9 Fakta Kematian Nia Kurnia Sari, Gadis Penjual Gorengan yang Tewas Terkubur di Padang Pariaman

Muhammad Ilham Baktora

Senin, 16 September 2024 | 12:02 WIB
9 Fakta Kematian Nia Kurnia Sari, Gadis Penjual Gorengan yang Tewas Terkubur di Padang Pariaman
Fakta-fakta kematian gadis penjual gorengan Nia Kurnia Sari di Padang Pariaman, Sumbar. (Twitter)

Suara.com - Kasus kematian seorang gadis bernama Nia Kurnia Sari (18) yang terkubur di tanah wilayah Padang Pariaman, Sumatera Barat memantik sorotan publik.

Gadis penjual gorengan yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarga, ditemukan tak bernyawa di jalur tempatnya menjajakan makanan tersebut.

Polisi akhirnya mengerucutkan satu orang pria yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan dan pemerkosaan Nia berinisial IS. Hingga kini IS masih diburu oleh kepolisian.

Lantas bagaimana kasus ini mencuat dan menjadi perhatian publik?. Berikut fakta-fakta di balik kematian Nia Kurnia Sari yang tewas ketika menjajakan gorengan.

1. Membantu perekonomian keluarga

Nia Kurnia Sari diketahui baru saja lulus dari bangku SMA. Selepas lulus ia masih berjualan seperti biasanya di sekitar wilayah tempatnya tinggal.

Ia membantu perekonomian keluarga dengan berjualan gorengan dari SMP hingga lulus. Biasanya ia menjajakan makanan tersebut ke tetangga dan juga warga sekitar tempat rutenya berjualan.

2. Dilaporkan hilang

Gadis malang tersebut sempat berpamitan jualan pada 6 September 2024 lalu. Ia berangkat dari sore hari dan biasanya pulang menjelang petang.

baca juga

Namun pada waktu tersebut, Nia tak kunjung pulang. Hingga tengah malam keluarganya pun khawatir dan melaporkan ke pihak berwenang.

3. Ditemukan dua hari kemudian

Nia akhirnya ditemukan dua hari setelahnya pada 8 September. Nahasnya, korban ditemukan terkubur tanpa busana oleh warga.

4. Barang jualan yang berserakan

Potret barang jualan korban Nia Kurnia Sari berserakan di sekitar hutan. (Twitter)
Potret barang jualan korban Nia Kurnia Sari berserakan di sekitar hutan. (Twitter)

Penemuan jenazah Nia Kurnia Sari berawal dari kecurigaan warga yang melihat gorengan milik almarhum yang berserakan di rutenya berjualan.

Di sisi lain ada pakaian yang tertingaal milik Nia yang ditemukan di sekitar semak belukar.

5. Korban pembunuhan dan perkosaan

Nia Kurnia Sari ditemukan terkubur tanpa busana. Dari penyelidikan polisi, korban diduga dibunuh setelah diperkosa pelaku.

Kasus ini pun mendapat atensi besar dari pihak kepolisian untuk memburu pelaku. Bahkan kasus ini menjadi perbincangan publik di media sosial.

6. Terduga pelaku kabur

Kematian Nia Kurnia Sari menjadi atensi publik dan pihak kepolisian. Penemuan jenazah pada 8 September, tetapi polisi masih kesulitan melacak pelaku sebenarnya. Dugaannya, pelaku kabur ke luar kota.

Tetapi kabar terbaru terduga pelaku hanya bersembunyi di sekitar hutan tempat ditemukannya Nia ketika tewas.

7. Pelaku mengusai medan untuk sembunyi

Kabid Humas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Dwi Sulistyawan mengatakan bahwa terduga pelaku ini cukup mengusai medan. Sehingga tempat persembunyiannya sulit ditemukan polisi.

"Terduga pelaku ini menguasai medan, jadi ketika akan kita tangkap, bisa cepat melarikan diri, bisa cepat mengetahui keberadaan petugas. Anggota kita belum menguasai medan sehingga pelaku lebih mudah melarikan diri," ujar Dwi dikutip Senin (16/9/2024).

8. Tas milik terduga pelaku ditemukan

Dalam pengejaran oleh pihak kepolisian, terduga pelaku meninggalkan jejak berupa tas yang tertinggal di salah satu lokasi.

Dari dalam tas tersebut juga ditemukan identitas berupa KTP dan juga ada senjata berupa knuckle.

9. Polisi tetapkan seorang tersangka berinisial IS

Meski masih dalam pengejaran, polisi menetapkan seorang pria berinisial IS yang diduga kuat sebagai tersangka pembunuhan dan pemerkosaan.

"Berdasar fakta dan barang bukti kami telah menetapkan tersangka dalam kasus ini berinisial IS," ujar Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman, Iptu AA Regy.

Dalam beberapa laporan, IS sempat meminjam cangkul ke tetangganya dan menunjukkan gerak-gerik mencurigakan.

Foto tersangka sendiri juga sudah bertebaran di media sosial. Netizen ramai-ramai membagikan wajah tersangka agar pelaku bisa segera ditangkap. Hingga kini polisi masih melakukan upaya penangkapan IS yang masih bersembunyi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wanita Lansia Tewas di Jalur Puncak Bogor, Polisi Klaim Evakuasi Bukan Terkendala karena Macet: Meninggal di Masjid

Wanita Lansia Tewas di Jalur Puncak Bogor, Polisi Klaim Evakuasi Bukan Terkendala karena Macet: Meninggal di Masjid

News | Senin, 16 September 2024 | 09:51 WIB

Cek Fakta: Hezbullah Hancurkan 100 Tempat di Palestina yang Dikuasai Israel

Cek Fakta: Hezbullah Hancurkan 100 Tempat di Palestina yang Dikuasai Israel

News | Minggu, 15 September 2024 | 17:05 WIB

Cek Fakta: Video Luhut Marah-marah ke Najwa Shihab Karena Dukung Demo UU Pilkada 2024

Cek Fakta: Video Luhut Marah-marah ke Najwa Shihab Karena Dukung Demo UU Pilkada 2024

News | Minggu, 15 September 2024 | 07:50 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×