Sesar Garsela di Mana? Patahan yang Menjadi Pemicu Gempa Bumi Bandung

M. Reza Sulaiman

Rabu, 25 September 2024 | 17:15 WIB
Sesar Garsela di Mana? Patahan yang Menjadi Pemicu Gempa Bumi Bandung
Ilustrasi gempa bumi - Sesar Garsela di mana? (Tumisu/Pixabay)

Suara.com - Sesar Garut Selatan atau Sesar Garsela menjadi sorotan usai disebut sebagai pemicu gempa bumi di Bandung pada 18 September 2024. Lantas, Sesar Garsela di mana letaknya?

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengonfirmasi bahwa aktivitas Sesar Garsela merupakan penyebab gempa di Bandung. Gempa berkekuatan magnitudo 4,9 tersebut terasa di sejumlah wilayah, seperti Lembang, Bandung Barat, Garut, hingga Majalaya.

Sesar ini dianggap sebagai salah satu patahan paling aktif di Jawa Barat, dan beberapa kali menyebabkan gempa sejak pertama kali diidentifikasi pada tahun 2008. Lalu, ada di mana lokasi Sesar Garsela? Simak penjelasannya berikut ini.

Lokasi Sesar Garsela

Sesar Garsela adalah salah satu struktur sesar yang paling aktif di Jawa Barat. Sesar ini membentang dari barat daya ke timur laut, meliputi Kabupaten Garut hingga bagian selatan Kabupaten Bandung.

Terdapat dua segmen utama pada Sesar Garsela, yaitu segmen Rakutai di timur laut sepanjang sekitar 19 km dan segmen Kencana di barat daya sepanjang 17 km.

Sesar Garsela dikelilingi oleh gunung-gunung api aktif seperti Gunung Papandayan dan Gunung Guntur. Sesar ini sering kali memicu ratusan gempa bumi kecil.

Daerah yang berada di sekitar Sesar Garsela berisiko tinggi terhadap bencana gempa akibat kepadatan penduduk dan aktivitas seismik yang tinggi.

Meskipun termasuk salah satu sesar paling aktif dengan adanya kluster aktivitas seismik, penelitian mengenai Sesar Garsela masih tergolong terbatas. Hal ini diungkapkan dalam sebuah jurnal yang dimuat di Buletin Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

baca juga

Dalam jurnal tersebut dijelaskan bahwa salah satu segmen Sesar Garsela, yaitu Segmen Kencana, terletak di dekat permukiman penduduk. Oleh karena itu, aktivitas patahan Sesar Garsela perlu terus dipantau, karena hal ini dapat membantu mengurangi risiko jika terjadi gempa besar.

Riwayat Aktivitas Sesar Garsela

Dikenal sebagai sesar aktif yang kerap memicu terjadinya gempa bumi, berikut adalah riwayat gempa yang dipicu oleh aktivitas Sesar Garsela.

  • Pada 18 Juli 2017, gempa berkekuatan magnitudo 3,7 yang mengakibatkan kerusakan di daerah Kamojang, Garut.
  • Pada 1 November 2020, tercatat gempa berkekuatan magnitudo 4,0 yang terasa di Bandung dan Garut.
  • Pada 5 Februari 2020, gempa tiga kali berturut-turut dengan magnitudo yang bervariasi, yaitu 2,9, 2,8, dan 3,5, diikuti
  • gempa susulan dengan magnitudo 2,4 dan 2,8.
  • Pada 1 Desember 2021, Garut mengalami gempa berkekuatan magnitudo 3,7, diikuti oleh gempa pada 4 Desember dengan magnitudo 2,9 dan tiga hari setelahnya dengan magnitudo 2,8.
  • Pada 1 Februari 2023, Garut jga diguncang gempa dengan magnitudo 4,3, yang menyebabkan sejumlah rumah di Kecamatan Semarang dan Pasirwangi mengalami kerusakan yang signifikan.

Demikianlah informasi mengenai lokasi Sesar garsela yang menjadi pemicu terjadinya gempa bumi Bandung. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Persib Bandung Bisa Senasib Klub Liga 2 Buntut Suporter Serang Steward

Persib Bandung Bisa Senasib Klub Liga 2 Buntut Suporter Serang Steward

Bola | Rabu, 25 September 2024 | 14:30 WIB

Lokasi Sesar Garsela di Mana? Sejarah Mencatat Jadi yang Teraktif di Jabar

Lokasi Sesar Garsela di Mana? Sejarah Mencatat Jadi yang Teraktif di Jabar

News | Rabu, 25 September 2024 | 12:39 WIB

BRI Liga 1: Persib Bandung Menang, Nick Kuipers Beri Pujian untuk Gustavo Franca

BRI Liga 1: Persib Bandung Menang, Nick Kuipers Beri Pujian untuk Gustavo Franca

Your Say | Rabu, 25 September 2024 | 12:18 WIB

Terkini

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:58 WIB

Massa Pendemo Bakar Barier Dekat Plaza UOB, Letusan Terdengar

Massa Pendemo Bakar Barier Dekat Plaza UOB, Letusan Terdengar

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:52 WIB

×