Gadis 'Orang Asli' Usia 10 Tahun Ditemukan Tewas, Hasil Otopsi Ungkap Adanya Pemerkosaan

Aprilo Ade Wismoyo

Senin, 19 Agustus 2024 | 15:58 WIB
Gadis 'Orang Asli' Usia 10 Tahun Ditemukan Tewas, Hasil Otopsi Ungkap Adanya Pemerkosaan
Ilustrasi pelecehan seksual. (Suara.com/Rochmat)

Suara.com - Seorang gadis Orang Asli berusia 10 tahun, yang dilaporkan hilang pada Jumat, 16 Agustus, ditemukan tewas di daerah rawa dekat desanya, Kampung Bersah, Pos Kuala Mu, di Perak.

Berdasarkan hasil otopsi, dia diperkosa sebelum dibunuh.

Kepala Polisi Sungai Siput Supt Mohd Khaizam Ahmad Shahabudin mengatakan polisi menerima laporan orang hilang untuk gadis tersebut dari ketua Komite Pembangunan dan Keamanan Desa Orang Asli pada pukul 1.20 pagi pada hari Sabtu, 17 Agustus, setelah anak tersebut hilang sejak Jumat sore.

The New Straits Times memberitakan, korban terakhir terlihat pergi ke toko untuk membeli ayam sendirian sekitar pukul 15.00, sebelum pulang ke rumah dengan tangan kosong karena toko tersebut kehabisan ayam.

Ilustrasi pemerkosaan atau pencabulan. [Suara.com/Iqbal Asaputro]
Ilustrasi pemerkosaan atau pencabulan. [Suara.com/Iqbal Asaputro]

Diketahui bahwa pamannya pergi ke toko lain untuk membeli ayam dan meninggalkannya bermain sendirian di taman bermain terdekat.

Seorang gadis Orang Asli berusia 10 tahun, yang dilaporkan hilang pada Jumat, 16 Agustus, ditemukan tewas di daerah rawa dekat desanya, Kampung Bersah, Pos Kuala Mu, di Perak.

Berdasarkan hasil otopsi, dia diperkosa sebelum dibunuh.

Kepala Polisi Sungai Siput Supt Mohd Khaizam Ahmad Shahabudin mengatakan polisi menerima laporan orang hilang untuk gadis tersebut dari ketua Komite Pembangunan dan Keamanan Desa Orang Asli pada pukul 1.20 pagi pada hari Sabtu, 17 Agustus, setelah anak tersebut hilang sejak Jumat sore.

The New Straits Times melaporkan, korban terakhir terlihat pergi ke toko untuk membeli ayam sendirian sekitar jam 3 sore, sebelum pulang ke rumah dengan tangan kosong karena toko tersebut kehabisan ayam.

baca juga

Diketahui bahwa pamannya pergi ke toko lain untuk membeli ayam dan meninggalkannya bermain sendirian di taman bermain terdekat.

Mayatnya ditemukan pada pukul 16.20 pada hari Sabtu, setelah operasi pencarian dan penyelamatan diluncurkan pagi itu

Pencarian mencakup radius 2 km di sekitar kampung Orang Asli dan melibatkan satuan polisi K9, instansi setempat, dan warga.

Jenazah siswa Standar Empat ditemukan di kawasan rawa, sekitar 100 m dari rumah terakhir di desa tersebut, oleh salah satu masyarakat yang turut serta dalam penggeledahan.

Polisi telah menahan seorang pria berusia 27 tahun yang merupakan kerabat korban dan seorang remaja berusia 17 tahun dari desa yang sama.

Menurut New Straits Times, berdasarkan hasil otopsi dari Rumah Sakit Sungai Siput, kasus tersebut telah direklasifikasi ke dalam Pasal 302 KUHP.

Hasil otopsi menunjukkan adanya luka di leher dan tanda-tanda trauma alat kelamin.

Polisi juga telah memanggil beberapa orang untuk memberikan keterangan guna membantu penyelidikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditemukan 150ml Sperma di Tubuh Korban, Siapa Saja Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan Dokter di India?

Ditemukan 150ml Sperma di Tubuh Korban, Siapa Saja Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan Dokter di India?

News | Senin, 19 Agustus 2024 | 13:44 WIB

Korban Pemerkosaan Dipaksa Lahirkan Janin Tak Diinginkan: Negara Lepas Tangan

Korban Pemerkosaan Dipaksa Lahirkan Janin Tak Diinginkan: Negara Lepas Tangan

Liks | Senin, 19 Agustus 2024 | 12:56 WIB

6 Fakta Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Dokter di India

6 Fakta Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Dokter di India

News | Senin, 19 Agustus 2024 | 12:31 WIB

7000 Orang Geruduk Rumah Sakit Tempat Dokter Diperkosa Belasan Pria di India, Kerusuhan Pecah

7000 Orang Geruduk Rumah Sakit Tempat Dokter Diperkosa Belasan Pria di India, Kerusuhan Pecah

News | Senin, 19 Agustus 2024 | 11:25 WIB

Kado Spesial HUT Kemerdekaan RI, Kiandra Ramadhipa Raih Podium Kedua di IATC Malaysia

Kado Spesial HUT Kemerdekaan RI, Kiandra Ramadhipa Raih Podium Kedua di IATC Malaysia

Otomotif | Senin, 19 Agustus 2024 | 10:16 WIB

Tragedi Pemerkosaan dan Pembunuhan Dokter di India, Ayah Temukan Putrinya Tanpa Busana Hanya Terbungkus Sprei

Tragedi Pemerkosaan dan Pembunuhan Dokter di India, Ayah Temukan Putrinya Tanpa Busana Hanya Terbungkus Sprei

News | Senin, 19 Agustus 2024 | 03:45 WIB

Terkini

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 18:47 WIB

Kasus Lagu 'Di Antara Kata' Memanas, Syahravi Balik Laporkan Fariz RM ke Polisi

Kasus Lagu 'Di Antara Kata' Memanas, Syahravi Balik Laporkan Fariz RM ke Polisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 18:26 WIB

Syahravi Bantah Langgar Hak Cipta Lagu Fariz RM, Tunjukkan Video Dipuji Sang Musisi

Syahravi Bantah Langgar Hak Cipta Lagu Fariz RM, Tunjukkan Video Dipuji Sang Musisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:58 WIB

×