Orang Tua Diminta 'Paksa' Anak-Anak Minum Air Putih, Bukan Produk Botol Kemasan

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Rabu, 28 Agustus 2024 | 06:30 WIB
Orang Tua Diminta 'Paksa' Anak-Anak Minum Air Putih, Bukan Produk Botol Kemasan
Ilustrasi air putih (Unsplash/engin akyurt)

Suara.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menegaskan bahwa salah satu hak anak ialah mendapatkan sumber makanan dan minuman yang sehat.

Orang tua sebagai penyedia makanan bagi anak diingatkan untuk selalu membimbing terhadap sumber nutrisi yang baik.

Seperti paling dasar, yakni dengan memaksa anak-anak rutin minum air putih atau mineral.

Asisten Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak atas Kesehatan dan Pendidikan Kemen PPPA Amurwani Dwi Lestariningsih tak menampik bahwa saat ini anak lebih gemar konsumsi minuman kemasan kekinian dibandingkan air mineral.

Padahal, minuman kemasan tersebut kebanyakan mengandung gula yang terlalu banyak. Bila dikonsumsi setiap hari dalam jumlah banyak tentu akan berdampak buruk terhadap kesehatan.

"Kita juga mengadvokasi, mengedukasi kepada keluarga, terutama ibu-ibu rumah tangga, bagaimana perlunya anak-anak itu untuk minum air putih, air sehat. Kita tidak menyarankan ibu-ibu ini memberikan air botol kemasan, air minum kemasan," kata Amurwani saat diskusi media talk Kemen PPPA, Jakarta, Selasa (27/8/2024).

Diakui Amurwani, tak sedikit minuman kemasan itu juga dijual dengan harga sangat murah. Sehingga, para orang tua tak keberatan membelikan untuk anaknya.

Menurutnya, beberapa orang tua bahkan bisa memberikan minuman kemasan itu berkali-kali dalam sehari.

"Kalau kita lihat, satu kemasan minuman berpemanis itu sama juga kita makan satu piring nasi. Bayangkan kalau gulanya 50 gram itu sama juga kita makan satu piring nasi. Kalau itu lima kali minum, berarti 5 piring nasi," tuturnya.

baca juga

Selain konsumsi gulanya yang berlebih, kebiasaan anak-anak zaman sekarang juga kurang aktivitas fisik. Kondisi tersebut yang jadi pemicu anak-anak bisa alami obesitas hingga prediabetes sejak dini.

Amurwani menyarankan, bila memang belum bisa melepas kebiasaan konsumsi minuman berpemanis itu, paling tidak orang tua membatasi anak menenggak produk tersebut cukup sekali sehari. Kemudian, latih anak untuk terbiasa lebih banyak minum air mineral.

"Benar-benar diatur, minum itu boleh hanya sekali aja. Kalau sudah minum itu satu botol setidaknya 250 mili, itu jangan makan nasi. Karena itu sama juga satu piring nasi," sarannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Asal Minum! Ini Takaran Air Putih Ideal Sesuai Berat Badan dan Aktivitasmu

Jangan Asal Minum! Ini Takaran Air Putih Ideal Sesuai Berat Badan dan Aktivitasmu

Health | Selasa, 16 Juli 2024 | 07:10 WIB

Tersembunyi di Balik Kesederhanaan: Manfaat Luar Biasa Air Putih

Tersembunyi di Balik Kesederhanaan: Manfaat Luar Biasa Air Putih

Lifestyle | Senin, 15 Juli 2024 | 15:03 WIB

Hindari Heat Stroke, Jemaah Calon Haji Disarankan harus Banyak Minum Air Putih

Hindari Heat Stroke, Jemaah Calon Haji Disarankan harus Banyak Minum Air Putih

Video | Selasa, 14 Mei 2024 | 06:00 WIB

Terkini

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

×