Musim Dingin Mencekam di Gaza, Warga Bakar Furnitur untuk Bertahan Hidup di Tengah Konflik

Aprilo Ade Wismoyo Suara.Com
Senin, 23 September 2024 | 10:10 WIB
Musim Dingin Mencekam di Gaza, Warga Bakar Furnitur untuk Bertahan Hidup di Tengah Konflik
Pengungsi Palestina mengumpulkan makanan yang disumbangkan oleh sebuah badan amal untuk berbuka puasa di Rafah, Jalur Gaza Selatan, Senin (11/3/2024). [AFP]

Suara.com - Otoritas Palestina memberikan peringatan terkait kemungkinan ribuan kematian di bagian utara Jalur Gaza akibat cuaca dingin dan kurangnya sumber pemanas di tengah konflik yang sedang berlangsung dengan Israel.

Kementerian Pembangunan Sosial Gaza menyatakan pada Minggu (22/9), "Ribuan orang berisiko meninggal karena cuaca dingin akibat kekurangan pasokan pemanas seperti gas untuk memasak, arang, dan kayu."

Mereka menambahkan, "Setiap kejadian yang terjadi hanya memperburuk penderitaan masyarakat Gaza, yang tengah menghadapi kondisi sulit akibat peperangan."

Kementerian tersebut meminta bantuan dari organisasi internasional untuk memfasilitasi distribusi gas untuk memasak, bahan bakar, dan pasokan pemanas demi menghindari krisis kemanusiaan.

"Demi kelangsungan hidup, banyak keluarga terpaksa menggunakan furnitur kayu sebagai bahan bakar untuk memasak, akibat kelangkaan sumber daya lainnya setelah hampir satu tahun perang dan blokade," tambah mereka.

Pada Minggu pagi, hujan deras menyebabkan banyak tenda pengungsi yang terbuat dari kain dan nilon di Gaza tergenang air, sebagaimana dilaporkan oleh penduduk setempat.

Hampir dua juta pengungsi Palestina hidup dalam kondisi sangat kritis di seluruh Gaza menjelang musim dingin, sebagaimana dinyatakan oleh kantor media Pemerintah Gaza.

Israel terus melanjutkan serangan di Gaza setelah serangan dari kelompok Palestina, Hamas, pada 7 Oktober tahun lalu, meskipun Dewan Keamanan PBB telah mengeluarkan resolusi yang menyerukan gencatan senjata segera.

Sejak saat itu, lebih dari 41.400 orang, sebagian besar adalah wanita dan anak-anak, telah kehilangan nyawa, sementara lebih dari 95.800 orang terluka, menurut otoritas kesehatan setempat.

Baca Juga: Keren! Striker Keturunan Ini Tolak Rp17 Miliar dari Klub Israel

Serangan Israel telah mengakibatkan hampir seluruh penduduk wilayah itu menjadi pengungsi, di tengah blokade yang berkelanjutan yang menyebabkan kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan.

Kini, Israel menghadapi tuduhan genosida di Pengadilan Internasional atas tindakan yang dilakukan di Gaza. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI