Perkara Jet Pribadi Disebut Rugikan PSI, TPDI: Kaesang Harus Dilengserkan

Bangun Santoso, Dea Hardiningsih Irianto

Senin, 09 September 2024 | 14:00 WIB
Perkara Jet Pribadi Disebut Rugikan PSI, TPDI: Kaesang Harus Dilengserkan
Kaesang Pangarep disindir rekan host di podcast [YouTube/Kaesang Pangarep by GK Hebat]

Suara.com - Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Salestinus menangapi polemik penggunaan jet pribadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep.

Menurut Petrus, hal ini menjadi perhatian publik hingga muncul desakan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut dugaan gratifikasi terhadap putra bungsu Presiden Joko Widodo itu.

Namun, Kaesang justru dianggap tidak tanggap terhadap desakan publik untuk mengklaifikasi dari mana asalnya biaya penggunaan jet pribadi yang belum lama ini ditumpangi Kaesang bersama istrinya, Erina Gudono.

Sikap Kaesang ini dinilai Petrus bisa merugikan PSI. Sebab, dia menyebut Kaesang tidak memberikan contoh pendidikan politik yang baik bagi masyarakat.

"Selain itu, sikap Kaesang jelas merugikan kepentingan umum, di mana KPK bertindak diskriminatif dan tidak independen dalam menghadapi kasus Kaesang ini," kata Petrus dalam keterangannya, Senin (9/9/2024).

Terlebih, dia menyoroti rekam jejak Kaesang dalam mendapatkan posisinya sebagai Ketua Umum PSI. Kaesang baru bergabung pada 23 September 2023 dan dua hari kemudian langsung menjadi ketua umum tanpa melalui kaderisasi sesuai AD/ART PSI.

“Ini merusak sistem meritokrasi sekaligus memperburuk posisi PSI di mata publik sebagai partai yang hanya mau mengekor pada penguasa,” ujar Petrus.

Kaesang yang juga menjadi ketua umum tepat sebelum Pemilu 2024 juga dianggap gagal membawa PSI lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold 4 persen.

“Langkah pragmatis tersebut gagal total dan menambah catatan kegagalan atas siasat yang dibangun PSI, yaitu mengambil jalan pintas merekrut Kaesang tanpa kaderisasi, hanya bermodal privilise sebagai anak presiden, namun gagal memperoleh suara minimal 4 persen dimaksud,” tutur Petrus.

baca juga

Untuk itu, dia menyebut Kaesang mesti lengser dari posisi Ketua Umum PSI dengan kegagalannya meloloskan PSI ke parlemen dan skandal penggunaan jet pribadi yang lekat dengan dugaan gratifikasi.

“Kaesang gagal membawa PSI lolos Parliamentary Thresholds 4 persen, lagi pula muncul skandal Jet Pribadi Gulfstream G650ER yang beraroma kental sebagai gratifikasi atau KKN model lainnya dan menjadi sorotan publik akibat KPK seolah-olah menjadi juru bicara sekaligus pembela Kaesang, maka gerakan advokasi rakyat akan makin masif sehingga merugikan PSI," papar Petrus.

Dengan begitu, dia menilai langkah terbaik yang bisa dilakukan PSI ialah melengserkan Kaesang melalui Kongres Luar Biasa (KLB) dan mengadilinya melalui Mahkamah Partai.

“Kembalikan PSI sebagai partai politik anak muda yang cerdas yang lepas dari jebakan dinasti politik Jokowi,” tandas Petrus.

Sekadar informasi, Kaesang dilaporkan atas dugaan gratifikasi oleh Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman dan Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubaidillah Badrun ke KPK terkait penggunaan jet pribadi.

Diketahui, jet pribadi yang ditumpangi Kaesang dan istrinya, Erina Gudono santer dibahas pengguna media sosial. Penggunaan jet pribadi berupa Gulfstream G650ER tersebut awalnya diketahui dari foto jendela yang ditampilkan Erina pada Instagram Story.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diolok-olok Teman Sendiri Jadi Buzzer Pemerintah, Kiky Saputri Punya Rencana Pergi ke Singapura

Diolok-olok Teman Sendiri Jadi Buzzer Pemerintah, Kiky Saputri Punya Rencana Pergi ke Singapura

Entertainment | Senin, 09 September 2024 | 13:26 WIB

Mental Kaesang Pangarep Dicecar Soal Jualan Pisang Jadi Kedok Korupsi: Gak Tahu Malu!

Mental Kaesang Pangarep Dicecar Soal Jualan Pisang Jadi Kedok Korupsi: Gak Tahu Malu!

Entertainment | Senin, 09 September 2024 | 12:48 WIB

Jejak Digital Kaesang Berseloroh Naik Jet Pribadi 8 Tahun Lalu, Netizen: Dikira Jokes, Ternyata...

Jejak Digital Kaesang Berseloroh Naik Jet Pribadi 8 Tahun Lalu, Netizen: Dikira Jokes, Ternyata...

Lifestyle | Senin, 09 September 2024 | 11:17 WIB

Muncul di Podcast, Kaesang Disentil Rekan Host: Mending Benerin Dulu Berita di Luaran!

Muncul di Podcast, Kaesang Disentil Rekan Host: Mending Benerin Dulu Berita di Luaran!

Lifestyle | Senin, 09 September 2024 | 08:21 WIB

Deddy Corbuzier Sesumbar Pernah Naik Jet Pribadi seperti Kaesang: Bukan Pejabat, Enggak Kesorot

Deddy Corbuzier Sesumbar Pernah Naik Jet Pribadi seperti Kaesang: Bukan Pejabat, Enggak Kesorot

Lifestyle | Senin, 09 September 2024 | 08:41 WIB

Merumput usai Private Jet, Harga Sepatu Kaesang Diduga Lebih Tinggi dari UMK Solo

Merumput usai Private Jet, Harga Sepatu Kaesang Diduga Lebih Tinggi dari UMK Solo

Lifestyle | Minggu, 08 September 2024 | 21:41 WIB

Kaesang Dibilang Nantangin Rakyat Lebih Pilih Futsal Ketimbang Klarifikasi, Jhon Sitorus: Menjijikkan

Kaesang Dibilang Nantangin Rakyat Lebih Pilih Futsal Ketimbang Klarifikasi, Jhon Sitorus: Menjijikkan

Lifestyle | Minggu, 08 September 2024 | 20:10 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×