan di Bogor diusulkan jadi objek wisata bila pemerintah pusat resmi pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim).

Sejarawan Asep Kambali menyebut bahwa Istana Negara juga termasuk bangunan bersejarah, meski disebut Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengandung bau kolonial karena termasuk peninggalan penjajah.

"Saya melihatnya jika ada fleksibilitas untuk kepentingan edukasi sejarah, kebangsaan, tentu boleh (jadi objek wisata). Misalnya, seperti di Amerika juga seperti itu, gedung-gedung negara bekas pemerintahan dijadikan objek wisata, jadi gak masalah," kata Asep kepada suara.com, dihubungi Rabu (14/8/2024).

Hanya saja, Asep menekankan pentingnya pengawasan yang ketat serta pengelolaan profesional bila bangunan negara itu dimanfaatkan jadi objek wisata.

Menurut Asep, Istana Negara pada dasarnya akan tetap menjadi tempat tinggal bagi presiden.

Untuk memanfaatkannya menjadi objek wisata, Asep mengusulkan kembali menjalankan kunjungan Istana Negara untuk umum seperti masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Dulu zaman Pak SBY ada Istura, Istana Untuk Rakyat, artinya rakyat bisa berkunjung ke Istana Merdeka tapi weekend, weekday digunakan oleh presiden. Itu kan menarik ya," ujarnya.

Asep menegaskan bahwa Istana Negara juga termasuk gedung bersejarah sekaligus bukti perjuangan pahlawan nasional.

Selain bisa dimanfaatkan kembali oleh pemerintah, juga ada baiknya menjadi sarana edukasi kepada generasi muda.

baca juga

Konsep seperti itu, dikatakan Asep, telah lazim dilakukan oleh negara-negara di Eropa.

"Peninggalan sejarah itu salah satu tanda bukti kalau kita pernah dijajah. Bangunan kolonial di manapun, terutama di Eropa, mereka perlakukan dengan baik. Mereka 'jual', kemas menjadi objek pariwisata. Jadi pariwisata sejarah Eropa itu sangat bangkit," tutur Asep.

Indonesia dinilai bisa lakukan hal sama. Tidak hanya untuk Istana Negara, Asep menyampaikan bahwa hampir setiap daerah memiliki bangunan bersejarah peninggalan penjajah yang masih ada hingga sekarang.

"Bangunan kolonial yang tadinya milik penjajah itu kemudian dikuasai oleh kita. Itu sebagai bukti bahwa kita pernah menang, telah berhasil mewujudkan kemerdekaan kita sendiri," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Diminta Kembali Belajar Sejarah, Imbas Sebut Istana di Jakarta dan Bogor Bau Kolonial

Jokowi Diminta Kembali Belajar Sejarah, Imbas Sebut Istana di Jakarta dan Bogor Bau Kolonial

News | Rabu, 14 Agustus 2024 | 11:41 WIB

Cerita 10 Tahun Jokowi Tempati 3 Istana Di Jakarta Dan Bogor, Tiap Hari Dibayangi Bau Kolonial

Cerita 10 Tahun Jokowi Tempati 3 Istana Di Jakarta Dan Bogor, Tiap Hari Dibayangi Bau Kolonial

News | Selasa, 13 Agustus 2024 | 13:05 WIB

Lagi di IKN Cerita Istana Jakarta dan Bogor Bau Kolonial, Jokowi Sampai Merasa Dibayang-bayangi

Lagi di IKN Cerita Istana Jakarta dan Bogor Bau Kolonial, Jokowi Sampai Merasa Dibayang-bayangi

News | Selasa, 13 Agustus 2024 | 11:51 WIB

Terkini

Pengungkapan 1,3 Ton Ketamine di Natuna, Komisi III Dorong Penerapan TPPU

Pengungkapan 1,3 Ton Ketamine di Natuna, Komisi III Dorong Penerapan TPPU

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:01 WIB

Atasi Bibir Kering, Ini 5 Lip Serum Peptide yang Bikin Makin Memesona

Atasi Bibir Kering, Ini 5 Lip Serum Peptide yang Bikin Makin Memesona

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Buntut Viral 'Baca Alquran Dapat Miras', 5 Pihak di The Sounds Project Resmi Dipolisikan

Buntut Viral 'Baca Alquran Dapat Miras', 5 Pihak di The Sounds Project Resmi Dipolisikan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:59 WIB

Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?

Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:59 WIB

Tawarkan Jasa Seks via MiChat, Wanita Batam Dihukum Setahun Penjara di Malaysia

Tawarkan Jasa Seks via MiChat, Wanita Batam Dihukum Setahun Penjara di Malaysia

Batam | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:59 WIB

Tanpa Dokumen, 51 Ayam Bangkok Asal Malaysia Disita

Tanpa Dokumen, 51 Ayam Bangkok Asal Malaysia Disita

Foto | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Makna Mendalam Surah Ad-Duha yang Viral Dibaca Demi Hadiah Miras di The Sounds Project

Makna Mendalam Surah Ad-Duha yang Viral Dibaca Demi Hadiah Miras di The Sounds Project

Entertainment | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:53 WIB

Dedi Congor Sudah Tersangka Kasus Gratifikasi Polri Sejak 2023, KPK Siapkan Jerat Baru

Dedi Congor Sudah Tersangka Kasus Gratifikasi Polri Sejak 2023, KPK Siapkan Jerat Baru

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:52 WIB

DPD RI Siap Gelar STSB 2026, GKR Hemas Pastikan Suara Daerah Tak Sekadar Jadi Laporan

DPD RI Siap Gelar STSB 2026, GKR Hemas Pastikan Suara Daerah Tak Sekadar Jadi Laporan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:49 WIB

Penataan Pasar Cisalak, Ratusan Lapak Ilegal Dirobohkan

Penataan Pasar Cisalak, Ratusan Lapak Ilegal Dirobohkan

Foto | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:44 WIB

×