Motif Misterius Penusukan Massal di Jerman, Terorisme Jadi Dugaan Awal

Andi Ahmad S

Minggu, 25 Agustus 2024 | 10:28 WIB
Motif Misterius Penusukan Massal di Jerman, Terorisme Jadi Dugaan Awal
Polisi Jerman [Antara / REUTERS/Martin Sylvest/Scanpix]

Suara.com - Peristiwa penusukan secara brutal terjadi di sebuah festival musik di kota Solingen, bagian barat Jerman pada Jumat kemarin, hal itu menjadi perhatian bagi Otoritas Jerman.

Saat ini pihak Otoritas Jerman tengah mengungkap motif penusukan secara massal tersebut, dan diduga ada teroris menjadi dalang utama.

Menurut laporan media tersebut, serangan yang dilakukan seorang pria itu membunuh tiga orang dan melukai delapan orang lainnya.

Pelaku dalam serangan penusukan tersebut belum diidentifikasi, kata Markus Caspers, jaksa penuntut umum senior, dalam sebuah konferensi pers di kota Wuppertal, bagian barat Jerman.

“Kami belum dapat mengidentifikasi motifnya, tetapi berdasarkan keseluruhan keadaan, kami berasumsi bahwa dugaan awal tentang tindakan yang bermotif teroris tidak dapat dikesampingkan,” tambahnya.

Polisi telah mengonfirmasi bahwa mereka telah menangkap seorang remaja berusia 15 tahun, tetapi mengatakan mereka tidak dapat memberikan informasi lebih lanjut.

Menurut laporan media, ada penangkapan kedua yang dilaporkan.

Namun, polisi tidak mengonfirmasi hal ini saat ditanya oleh para jurnalis. Saat ini hanya satu penangkapan yang bisa dikonfirmasi, kata direktur polisi Thorsten Fleiss.

Polisi juga mengonfirmasi bahwa dua pria dan satu wanita tewas dalam serangan tersebut. Kedua korban pria dilaporkan berusia 67 dan 56 tahun, dan wanita yang meninggal berusia 56 tahun.

baca juga

Selain itu, delapan orang lainnya terluka, empat di antaranya mengalami luka serius. Mereka juga mengatakan bahwa itu adalah serangan yang "sangat terarah" pada bagian leher orang-orang tersebut.

Pelaku menyerang orang-orang secara acak dengan pisau selama pertunjukan musik live pada Jumat malam, kata juru bicara polisi Alexander Kresta kepada para wartawan.

"Saat ini kami berasumsi bahwa hanya satu orang yang terlibat," katanya, seraya menambahkan bahwa petugas sedang mewawancarai saksi dan mengumpulkan informasi untuk mengidentifikasi tersangka. [Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Teroris di Kota Solingen Jerman, 3 Orang Tewas dan 8 Lainnya Terluka

Serangan Teroris di Kota Solingen Jerman, 3 Orang Tewas dan 8 Lainnya Terluka

News | Minggu, 25 Agustus 2024 | 10:18 WIB

Netanyahu Tarik Mundur Tentara Israel di Jalur Gaza, Akui Kekalahan?

Netanyahu Tarik Mundur Tentara Israel di Jalur Gaza, Akui Kekalahan?

News | Minggu, 25 Agustus 2024 | 04:00 WIB

Statistik Reno Munz, Pemain Kelahiran Jakarta di Liga Jerman: Layak Bela Timnas Indonesia?

Statistik Reno Munz, Pemain Kelahiran Jakarta di Liga Jerman: Layak Bela Timnas Indonesia?

Bola | Sabtu, 24 Agustus 2024 | 14:15 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×