Apa Itu ICEC, Perhimpunan Pemimpin Redaksi Indonesia yang baru Deklarasi

Suwarjono

Minggu, 22 September 2024 | 15:53 WIB
Apa Itu ICEC, Perhimpunan Pemimpin Redaksi Indonesia yang baru Deklarasi
Pemred Kabar Makassar Upi Asmaradhana dan Wamen Kominfo Nezar Patria (Facebook Upi)

Suara.com - Satu lagi organisasi berkaitan dengan media resmi diluncurkan. Bertepatan  20 September 2024,  sejumlah Pemimpin Redaksi media dari berbagai daerah di Nusantara menyelenggarakan Kongres Indonesia Chief Editors Club (ICEC) atau Perhimpunan Pemimpin Redaksi Indonesia (PPRI) yang pertama.

Upi Asmaradhana Pemimpin Redaksi Kabar Makassar, salah satu deklarator ICEC, menyatakan bahwa kongres ini merupakan tindak lanjut dari Deklarasi ICEC yang telah berlangsung pada Hari Pers Internasional, 3 Mei 2024, di Palembang, Sumatera Selatan. Setelah hampir lima bulan berlalu, Tim Ad HOC ICEC berhasil menyusun Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta agenda kongres perdana ini.

"ICEC bertujuan sebagai wadah bertukar ide dan keahlian dalam mengelola dan memimpin media," ujar Upi. Ia menekankan bahwa organisasi ini juga bertujuan untuk membangun redaksi yang berpihak pada kepentingan publik, sejalan dengan bisnis media yang sehat dan berkelanjutan.

Media memiliki peran penting dalam fungsi kontrol sosial dan menyuarakan suara masyarakat. Oleh karena itu, pemimpin media atau pemimpin redaksi (Pemred) memegang peranan kunci dalam menentukan arah pemberitaan yang mengutamakan kepentingan publik demi kesejahteraan masyarakat.

"Dalam mengelola redaksi, Pemred memerlukan wadah untuk bertukar ide dan keahlian guna meningkatkan kapasitas dan integritas newsroom," lanjut Upi. Selain itu, Pemred juga membutuhkan platform untuk berkoordinasi agar dapat bersama-sama mengungkap kebenaran tanpa intervensi dari pihak manapun, termasuk pemilik media.

Guna memenuhi kebutuhan tersebut, dibentuklah Perhimpunan Pemimpin Redaksi Indonesia (ICEC) dengan visi mengawal kepentingan publik menuju independensi media.

Kongres ini diharapkan dapat menjadi momentum penting bagi para pemimpin redaksi dalam memperkuat kolaborasi dan komitmen terhadap jurnalisme yang berkualitas serta bertanggung jawab di Indonesia.

Kongres I Perhimpunan Pemimpin Redaksi Indonesia atau Indonesia Chief Editor Club akhirnya diselenggarakan secara virtual, dengan tema Mengembalikan Kepercayaan Publik Terhadap Media dengan Jurnalisme Berkualitas, Jumat malam (20/9/2024). Kongres telah memilih tujuh presidium dan Badan Pertimbang Organisasi serta Majelis Kehormatan.

Kongres dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Kominfo, Nezar Patria yang juga  memaparkan materi terkait dengan peran strategis ekosistem jurnalisme dalam menjaga demokrasi.

Nezar mengatakan ada tiga prinsip ekosistem jurnalisme dalam menjaga demokrasi yaitu independen, berkualitas dan pluralistik.

"Ekosistem jurnalisme idealnya mendukung profesionalisme, melibatkan publik dan tentunya semakin berkualitas tak hanya dari produk jurnalistik tetapi juga persaingan usaha yang sehat," kata dia.

Nezar menambahkan saat ini  terjadi perubahan signifikan industri media, salah satu faktornya adalah bergesernya preferensi konsumen dengan dukungan teknologi digital.

Pembaca menginginkan informasi yang mudah diakses darimana pun, tambah dia.

Sementara Kongres I ICEC yang berlangsung hingga pukul 23.45 WIB, diikuti 120 peserta dan 75 peninjau berhasil memilih tujuh presidium yaitu Erik Somba, Rusman, Djufri Rachim, Insany dan Yatimul Ainun, Zuhri Muhammad dan Nila Ertina FM.

Kongres  juga memilih Badan Pertimbangan Organisasi yaitu Upi Asmaradhana,  Nurkholis dan  Nengah Muliarta, tak ketinggalan juga terpilih lima orang Majelis Kehormatan dengan komposisi tiga dari eksternal dan dua internal ICEC, Hendrayana, Yosep Adi Prasetyo, Yenti Garnasih, Maryadie dan Wenseslaus Manggut.

Ketua Presidium ICEC, Erik Somba, menegaskan bahwa pembentukan kepengurusan ini merupakan impian yang telah diperjuangkan selama tiga tahun terakhir. "Menghadirkan jurnalisme berkualitas di tengah disrupsi digital bukan hanya tantangan, tetapi juga komitmen kami untuk memenuhi hak publik akan informasi yang akurat," jelas Erik.

ICEC, yang dideklarasikan pada World Press Freedom Day, 3 Mei 2024, oleh 57 pemimpin redaksi di Palembang, kini siap mengemban visi besar: mewujudkan kemerdekaan pers yang bertanggung jawab, profesional, independen, dan berpihak pada kepentingan publik. Adapun misi ICEC mencakup tiga poin utama, yakni sebagai wadah silaturahmi antar pemimpin redaksi, ruang bertukar ide dan keahlian dalam mengelola media, serta menjaga profesionalisme jurnalisme dengan mengutamakan kebenaran data dan fakta.

Dengan terbentuknya ICEC, masa depan jurnalisme Indonesia diharapkan dapat lebih berdaya menghadapi tantangan disrupsi digital, sekaligus mengembalikan kepercayaan publik terhadap media.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

FIFA Larang Suporter Vietnam Bawa Benda Ini ke Dalam Stadion Si Jalak Harupat

FIFA Larang Suporter Vietnam Bawa Benda Ini ke Dalam Stadion Si Jalak Harupat

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 20:02 WIB

Semangat Muda: Ketika Tan Malaka Membaca Indonesia dari Pertarungan Kelas

Semangat Muda: Ketika Tan Malaka Membaca Indonesia dari Pertarungan Kelas

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 20:00 WIB

Kevin Diks 'Baper' Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Kevin Diks 'Baper' Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Video | Selasa, 29 September 2026 | 20:00 WIB

Jadi Tentara Bayaran Rusia, Warga Natuna Dikabarkan Tewas Kena Serangan Drone

Jadi Tentara Bayaran Rusia, Warga Natuna Dikabarkan Tewas Kena Serangan Drone

Batam | Selasa, 29 September 2026 | 19:56 WIB

Honor PestaPora Rp45 Juta, Saykoji Ungkap Cuma Terima Rp4,5 Juta

Honor PestaPora Rp45 Juta, Saykoji Ungkap Cuma Terima Rp4,5 Juta

Entertainment | Selasa, 29 September 2026 | 19:56 WIB

Ucapan Romantis Leo Rolly ke Istri Usai Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026

Ucapan Romantis Leo Rolly ke Istri Usai Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026

Sport | Selasa, 29 September 2026 | 19:55 WIB

Foto Jimmy Masrin Terpajang di Hunian Mewah Lapas Cibinong, Ini Kata Ombudsman

Foto Jimmy Masrin Terpajang di Hunian Mewah Lapas Cibinong, Ini Kata Ombudsman

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 19:55 WIB

Curah Hujan Tinggi tapi Kekeringan, Ahli UGM Ungkap Masalah Air Jawa Barat

Curah Hujan Tinggi tapi Kekeringan, Ahli UGM Ungkap Masalah Air Jawa Barat

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 19:55 WIB

Eks Wali Kota Sibolga Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pasar Ikan Modern

Eks Wali Kota Sibolga Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pasar Ikan Modern

Sumut | Selasa, 29 September 2026 | 19:54 WIB

Cukai Rokok Hanya Cover 18% Beban Kesehatan, Biaya Berobat Terus Membengkak

Cukai Rokok Hanya Cover 18% Beban Kesehatan, Biaya Berobat Terus Membengkak

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:52 WIB

×