Dua Anak jadi Korban Pemerkosaan di India Picu Kerusuhan, Massa Tuntut Pelaku Dihukum Mati: Gantung!

Bella

Rabu, 21 Agustus 2024 | 10:00 WIB
Dua Anak jadi Korban Pemerkosaan di India Picu Kerusuhan, Massa Tuntut Pelaku Dihukum Mati: Gantung!
Kericuhan di India (Foto:X/@beatsinbrief)

Suara.com - Protes besar-besaran yang dipicu oleh pemerkosaan terhadap dua gadis berusia empat tahun di sebuah sekolah di Thane, Maharashtra, berujung pada bentrokan antara pengunjuk rasa dan polisi. Kejadian ini berlangsung di Stasiun Kereta Api Badlapur, di mana ribuan orang berkumpul dan menghalangi pergerakan kereta api selama lebih dari enam jam.

Massa yang marah menuntut hukuman mati bagi tersangka, seorang petugas kebersihan berusia 23 tahun yang diduga terlibat dalam insiden tersebut. Ketegangan meningkat setelah upaya pemerintah untuk meredakan situasi justru ditanggapi dengan teriakan "gantung, gantung" dari para pengunjuk rasa.

Ketika polisi mulai mengambil tindakan tegas dengan tongkat dan gas air mata, massa yang semula duduk di rel kereta api mulai berlarian. Bentrokan semakin memanas ketika pengunjuk rasa membalas dengan melemparkan batu, mengubah stasiun menjadi medan pertempuran. Namun, polisi berhasil menguasai situasi dan membubarkan massa.

Kemarahan publik semakin memuncak setelah terungkap bahwa orang tua kedua gadis tersebut harus menunggu selama 11 jam di kantor polisi untuk mengajukan Laporan Informasi Pertama (FIR). Pemerintah merespons dengan menangguhkan tiga personel polisi yang terlibat dalam keterlambatan ini.

Insiden ini terjadi tidak lama setelah kasus pemerkosaan dan pembunuhan seorang dokter muda di Kolkata, yang telah menimbulkan gelombang kemarahan di kalangan masyarakat India.

Pemimpin Oposisi di Majelis Maharashtra, Vijay Wadettiwar, menyatakan bahwa insiden di Thane ini lebih serius karena melibatkan anak-anak yang sangat muda. Ia juga mendesak agar polisi yang bertanggung jawab atas keterlambatan FIR segera diberi sanksi.

"Kekejaman dilakukan terhadap seorang gadis berusia tiga setengah tahun, seorang gadis berusia empat tahun, dan di kantor polisi, mereka (orang tua) diminta menunggu selama 11 jam ketika mereka hendak mengajukan pengaduan... Apakah masih ada kepekaan? Saya berbicara dengan komisaris polisi dan mengatakan kepadanya bahwa polisi wanita yang bertanggung jawab atas keterlambatan ini harus segera diskors," kata Wadettiwar seperti dikutip dari kantor berita Press Trust of India.

Serangan terhadap kedua gadis tersebut terjadi pada 16 Agustus di dalam toilet perempuan di sebuah sekolah berbahasa Inggris. Penyelidikan mengungkapkan bahwa tidak ada petugas perempuan yang ditempatkan di toilet tersebut, dan banyak kamera CCTV sekolah yang tidak berfungsi. Sebagai tindakan awal, kepala sekolah telah diskors, sementara guru kelas dan pengasuh anak dipecat.

Wakil Kepala Menteri Maharashtra, Devendra Fadnavis, telah memerintahkan pembentukan Tim Investigasi Khusus (SIT) yang akan dipimpin oleh seorang perwira perempuan dari Indian Police Service (IPS).

baca juga

Selain itu, pengadilan jalur cepat diusulkan untuk menangani kasus ini dengan segera. Komisi Hak Asasi Manusia Nasional juga meminta laporan terperinci dari otoritas Maharashtra dalam waktu dua minggu terkait insiden tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Khel Khel Mein, Ini 3 Rekomendasi Film Akshay Kumar yang Tayang 2024

Ada Khel Khel Mein, Ini 3 Rekomendasi Film Akshay Kumar yang Tayang 2024

Your Say | Selasa, 20 Agustus 2024 | 15:30 WIB

Simpan Sobekan Buku Harian Anaknya, Ayah Dokter Korban Pemerkosaan di India Ungkap Kekecewaan

Simpan Sobekan Buku Harian Anaknya, Ayah Dokter Korban Pemerkosaan di India Ungkap Kekecewaan

News | Senin, 19 Agustus 2024 | 19:16 WIB

Tragedi Pemerkosaan dan Pembunuhan Dokter Magang di India: Seruan untuk Mengakhiri Kekerasan

Tragedi Pemerkosaan dan Pembunuhan Dokter Magang di India: Seruan untuk Mengakhiri Kekerasan

Video | Selasa, 20 Agustus 2024 | 10:05 WIB

Gadis 'Orang Asli' Usia 10 Tahun Ditemukan Tewas, Hasil Otopsi Ungkap Adanya Pemerkosaan

Gadis 'Orang Asli' Usia 10 Tahun Ditemukan Tewas, Hasil Otopsi Ungkap Adanya Pemerkosaan

News | Senin, 19 Agustus 2024 | 15:58 WIB

Berebut Mainan dengan Kakak, Gadis Kecil Meregang Nyawa di Tangan Ayah Kandung

Berebut Mainan dengan Kakak, Gadis Kecil Meregang Nyawa di Tangan Ayah Kandung

News | Senin, 19 Agustus 2024 | 14:16 WIB

Ditemukan 150ml Sperma di Tubuh Korban, Siapa Saja Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan Dokter di India?

Ditemukan 150ml Sperma di Tubuh Korban, Siapa Saja Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan Dokter di India?

News | Senin, 19 Agustus 2024 | 13:44 WIB

Korban Pemerkosaan Dipaksa Lahirkan Janin Tak Diinginkan: Negara Lepas Tangan

Korban Pemerkosaan Dipaksa Lahirkan Janin Tak Diinginkan: Negara Lepas Tangan

Liks | Senin, 19 Agustus 2024 | 12:56 WIB

Sadis! Permintaan Pijat Kaki Ditolak, Pria di India Gelap Mata Hajar Ayah Kandung Hingga Meninggal

Sadis! Permintaan Pijat Kaki Ditolak, Pria di India Gelap Mata Hajar Ayah Kandung Hingga Meninggal

News | Senin, 19 Agustus 2024 | 12:51 WIB

6 Fakta Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Dokter di India

6 Fakta Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Dokter di India

News | Senin, 19 Agustus 2024 | 12:31 WIB

Sinopsis Maharaja, Film India yang Populer di Netflix

Sinopsis Maharaja, Film India yang Populer di Netflix

Entertainment | Senin, 19 Agustus 2024 | 11:36 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×