Tanggapi Video Pendukung Paslon Soraki Fufufafa, Prof Jimly: Tanpa Dinyana Kebencian Terus Meluas

Agung Sandy Lesmana

Selasa, 24 September 2024 | 14:04 WIB
Tanggapi Video Pendukung Paslon Soraki Fufufafa, Prof Jimly: Tanpa Dinyana Kebencian Terus Meluas
Ketua Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) Jimly Asshiddiqie saat memimpin sidang putusan etik di Gedung MK, Jakarta, Selasa (7/11/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Nyaris tiap hari akun Kaskus Fufufafa menjadi pembahasan publik lantaran bukti-bukti yang menyeret nama Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka sebagai pemilik akun makin terungkap dan beredar di dunia maya.

Guru Besar Hukum Tata Negara Jimly Asshiddiqie mengaku tercengang dengan efek Fufufafa yang hingga kini masih bergulir di media sosial. Pernyataan itu disampaikan Jimly lewat akun X pribadinya, Selasa (24/9/2024).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) menanggapi soal video para pendukung pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur yang bersahutan menyoraki kata Fufufafa saat pengundian nomor urut paslon di KPUD Jawa Timur, Senin kemarin.

Menanggapi video itu, Jimly menganggap efek Fufufafa ini sangat bombastis.

"Efek Fufufafa ini ternyata sangat luar biasa," tulisnya dikutip Suara.com, Selasa.

Menurutnya, efek Fufufafa itu memicu kebencian dan kemarahan yang semakin masif di masyarakat. Dia pun berharap kegaduhan soal Fufufafa ini bisa segera berakhir.

Cuitan Jimly Asshiddiqie soal efek Fufufafa. (tangkapan layar/X)
Cuitan Jimly Asshiddiqie soal efek Fufufafa. (tangkapan layar/X)

"Tanpa dinyana rupanya kebencian & kemarahan terus meluas. Mudah2an akan ada ujungnya," cuitnya.

Cuitan Jimly soal efek Fufufafa turut ditanggapi oleh pengguna X lainnya. Namun, rata-rata netizen justru berkomentar nyelekit menanggapi pernyataan sang profesor.

Bahkan, ada netizen yang menyebut Jimly kini mendapat julukan sebagai profesor Fufufafa karena dianggap kerap membela pemilik akun tersebut.

baca juga

"Ujungnya bapak sadar, dan mengerti apa yang terjadi karena di luar sana sudah tau fufufafa itu siapa. Jangan sampai bapak pura2 ga tau," tulis salah satu netizen.

"Kata "ternyata" mencerminkan kondisi tone deaf dari seorang cendekiawan seperti anda," timpal yang lain.

"Prof, sekarang anda mendapat julukan Profesor Fufufafa gara-gara sering berniat nyebokin pemilik akun Fufufafa," sindir netizen lainnya disertai emoji tertawa.

"Bukannya bapak salah satu pendukung Fufufafa? Bapak ini bisa aja pura-pura lupa," celetuk yang lainnnya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ikut Jokowi Pamitan dan Minta Maaf ke Rakyat, Erick Thohir ke Bahlil: Sedih Gak?

Ikut Jokowi Pamitan dan Minta Maaf ke Rakyat, Erick Thohir ke Bahlil: Sedih Gak?

News | Selasa, 24 September 2024 | 10:45 WIB

Fedi Nuril Kaget Ada Lagi Bukti Baru soal Akun Fufufafa, Netizen: Emang Boleh Sedalem Ini Ngulik Kehidupan Wapres?

Fedi Nuril Kaget Ada Lagi Bukti Baru soal Akun Fufufafa, Netizen: Emang Boleh Sedalem Ini Ngulik Kehidupan Wapres?

News | Senin, 23 September 2024 | 18:54 WIB

Akun Fufufafa Terus Dikuliti, Kini Beredar Nomor HP Gibran saat Pilwalkot Solo: Nama Diganti Slamet Ternyata Percuma!

Akun Fufufafa Terus Dikuliti, Kini Beredar Nomor HP Gibran saat Pilwalkot Solo: Nama Diganti Slamet Ternyata Percuma!

News | Senin, 23 September 2024 | 14:34 WIB

Awalnya Dicurigai Fedi Nuril, Jubir Kaesang Disebut Bikin Wawancara Fiktif: Cebokan Lo Gak Berhasil

Awalnya Dicurigai Fedi Nuril, Jubir Kaesang Disebut Bikin Wawancara Fiktif: Cebokan Lo Gak Berhasil

News | Kamis, 19 September 2024 | 10:17 WIB

Terkini

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:50 WIB

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:58 WIB

×