Negosiasi Gencatan Senjata di Qatar untuk Gaza: Harapan Baru di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Bella | Suara.com

Jum'at, 16 Agustus 2024 | 05:15 WIB
Negosiasi Gencatan Senjata di Qatar untuk Gaza: Harapan Baru di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Ilustrasi - Warga Palestina membawa beberapa barang yang diselamatkan ketika mereka menuju kamp pengungsi Jabalia di Jalur Gaza utara, Jumat (30/5/2024). [Omar AL-QATTAA / AFP]

Suara.com - Gelombang diplomasi internasional kembali berlangsung di Qatar dengan harapan mengakhiri konflik yang telah berlangsung hampir satu tahun antara Israel dan Hamas. Negosiasi atau perundingan ini melibatkan pejabat tinggi dari Amerika Serikat, Qatar, dan Mesir, yang bertemu dengan delegasi Israel di Doha untuk mencoba mencapai kesepakatan damai yang dinilai menjadi satu-satunya cara mencegah konflik yang lebih luas di Timur Tengah.

Meskipun demikian, perwakilan dari Hamas telah menyatakan tidak akan hadir dalam proses negosiasi tersebut. Dalam pernyataannya, Ahmad Abdul Hadi, salah satu pemimpin Hamas, mengatakan bahwa meskipun secara prinsip tidak menolak pembicaraan gencatan senjata, pihaknya tidak akan berpartisipasi dalam perundingan ini karena menurutnya Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, tidak memiliki niat untuk menghentikan agresi secara menyeluruh.

“Sebaliknya, Netanyahu hanya menggunakan negosiasi sebagai kedok untuk melanjutkan agresi dan melakukan lebih banyak pembantaian terhadap rakyat kami,” tegas Abdul Hadi.

Konflik yang terus berkecamuk ini telah menelan korban jiwa lebih dari 40.000 orang di Gaza, berdasarkan laporan otoritas kesehatan yang dikelola Hamas. Di tengah situasi yang semakin memanas, berbagai pihak melihat gencatan senjata sebagai langkah krusial untuk mencegah terjadinya perang yang lebih luas di kawasan ini.

Sementara itu, negosiator utama Hamas, Khalil al-Hayya, masih berada di Doha dan kelompok tersebut tetap membuka jalur komunikasi dengan Mesir dan Qatar, yang memberi harapan bahwa kemajuan masih mungkin dicapai.

Mediasi yang sedang berlangsung ini berfokus pada rencana tiga tahap yang diharapkan dapat membuahkan hasil: pembebasan sandera yang ditangkap Hamas dalam serangan 7 Oktober, gencatan senjata permanen, penarikan pasukan Israel dari Gaza, serta pembebasan tahanan Palestina oleh Israel.

Selain itu, situasi semakin tegang dengan keterlibatan Iran, yang memberikan dukungan kepada kelompok militan Hezbollah di Lebanon dan Hamas di Gaza. Pembunuhan pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, dalam sebuah serangan yang diduga dilakukan oleh Israel di Iran, telah memicu ancaman pembalasan dari Iran. Namun, pejabat senior Iran menyatakan bahwa satu-satunya cara untuk menahan diri dari pembalasan langsung adalah dengan tercapainya kesepakatan gencatan senjata di Gaza.

Perundingan ini menjadi momen penting di tengah ancaman perluasan konflik yang semakin nyata, dengan harapan bahwa langkah diplomatik ini mampu menciptakan perdamaian yang telah lama dinantikan di kawasan Timur Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepala Intelijen Israel akan Mengikuti Perundingan Gencatan Senjata Gaza di Qatar, Hamas Enggan Datang

Kepala Intelijen Israel akan Mengikuti Perundingan Gencatan Senjata Gaza di Qatar, Hamas Enggan Datang

News | Kamis, 15 Agustus 2024 | 19:32 WIB

Donald Trump Telepon Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Lakukan Pembahasan Ini

Donald Trump Telepon Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Lakukan Pembahasan Ini

News | Kamis, 15 Agustus 2024 | 19:04 WIB

Alasan Hamas Tolak Ikut Serta dalam Perundingan Gencatan Senjata Hari Ini

Alasan Hamas Tolak Ikut Serta dalam Perundingan Gencatan Senjata Hari Ini

News | Kamis, 15 Agustus 2024 | 18:58 WIB

Dibalik Topeng Kemajuan Ternyata ada Krisis Pernikahan Anak di Negeri Paman Sam

Dibalik Topeng Kemajuan Ternyata ada Krisis Pernikahan Anak di Negeri Paman Sam

News | Kamis, 15 Agustus 2024 | 17:32 WIB

Survei Terbaru Pilpres AS: Kamala Harris Atau Donald Trump Yang Menang?

Survei Terbaru Pilpres AS: Kamala Harris Atau Donald Trump Yang Menang?

News | Kamis, 15 Agustus 2024 | 16:22 WIB

Ben-Gvir Provokasi Dunia dengan Serbuan ke Masjid Al-Aqsa, Rusia Langsung Blak-blakan

Ben-Gvir Provokasi Dunia dengan Serbuan ke Masjid Al-Aqsa, Rusia Langsung Blak-blakan

News | Kamis, 15 Agustus 2024 | 16:01 WIB

Mahasiswa Yahudi Diblokir di Kampus Amerika oleh Kelompok Pro-Palestina, Hakim Federal Beri Putusan

Mahasiswa Yahudi Diblokir di Kampus Amerika oleh Kelompok Pro-Palestina, Hakim Federal Beri Putusan

News | Kamis, 15 Agustus 2024 | 08:41 WIB

Terkini

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 22:00 WIB

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB