Bassam al-Mawlawi Berharap Lebanon Tidak Menjadi Gaza Kedua

Bella

Selasa, 24 September 2024 | 09:20 WIB
Bassam al-Mawlawi Berharap Lebanon Tidak Menjadi Gaza Kedua
Serangan udara Israel menghantam Lebanon. (Suara.com/twitter @sahouraxo)

Suara.com - Militer Israel melaporkan telah melancarkan serangan udara besar-besaran ke wilayah Lebanon, menargetkan sekitar 800 titik yang diduga menjadi basis kelompok Hizbullah. Serangan ini merupakan yang paling mematikan sejak pertempuran dimulai pada Oktober tahun lalu.

"Sejak pagi ini, IDF telah melakukan serangan udara proaktif dan luas terhadap target teroris Hizbullah di Lebanon," demikian pernyataan militer Israel.

Target serangan tersebut mencakup wilayah selatan Lebanon dan Lembah Bekaa di bagian timur yang jauh dari perbatasan.

Menurut laporan dari Badan Berita Nasional Lebanon (NNA), serangan Israel juga terus berlanjut di bagian timur Lebanon hanya beberapa jam setelah serangan mematikan di selatan.

Sementara itu, Juru Bicara Militer Israel, Laksamana Muda Daniel Hagari, menyatakan bahwa Israel sedang mempersiapkan serangan besar-besaran yang ditargetkan di Lembah Bekaa. Hagari mengimbau warga sipil Lebanon untuk menjauhi situs-situs yang digunakan oleh Hizbullah guna menghindari korban jiwa.

"Hizbullah menyimpan senjata strategis di bangunan-bangunan sipil dan menggunakan warga sebagai tameng hidup," tambah Hagari.

"Rumah-rumah di Bekaa menyimpan roket dan drone. Kami akan menyerang sebelum mereka menjadi ancaman bagi warga Israel," katanya.

Peringatan Evakuasi Warga Lebanon

Seiring dengan meningkatnya intensitas serangan, ratusan warga Lebanon di wilayah selatan mulai mengungsi. Bilal Kachmar, pejabat unit manajemen bencana di Tyre, mengatakan bahwa ratusan orang telah memadati sekolah-sekolah yang diubah menjadi tempat penampungan, sementara banyak lainnya berkemah di jalanan.

Militer Israel juga memperingatkan warga melalui panggilan telepon untuk menjauh dari pos-pos Hizbullah. Warga yang berada di daerah dekat perbatasan dilaporkan menerima pesan yang meminta mereka segera menjauh sejauh 1.000 meter dari lokasi yang digunakan Hizbullah.

Lebanon tengah menghadapi situasi genting dengan ancaman perang yang semakin meluas. Menteri Dalam Negeri Lebanon, Bassam al-Mawlawi, dalam pernyataannya berharap agar Lebanon "tidak berubah menjadi Gaza kedua" dan menghindari perang besar di seluruh wilayah negara tersebut.

Situasi Terkini di Tengah Konflik

Serangan Israel terhadap Hizbullah telah memicu kekhawatiran bahwa konflik ini dapat meluas dan melibatkan lebih banyak pihak, termasuk Iran dan Amerika Serikat. Meski begitu, militer Israel menegaskan bahwa operasi ini akan berlanjut hingga tujuan mereka tercapai, yakni memastikan keamanan warga Israel di wilayah utara.

Pertempuran antara Israel dan Hizbullah terjadi di tengah konflik yang sudah berlangsung selama hampir satu tahun, beriringan dengan perang antara Israel dan Hamas di Gaza. Israel terus meningkatkan serangan, sementara Lebanon memperluas langkah-langkah perlindungan untuk warganya, termasuk penutupan sekolah di berbagai wilayah.

Situasi di perbatasan kedua negara masih sangat tegang, dengan serangan udara yang semakin intens dan pergerakan warga yang mengungsi demi menyelamatkan diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konflik Hizbullah-Israel Memanas! Militer AS Kirim Pasukan Tambahan ke Timur Tengah

Konflik Hizbullah-Israel Memanas! Militer AS Kirim Pasukan Tambahan ke Timur Tengah

News | Selasa, 24 September 2024 | 09:05 WIB

Serangan Udara Israel Tewaskan 492 Orang di Lebanon, Puluhan Ribu Mengungsi

Serangan Udara Israel Tewaskan 492 Orang di Lebanon, Puluhan Ribu Mengungsi

News | Selasa, 24 September 2024 | 08:58 WIB

Serangan Udara Israel Tewaskan Ratusan Orang di Lebanon, Termasuk 35 Anak-anak

Serangan Udara Israel Tewaskan Ratusan Orang di Lebanon, Termasuk 35 Anak-anak

News | Selasa, 24 September 2024 | 08:17 WIB

Situasi Lebanon Memburuk, Menlu Australia: Segera Tinggalkan Negara Itu!

Situasi Lebanon Memburuk, Menlu Australia: Segera Tinggalkan Negara Itu!

News | Selasa, 24 September 2024 | 07:58 WIB

492 Tewas di Lebanon, Uni Eropa: Kita Hampir Berada dalam Perang Penuh

492 Tewas di Lebanon, Uni Eropa: Kita Hampir Berada dalam Perang Penuh

News | Selasa, 24 September 2024 | 07:33 WIB

Bunyi Peringatan dari Australia Untuk Warganya: Segera Tinggalkan Lebanon Karena Perang Israel-Hizbullah Semakin Panas

Bunyi Peringatan dari Australia Untuk Warganya: Segera Tinggalkan Lebanon Karena Perang Israel-Hizbullah Semakin Panas

News | Selasa, 24 September 2024 | 03:15 WIB

Sudah Ditugasi Presiden Bentuk Matra Siber, Hadi Tjahjanto: Presiden Prabowo Juga Concern

Sudah Ditugasi Presiden Bentuk Matra Siber, Hadi Tjahjanto: Presiden Prabowo Juga Concern

News | Senin, 23 September 2024 | 18:07 WIB

Serangan Udara Israel Hantam Pemukiman Timur Lebanon

Serangan Udara Israel Hantam Pemukiman Timur Lebanon

News | Senin, 23 September 2024 | 15:43 WIB

"Saya Tidak Pernah Melihat yang Seperti Ini" Dokter Mata Lebanon Kewalahan Tangani Korban Ledakan Misterius

"Saya Tidak Pernah Melihat yang Seperti Ini" Dokter Mata Lebanon Kewalahan Tangani Korban Ledakan Misterius

News | Senin, 23 September 2024 | 14:36 WIB

Misi Balas Dendam! Hezbollah Deklarasikan Perang Terhadap Israel

Misi Balas Dendam! Hezbollah Deklarasikan Perang Terhadap Israel

News | Senin, 23 September 2024 | 13:45 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB