Aktivis HAM ke Erina dan Menkominfo: Lu Liat ke Stasiun Manggarai, Orang Hamil Gede Gak Dapat Transportasi Nyaman!

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Kamis, 12 September 2024 | 19:59 WIB
Aktivis HAM ke Erina dan Menkominfo: Lu Liat ke Stasiun Manggarai, Orang Hamil Gede Gak Dapat Transportasi Nyaman!
Aktivis HAM Fatia Maulidiyanti. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Pembelaan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi terhadap istri Kaesang Pangarep, Erina Gudono naik jet pribadi dengan dalih tengah hamil besar mendapat kritik tajam.

Pasalnya, banyak ibu hamil di luar sana yang justru tetap bekerja, bahkan berdesakan hanya untuk menggunakan transportasi umum.

Aktivis HAM Fatia Maulidiyanti bahkan meminta Erina untuk melihat realitas wanita pekerja yang tengah hamil tetap beraktivitas di Stasiun Manggarai. Mereka, ibu yang tengah mengandung anaknya berdesakan tempat duduk di gerbong yang dipenuhi penumpang lain.

Sorotan Fatia itu ia sampaikan dalam diskusi "Marah-marah Kepada Private Jet dan Fufufafa" di GuYoNan Cafe, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Fatia menunjuk slide yang tengah menampilkan foto kondisi di kereta.

"Tuh liat. Erina lu liat nih," kata Fatia, Kamis (12/9/2024).

Aktivis HAM Fatia Maulidiyanti bahkan meminta Erina untuk melihat realitas wanita pekerja yang tengah hamil tetap beraktivitas di Stasiun Manggarai. (tangkap layar)
Aktivis HAM Fatia Maulidiyanti bahkan meminta Erina untuk melihat realitas wanita pekerja yang tengah hamil tetap beraktivitas di Stasiun Manggarai. (tangkap layar)

Ia kemudian mengkritik Budi Arie atas pembelaannya terhadap Erina. Ia sekaligus meminta Ketua Umum Projo tersebut untuk main ke Stasiun Manggarai demi menyaksikan langsung realitas kehidupan masyarakat, terutama ibu hamil.

"Si Menkominfo itu, yang nggak penting itu orangnya, dia bilang ya kasihan lah dia trimester ketiga, ya nggak apa-apa lah naik jet pribadi. Lu main ke Manggarai hari ini sama gua nih di rush hour, lu liat orang-orang yang hamil gede nggak bisa mendapatkan transportasi yang nyaman," kata Fatia.

Menurut Fatia apa yang sekarang ditampilkan para anak dan mantu Presiden Jokowi justru memperlihatkan hidup bergelimang harta.

"Jadi sebetulnya ini hanya gambaran kecil lah dari bagaimana mereka itu hidup di tengah kekayaan yang nyaman, karena jadi OKB kali ya tiba-tiba," kaya Fatia.

baca juga

Bela Menantu Jokowi

Sebelumnya pembelaan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi terhadap Erina Gudono yang naik privat jet ke Amerika Serikat membuat publik geram.

Pasalnya, Budi Arie membela menantu Presiden Joko Widodo tersebut dengan alasan bahwa Erina tengah hamil besar hingga tak bisa menggunakan pesawat komersil.

"Pokoknya udahlah. Satu, istrinya Mas Kesang itu kan hamil sudah delapan bulan. Kan nggak boleh naik angkutan umum, pesawat umum, mana boleh," kata Budi Arie usai menghadiri rapat bersama Komisi I DPR di gedung MPR/DPR/DPD RI Senayan, Jakarta, pada Selasa (10/9/2024).

Pernyataan Budi Arie ini seolah menjadi ironi bagi ibu hamil di Indonesia lainnya yang harus susah payah mengakses fasilitas kesehatan. Bukan hanya itu, bahkan untuk keselamatan nyawa, angka kematian ibu masih tinggi. Hal ini berkaitan dengan sarana dan fasilitas kesehatan yang masih kurang.

Menyadur dari situs kemenkes.go.id, pada tahun 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa kematian ibu hamil terjadi hampir setiap dua menit, dengan sekitar 800 perempuan meninggal setiap hari karena penyebab yang dapat dicegah terkait kehamilan dan persalinan.

Kolase Menkominfo Budi Arie dan Erina Gudono (Suara.com;Instagram/@erinagudono)
Kolase Menkominfo Budi Arie dan Erina Gudono (Suara.com;Instagram/@erinagudono)

Di Indonesia, angka kematian ibu hamil mencapai 4.005 pada tahun 2022 dan meningkat menjadi 4.129 pada tahun 2023, menurut data Maternal Perinatal Death Notification (MPDN) dari Kementerian Kesehatan.

Dr. Gde Suardana, Sp. O. G., menjelaskan bahwa tingginya angka kematian ibu di Indonesia disebabkan oleh terlambatnya diagnosis dan rujukan ke fasilitas kesehatan yang memadai.

"Terlambat menegakkan diagnosis itu menyebabkan dia (ibu hamil) datang ke fasilitas kesehatan dalam kondisi yang, istilahnya, kurang baik kondisinya,” kata Gde Suardana.

Keterlambatan deteksi kegawatdaruratan seperti preeklamsia dan eklamsia, serta pendarahan dan infeksi, berkontribusi signifikan terhadap kematian ibu hamil.

WHO merekomendasikan pemeriksaan kehamilan antenatal care (ANC) minimal delapan kali, sedangkan Kemenkes mengusulkan minimal enam kali, dengan tujuan untuk menurunkan angka kematian ibu.

Dokter spesialis menyatakan bahwa preeklamsia dan eklamsia, yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah, serta pendarahan adalah penyebab utama kematian ibu hamil.

Penanganan yang cepat dan akses ke fasilitas kesehatan yang dilengkapi dengan pelayanan obstetri neonatal darurat komprehensif (PONEK) sangat penting.

Kondisi keterlambatan dalam deteksi dan rujukan ini juga diperparah dengan kendala geografis seperti akses yang sulit di beberapa daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Contoh Gratifikasi yang Diperbolehkan, Apakah Jet Pribadi yang Dinaiki Kaesang Termasuk?

Contoh Gratifikasi yang Diperbolehkan, Apakah Jet Pribadi yang Dinaiki Kaesang Termasuk?

News | Kamis, 12 September 2024 | 19:48 WIB

Menkominfo Tetap Bantah Akun Fufufafa Milik Gibran: Itu Upaya Mengadu Domba

Menkominfo Tetap Bantah Akun Fufufafa Milik Gibran: Itu Upaya Mengadu Domba

Tekno | Kamis, 12 September 2024 | 19:31 WIB

'Tone Deaf' Menkominfo Bela Erina Gudono, Padahal Ibu Hamil di Indonesia Mati-matian Dapatkan Akses Kesehatan

'Tone Deaf' Menkominfo Bela Erina Gudono, Padahal Ibu Hamil di Indonesia Mati-matian Dapatkan Akses Kesehatan

Lifestyle | Kamis, 12 September 2024 | 19:03 WIB

Kominfo dan Indosat Siap Datangi DPR buat Klarifikasi Kasus Pencurian Data Ribuan NIK Warga

Kominfo dan Indosat Siap Datangi DPR buat Klarifikasi Kasus Pencurian Data Ribuan NIK Warga

Tekno | Kamis, 12 September 2024 | 18:51 WIB

Terkini

Di Balik Parkir Liar Palembang: Ada Bos, Setoran, hingga Klaim Ormas Pernah Masuk

Di Balik Parkir Liar Palembang: Ada Bos, Setoran, hingga Klaim Ormas Pernah Masuk

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 19:27 WIB

Respons Kepala BMKG soal Munculnya Daratan Baru di Anak Krakatau dan Potensi Tsunami

Respons Kepala BMKG soal Munculnya Daratan Baru di Anak Krakatau dan Potensi Tsunami

Video | Minggu, 27 September 2026 | 19:15 WIB

Cara Main Lucky Toss BRI di Serpong Warrior Challenge 2026

Cara Main Lucky Toss BRI di Serpong Warrior Challenge 2026

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 19:11 WIB

Indra Gunawan Dipanggil Badan Kehormatan DPRD Siak Terkait Dugaan Ijazah Palsu

Indra Gunawan Dipanggil Badan Kehormatan DPRD Siak Terkait Dugaan Ijazah Palsu

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 19:10 WIB

Ditemukan di Kalteng, 7 Korban Tewas KM Virgo Dievakuasi ke Banjarmasin dengan Helikopter Basarnas

Ditemukan di Kalteng, 7 Korban Tewas KM Virgo Dievakuasi ke Banjarmasin dengan Helikopter Basarnas

News | Minggu, 27 September 2026 | 19:07 WIB

Ngeri! Puncak Bonus Demografi 2030 Bisa Jadi Bencana Lingkungan Kalau Kita Terus Abai

Ngeri! Puncak Bonus Demografi 2030 Bisa Jadi Bencana Lingkungan Kalau Kita Terus Abai

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 19:05 WIB

3 Shio yang Diprediksi Hoki 28 September-4 Oktober 2026, Berpeluang Menarik Kekayaan

3 Shio yang Diprediksi Hoki 28 September-4 Oktober 2026, Berpeluang Menarik Kekayaan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 19:05 WIB

Bawa Sajam, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Terjatuh di Jalur Busway Yos Sudarso

Bawa Sajam, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Terjatuh di Jalur Busway Yos Sudarso

News | Minggu, 27 September 2026 | 18:42 WIB

Dua Perusahaan Jumbo Mau IPO Dalam Waktu Dekat

Dua Perusahaan Jumbo Mau IPO Dalam Waktu Dekat

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 18:13 WIB

Ruas Jalan Padang-Solok Lewat Pintu Angin Ditutup Sementara

Ruas Jalan Padang-Solok Lewat Pintu Angin Ditutup Sementara

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 18:13 WIB

×