Ganjar Pranowo: Suasana Pilkada Kali Ini Efek Pilpresnya Masih Kental Sekali

Galih Priatmojo

Jum'at, 23 Agustus 2024 | 16:26 WIB
Ganjar Pranowo: Suasana Pilkada Kali Ini Efek Pilpresnya Masih Kental Sekali
Presiden Joko Widodo menghadiri acara Konsolidasi Nasional Kesiapan Pilkada Serentak 2024 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa (20/8/2024). (ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga)

Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Ganjar Pranowo menyebut konstelasi politik jelang pilkada kali ini, efek pilpresnya masih sangat kental sekali.

"Efek pilpres, rasanya masih terasa sampai hari ini. Kemudian pengelompokan kekuatan partai hari ini mulai terlihat tidak sebanding. Itu fakta politik," terangnya kepada Suara.com saat ditemui Kamis (23/8/2024) petang.

"Dan, proses sampai menggumpal kekuatan menjadi satu, masyarakat melihat pascapilpres siapa bergabung dan yang tidak ingin gabung karena mempertahankan prinsipnya. Konsekuensinya hasil pemilu legislatif yang kemudian menentukan pilkada, maka bila daerah yang suaranya kecil dan tidak memenuhi syarat tidak bisa mengajukan calon, contohnya di DKI Jakarta," jelasnya.

Maka apa yang terjadi, lanjut Ganjar, PDIP memilih tidak mengajukan calon karena memang tak ada kewajiban mengajukan calon di Pilkada tidak seperti Pilpres.

"Tidak jadi masalah kok. Sampai tiba-tiba ada putusan MK itu bisa mengajukan sendiri. Pada saat itu rasa-rasanya terjadi apa ya situasi berubah. Seumpama, mungkin sebelumnya ada skenario yang ingin diciptakan ada satu kekuatan berkumpul dan melawan kotak kosong, apa di balik ini maka ada kepentingan politik selanjutnya, dan rasa politik ini bisa dibaca lho oleh publik," kata mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode ini.

"Kalau di satu daerah terjadi akumulasi kekuatan itu ada apa? Adakah sumber daya yang harus dikuasai pada saat itu Konstelasi itu yang saya baca hari ini karena adanya efek Pilpres," ungkapnya.

Tidak benar-benar Ditinggalkan

Meski begitu, Ganjar menegaskan bahwa PDI Perjuangan dalam hal ini yang disebut bakal dikucilkan, toh nyatanya asimetris dengan fakta di daerah.

"Betul-betul tidak sama, asimetris. Maka ketika kemudian pasti sendiri dilawan, dikeroyok ngga. Di daerah malah banyak kok yang ngajak kerja sama, datang kepada kami bahkan kemarin ada partai lain mau maju dari kami terus saya bilang kayaknya kamu mau mengusung kader sendiri deh gitu ya, terus kemudian dia bilang keesokan harinya siap pindah partai dan tadi pagi kirim ke saya sudah pakai baju merah," ungkapnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Kaesang, Gerindra Dukung Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen di Pilkada Jawa Tengah

Bukan Kaesang, Gerindra Dukung Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen di Pilkada Jawa Tengah

News | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 16:24 WIB

Beda dengan Kaesang, Putri Cak Imin Tuai Sorotan Ikut Demo di DPR Tolak RUU Pilkada

Beda dengan Kaesang, Putri Cak Imin Tuai Sorotan Ikut Demo di DPR Tolak RUU Pilkada

Lifestyle | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 16:07 WIB

Temui Wakapolda Metro Jaya, Dua Elite Gerindra Minta Massa Aksi Tolak Pengesahan RUU Pilkada Dibebaskan

Temui Wakapolda Metro Jaya, Dua Elite Gerindra Minta Massa Aksi Tolak Pengesahan RUU Pilkada Dibebaskan

News | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 15:56 WIB

Usai DPR, Giliran KPU RI yang Didemo Kawal Putusan MK

Usai DPR, Giliran KPU RI yang Didemo Kawal Putusan MK

Foto | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 16:15 WIB

Terkini

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:16 WIB

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:06 WIB

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

×