India Punya Sekolah Kriminal, Ortu Bayar SPP agar Anak-Anak Dilatih Jadi Penjahat Profesional

Aprilo Ade Wismoyo

Minggu, 01 September 2024 | 13:19 WIB
India Punya Sekolah Kriminal, Ortu Bayar SPP agar Anak-Anak Dilatih Jadi Penjahat Profesional
Ilustrasi kriminal (unsplash.com/Bastian Pudill)

Suara.com - Tiga desa terpencil di negara bagian Madhya Pradesh, India, menjadi terkenal karena 'sekolah pencuri' tempat anak-anak berusia 12 tahun dilatih mencopet, mencuri, dan merampok oleh penjahat kawakan.

Tiga desa yang terbelakang yaitu Kadia, Gulkhedi, dan Hulkhedi, yang terletak sekitar 120 km dari ibu kota negara bagian Bhopal dilaporkan menjadi tempat penitipan anak bagi penjahat muda, dengan orang tua yang benar-benar membayar 'biaya sekolah' sebesar 200.000 hingga 300.000 rupee ($2.400 hingga $3.600) untuk melatih anak-anak mereka dalam 'ilmu aksi kriminal' seperti mencopet dan merampas tas di tempat ramai, melakukan perampokan, pencurian rekening bank, menghindari polisi, dan bahkan menahan pukulan jika tertangkap.

Sekolah-sekolah yang disebut sebagai ‘sekolah pencuri’ ini telah menghasilkan beberapa penjahat paling terkenal dalam sejarah India, sehingga mereka dicari oleh keluarga-keluarga miskin dan kurang berpendidikan yang tidak mampu memberikan pendidikan yang layak kepada anak-anak mereka.

Ilustrasi kriminalitas (freepik)
Ilustrasi kriminalitas (freepik)

Setelah bertemu dengan para pemimpin geng dan membayar biaya sekolah yang diwajibkan, para orang tua mengirim anak-anak mereka ke sekolah kejahatan selama satu tahun untuk memperoleh berbagai keterampilan dan mempersiapkan diri menghadapi kehidupan kriminal. Setelah lulus dan bergabung dengan geng, keluarga siswa menerima pembayaran tahunan sebesar 300.000 ($3.600) hingga 500.000 rupee ($6.000) dari para pemimpin geng atas jasa mereka.

Kejahatan berakar kuat di desa-desa terpencil ini, dan meskipun polisi mengetahui tentang kegiatan yang berlangsung di sini, tidak banyak yang dapat mereka lakukan, karena masyarakat akan selalu melindungi geng-geng tersebut. Mereka curiga terhadap orang asing dan akan menghadapi petugas polisi jika mereka mencoba menangkap salah satu dari mereka sendiri.

“Ketika kami harus mendatangi desa-desa ini, kami mengerahkan pasukan dari beberapa kantor polisi untuk menangkap para terdakwa,” kata Ramkumar Bhagat, Inspektur kantor polisi Boda, kepada NDTV. “Para penjahat ini sangat terlatih dalam pencurian tas, pencurian bank, dan kejahatan lainnya, sering kali menggunakan anak di bawah umur 17 tahun untuk melakukan aksi mereka. Sebagian besar pencurian dilakukan oleh anak di bawah umur, sehingga semakin sulit untuk memerangi budaya kriminal yang sudah mengakar ini.”

Anak-anak yang menjalani pelatihan di sekolah pencuri pedesaan ini berasal dari keluarga miskin, tetapi mereka diajarkan untuk berbaur dengan keluarga kaya agar dapat melakukan pencurian. Mereka sering menyusup ke acara-acara khusus seperti pernikahan di mana mereka dapat dengan mudah mencopet tamu, mencuri perhiasan mereka, atau bahkan melakukan perampokan besar-besaran.

Menurut catatan polisi, lebih dari 2.000 orang dari ketiga desa ini telah menerima lebih dari 8.000 kasus yang didaftarkan terhadap mereka di kantor polisi di seluruh negeri.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teknologi di Tangan Guru Menjadi Lompatan Pendidikan di Era Digital

Teknologi di Tangan Guru Menjadi Lompatan Pendidikan di Era Digital

Your Say | Sabtu, 31 Agustus 2024 | 20:09 WIB

4 Anime Kriminal yang Mengajarkan Cara Menganalisa Kasus dengan Detail

4 Anime Kriminal yang Mengajarkan Cara Menganalisa Kasus dengan Detail

Your Say | Sabtu, 31 Agustus 2024 | 13:49 WIB

Berbagi Tips Berliterasi di Sekolah, Ini Ulasan Buku Bertajuk Mengapa Guru Harus Menulis?

Berbagi Tips Berliterasi di Sekolah, Ini Ulasan Buku Bertajuk Mengapa Guru Harus Menulis?

Your Say | Sabtu, 31 Agustus 2024 | 12:51 WIB

Mahalnya Biaya Sekolah Impian Anak Ria Ricis, Netizen Sentil Nafkah Bulanan dari Teuku Ryan

Mahalnya Biaya Sekolah Impian Anak Ria Ricis, Netizen Sentil Nafkah Bulanan dari Teuku Ryan

Lifestyle | Jum'at, 30 Agustus 2024 | 18:38 WIB

Detik-Detik Nikita Mirzani Bayar Uang Sekolah Anak Pakai Dolar, Totalnya Bikin Syok

Detik-Detik Nikita Mirzani Bayar Uang Sekolah Anak Pakai Dolar, Totalnya Bikin Syok

Lifestyle | Jum'at, 30 Agustus 2024 | 16:58 WIB

Baru Masuk SMP, Intip Biaya Sekolah King Faaz Anak Sambung Sonny Septian

Baru Masuk SMP, Intip Biaya Sekolah King Faaz Anak Sambung Sonny Septian

Lifestyle | Jum'at, 30 Agustus 2024 | 15:32 WIB

Terkini

Dukung Ratusan Ribu UMKM, Penyaluran KUR BRI Tembus Rp103,81 Triliun Pada 2026

Dukung Ratusan Ribu UMKM, Penyaluran KUR BRI Tembus Rp103,81 Triliun Pada 2026

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:27 WIB

Silent Skill Gap: Bahaya Lupa Cara Mikir Akibat AI

Silent Skill Gap: Bahaya Lupa Cara Mikir Akibat AI

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Dituding Tak Serius Bahas RUU Ketenagakerjaan, DPR Membantah

Dituding Tak Serius Bahas RUU Ketenagakerjaan, DPR Membantah

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:22 WIB

Infinix GT 50 Pro Resmi Jadi Perangkat Gaming di Kapolri Cup 2026, Speknya Sudah Pasti Juara!

Infinix GT 50 Pro Resmi Jadi Perangkat Gaming di Kapolri Cup 2026, Speknya Sudah Pasti Juara!

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:19 WIB

Investasi Hilirisasi Minerba Tembus Rp206,5 Triliun, ESDM: Ekonomi Mulai Bergeser dari Jawa

Investasi Hilirisasi Minerba Tembus Rp206,5 Triliun, ESDM: Ekonomi Mulai Bergeser dari Jawa

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:14 WIB

BRI Pacu Ketahanan Pangan hingga Kucurkan Kredit Rp10,7 Triliun

BRI Pacu Ketahanan Pangan hingga Kucurkan Kredit Rp10,7 Triliun

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Diskon Biaya Layanan E-Commerce hingga 50 Persen untuk UMKM, Mendag Tekankan Transparansi

Diskon Biaya Layanan E-Commerce hingga 50 Persen untuk UMKM, Mendag Tekankan Transparansi

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:11 WIB

The End of Oak Street: Perjalanan Melintasi Waktu Dibalut Sensasi Teror Dinosaurus

The End of Oak Street: Perjalanan Melintasi Waktu Dibalut Sensasi Teror Dinosaurus

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:09 WIB

Jetour Hadirkan Empat Karakter SUV Berbeda untuk Ragam Kebutuhan Mobilitas

Jetour Hadirkan Empat Karakter SUV Berbeda untuk Ragam Kebutuhan Mobilitas

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:05 WIB

3 Rekomendasi Bedak Marcks untuk Perawatan Kulit Sensitif dan Jerawat

3 Rekomendasi Bedak Marcks untuk Perawatan Kulit Sensitif dan Jerawat

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:05 WIB

×