6 Sandera Tewas Ditembak Mati Militan Hamas, Warga Israel Demo Besar-besaran Tuntut Netanyahu Lakukan Ini

Bella

Senin, 02 September 2024 | 13:38 WIB
6 Sandera Tewas Ditembak Mati Militan Hamas, Warga Israel Demo Besar-besaran Tuntut Netanyahu Lakukan Ini
Perdana menteri Israel Benjamin Netanyahu. [ANTARA/Anadolu/Abdülhamid Hoşbaş]

Suara.com - Israel diguncang oleh gelombang protes besar pada Minggu (1/9), menyusul kematian enam sandera di Gaza. Ratusan ribu warga turun ke jalan di Yerusalem, Tel Aviv, dan kota-kota lainnya, mendesak Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk berbuat lebih guna membebaskan 101 sandera yang masih ditahan, sepertiga di antaranya diperkirakan telah tewas menurut pejabat Israel.

Di Yerusalem, para demonstran memblokir jalan-jalan dan menggelar aksi di depan kediaman perdana menteri. Sementara itu, di Tel Aviv, jalan raya utama kota dipenuhi oleh pengunjuk rasa yang mengibarkan bendera bergambar para sandera yang tewas. Polisi Israel merespons aksi tersebut dengan menahan 29 orang dan menggunakan meriam air untuk membubarkan massa.

Kematian keenam sandera ini, yang teridentifikasi sebagai Carmel Gat, Hersh Goldberg-Polin, Eden Yerushalmi, Alexander Lobanov, Almog Sarusi, dan Ori Danino, menambah ketegangan di tengah tuntutan publik untuk segera mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir 11 bulan. Menurut juru bicara militer Israel, Laksamana Muda Daniel Hagari, keenam sandera tersebut ditemukan tewas di sebuah terowongan di Rafah, Gaza Selatan, setelah ditembak mati oleh militan Hamas dari jarak dekat.

Netanyahu yang berada di bawah tekanan publik semakin besar untuk mengakhiri perang dan menyetujui kesepakatan gencatan senjata, menegaskan bahwa Israel tidak akan berhenti sampai para pelaku pembunuhan sandera tertangkap.

"Siapa pun yang membunuh sandera, tidak menginginkan kesepakatan," ujarnya.

Namun, pejabat senior Hamas, Sami Abu Zuhri, menuduh Netanyahu sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kematian para sandera.

“Netanyahu adalah orang yang bertanggung jawab atas pembunuhan sandera Israel,” ujarnya.

Aksi protes ini juga didukung oleh serikat pekerja Israel yang menyerukan pemogokan umum pada hari Senin, termasuk penutupan Bandara Ben Gurion. Sementara itu, Menteri Pertahanan Yoav Gallant dan pemimpin oposisi Yair Lapid turut menyerukan kesepakatan gencatan senjata dan mendukung aksi protes.

Presiden AS, Joe Biden, turut menyuarakan kemarahannya atas kematian para sandera, termasuk Hersh Goldberg-Polin yang merupakan warga negara Israel-Amerika.

baca juga

"Para pemimpin Hamas akan membayar atas kejahatan ini. Kami akan terus bekerja tanpa henti untuk mencapai kesepakatan guna membebaskan sandera yang tersisa," tegasnya.

Sementara itu, di Gaza, Israel dan Hamas menyepakati jeda pertempuran selama delapan jam per hari untuk memulai kampanye vaksinasi polio bagi 640.000 anak. Namun, bentrokan di wilayah tersebut terus berlanjut, dengan serangan udara Israel yang menargetkan pusat komando Hamas di Gaza City dan Khan Younis, mengakibatkan puluhan korban jiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Udara Israel di Sekolah Gaza Tewaskan 11 Orang, Termasuk Anak-anak

Serangan Udara Israel di Sekolah Gaza Tewaskan 11 Orang, Termasuk Anak-anak

News | Senin, 02 September 2024 | 13:19 WIB

"Netanyahu Gagal Selamatkan Mereka!" Oposisi Israel Serukan Penggulingan Pemerintah Usai 6 Sandera Tewas di Gaza

"Netanyahu Gagal Selamatkan Mereka!" Oposisi Israel Serukan Penggulingan Pemerintah Usai 6 Sandera Tewas di Gaza

News | Senin, 02 September 2024 | 09:21 WIB

Ancaman dari Netanyahu Hentikan Operasional Bandara Internasional Israel, Ternyata Ini Tujuannya

Ancaman dari Netanyahu Hentikan Operasional Bandara Internasional Israel, Ternyata Ini Tujuannya

News | Senin, 02 September 2024 | 02:25 WIB

Tentara Israel Mundur dari Jalur Gaza, Tinggalkan 10 Jasad Warga Palestina

Tentara Israel Mundur dari Jalur Gaza, Tinggalkan 10 Jasad Warga Palestina

News | Sabtu, 31 Agustus 2024 | 04:15 WIB

Aksi Pasang Gembok di Kedubes Amerika untuk Dukung Palestina

Aksi Pasang Gembok di Kedubes Amerika untuk Dukung Palestina

Foto | Jum'at, 30 Agustus 2024 | 18:14 WIB

Setelah Hancurkan Jalan Utama dan Saluran Air, Israel Tarik Pasukan Militer dari Jalur Gaza

Setelah Hancurkan Jalan Utama dan Saluran Air, Israel Tarik Pasukan Militer dari Jalur Gaza

News | Jum'at, 30 Agustus 2024 | 16:04 WIB

Bersembunyi di Masjid Tepi Barat, 5 Pejuang Palestina Tewas dalam Serangan Tentara Israel

Bersembunyi di Masjid Tepi Barat, 5 Pejuang Palestina Tewas dalam Serangan Tentara Israel

News | Kamis, 29 Agustus 2024 | 17:51 WIB

Terkini

Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana

Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:18 WIB

Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua

Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:17 WIB

Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina

Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:16 WIB

Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode

Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:09 WIB

Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN

Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:58 WIB

ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika

ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:56 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:22 WIB

Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:15 WIB

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:07 WIB

Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan

Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:57 WIB