IKN Rawan Bencana Alam Akibat Curah Hujan Tinggi, Menko PMK Yakin Pembangunan Tetap Sesuai Target

Dwi Bowo Raharjo | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 02 September 2024 | 18:11 WIB
IKN Rawan Bencana Alam Akibat Curah Hujan Tinggi, Menko PMK Yakin Pembangunan Tetap Sesuai Target
Foto menunjukkan Istana Kepresidenan Indonesia yang baru di masa depan di ibu kota Nusantara di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (11/7/2024). [Yasuyoshi CHIBA / AFP]

Suara.com - Menteri Koordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, menekankan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur tetap sesuai target. Kendati pun curah hujan di wilayah Kalimantan Timur masih tinggi sehingga rawan terjadi bencana alam.

Menyadari adanya risiko tersebut, Muhadjir menyampaikan, itu sebabnya pemerintah perpanjang kegiatan modifikasi cuaca di Kabupaten Penajam Paser Utara yang menjadi kawasan IKN hingga 12 September 2024.

"Iya masih (pembangunan on the track), maka kita ingin melakukan pencegahan semaksimal mungkin dan sedini mungkin, karena memang kalau target-terget itu diubah, diundur, nanti akan rencana tidak sesuai dengan kita harapkan," kata Muhadjir saat konferensi pers di kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin (2/9/2024).

Salah satu pembangunan di IKN yang masih sesuai target ialah bandara. Muhadjir menyampaikan bahwa telah lebih dari separuh rencana pembangunan bandara tersebut diselesaikan.

"Pembangunan bandara yang sekarang sudah 1.300 meter dan kurang 1.000 meter lagi. Kita harapkan kalau nanti tidak ada bencana banjir atau tanah longsor atau hujan yang tidak bisa dikendalikan, bisa dicegah. Maka target itu bisa dipenuhi sesuai apa yang dikehendaki Presiden," tuturnya.

Sebelumnya, Kemenko PMK juga lakukan rapat tingkat menteri bersama Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, serta BNPB dan BMKG untuk membahas operasi modifikasi cuaca di Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut.

Usai rapat, Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG Tri Handoko Seto menambahkan bahwa karakteristik hujan di Kalimantan Timur memang tinggi. Karakteristik itu sangat berbeda dengan kebanyakan wilayah di Pulau Jawa.

"Di sana itu hujannya sepanjang tahun. Musim kemaraunya masih 150 mm. Itu masih garis batas, ya. Masuk September naik lagi. Jadi memang di sana karakteristiknya hujan sepanjang tahun, potensi bencana banjir dan tanah longsornya besar," ujar Tri.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BNPB Suharyanto menjelaskan bahwa modifikasi cuaca yang dilakukan dengan mengurangi curah hujan di Penajam Paser Utara. Tujuannya untuk mengurangi resiko bencana dan dampak bencana.

Suharyanto mengungkapkan bahwa curah hujan di Provinsi Kalimantan Timur memang masih tinggi. Sehingga di beberapa titik masih terjadi banjir dan tanah longsor. Dia meyakini bahwa keberhasilan dari modifikasi cuaca itu cukup sukses.

"Dari BNPB, bulan Juli itu keberhasilannya di atas 90 persen, Agustus juga rata-rata baik, dan sudah dilakukan OMC yang seharusnya hujan, jadi tidak hujan," kata Suharyanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko PMK: Polisi Kantongi Bukti Bullying Di Kasus Dokter PPDS Undip Aulia Risma

Menko PMK: Polisi Kantongi Bukti Bullying Di Kasus Dokter PPDS Undip Aulia Risma

News | Senin, 02 September 2024 | 15:07 WIB

Agar Pembangunan IKN Tetap Lancar, Pemerintah Perpanjang Modifikasi Cuaca di Kaltim

Agar Pembangunan IKN Tetap Lancar, Pemerintah Perpanjang Modifikasi Cuaca di Kaltim

News | Senin, 02 September 2024 | 13:17 WIB

Tepis Cibiran Mistis, Nyoman Nuarta Semprotkan Asam Patung Garuda untuk Percepat Oksidasi

Tepis Cibiran Mistis, Nyoman Nuarta Semprotkan Asam Patung Garuda untuk Percepat Oksidasi

News | Senin, 02 September 2024 | 13:02 WIB

Tanda-tanda Prabowo Tak Jadikan IKN Proyek Prioritas, Anggaran Hanya 0,36%

Tanda-tanda Prabowo Tak Jadikan IKN Proyek Prioritas, Anggaran Hanya 0,36%

Bisnis | Senin, 02 September 2024 | 12:31 WIB

Terkini

Menjangkau Area Terisolir, Tito Pastikan Bantuan Tersalurkan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Menjangkau Area Terisolir, Tito Pastikan Bantuan Tersalurkan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

News | Sabtu, 04 April 2026 | 21:17 WIB

Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur, Menlu Sugiono Mengutuk Keras Serangan Terhadap Pasukan UNIFIL

Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur, Menlu Sugiono Mengutuk Keras Serangan Terhadap Pasukan UNIFIL

News | Sabtu, 04 April 2026 | 20:57 WIB

Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat

Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat

News | Sabtu, 04 April 2026 | 20:34 WIB

SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga

SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga

News | Sabtu, 04 April 2026 | 20:09 WIB

Prabowo Beri Ucapan Belasungkawa ke Keluarga dan Penghormatan ke 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Prabowo Beri Ucapan Belasungkawa ke Keluarga dan Penghormatan ke 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

News | Sabtu, 04 April 2026 | 19:36 WIB

'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air

'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air

News | Sabtu, 04 April 2026 | 18:55 WIB

Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan

Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan

News | Sabtu, 04 April 2026 | 18:02 WIB

Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini

Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini

News | Sabtu, 04 April 2026 | 17:43 WIB

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:15 WIB

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:08 WIB