Pemimpin Hizbullah Tewas, Israel Terus Gempur Lebanon: Apa Tujuannya?

Bella Suara.Com
Selasa, 01 Oktober 2024 | 16:31 WIB
Pemimpin Hizbullah Tewas, Israel Terus Gempur Lebanon: Apa Tujuannya?
Pasukan Israel siapkan invasi darat ke Lebanon. Tank pasukan Israel terlihat di daerah dekat perbatasan utara Israel dengan Lebanon pada Kamis (27/9/2024). ANTARA FOTO/Ayal Margolin/Xinhua/Spt.

Suara.com - Kekerasan di Timur Tengah semakin memanas dengan bentrokan sengit antara pasukan Israel dan militan di Lebanon, menyusul serangan darat besar-besaran yang dilancarkan pada hari Selasa. Setelah sepekan serangan udara yang menewaskan ratusan orang, Israel kembali melakukan ofensif, memperluas konflik yang telah menimbulkan kekhawatiran internasional.

Serangan darat ini terjadi bersamaan dengan gempuran Israel terhadap Beirut selatan, Damaskus, dan Gaza, meskipun berbagai negara telah menyerukan penahanan diri untuk menghindari perang skala regional. Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, menegaskan bahwa pertempuran belum berakhir meskipun serangan besar-besaran yang menewaskan pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, pada Jumat lalu.

Pertempuran Hebat di Lebanon Selatan

Pasukan Israel yang didukung serangan udara dan artileri menargetkan posisi Hizbullah di sepanjang perbatasan Lebanon. Juru bicara militer Israel, Avichay Adraee, memperingatkan warga sipil Lebanon agar tidak mendekati perbatasan, terutama di wilayah selatan Sungai Litani. Sementara itu, Hizbullah dilaporkan telah dua kali menyerang pergerakan pasukan Israel di Metula dengan peluru artileri.

Korban Jiwa Terus Bertambah

Selain bentrokan di Lebanon, serangan udara Israel di kamp pengungsi Ain al-Helweh, Lebanon, menewaskan enam orang, termasuk putra pemimpin Brigade Martir Al-Aqsa, Hassan Maqdah. Di desa Daoudieh, 10 orang dari satu keluarga tewas akibat penembakan Israel, termasuk dua anak.

Sementara itu, di Gaza, serangan udara Israel pada hari Selasa dilaporkan menewaskan 12 orang di kamp pengungsi Nuseirat, dan tujuh orang lainnya tewas dalam serangan di sebuah sekolah yang digunakan sebagai tempat penampungan pengungsi.

Tanggapan Dunia Internasional

Seruan untuk deeskalasi terus disuarakan oleh para pemimpin dunia. Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, melalui juru bicaranya, menegaskan bahwa pihaknya tidak menginginkan invasi darat lebih lanjut. Di sisi lain, Amerika Serikat memberikan dukungan kepada Israel dalam upayanya "membongkar infrastruktur serangan di sepanjang perbatasan," seperti yang disampaikan oleh Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin.

Lebih dari 1.000 orang telah tewas di Lebanon sejak konflik meningkat pada 17 September, menurut Menteri Kesehatan Lebanon, Firass Abiad. Perdana Menteri Lebanon, Najib Mikati, telah mengajukan permohonan bantuan kepada PBB dan negara-negara donor untuk membantu para pengungsi, yang diperkirakan mencapai satu juta orang.

Konflik yang terus bereskalasi ini menjadi sorotan dunia, dengan banyak pihak khawatir bahwa situasi dapat berubah menjadi perang regional yang lebih besar, terutama dengan keterlibatan kelompok-kelompok militan dan respons keras dari Israel.

Baca Juga: Warga Lebanon di Bawah Bayang-bayang Serangan Udara Israel: Anda Tidak Tahu di Mana Bom Berikutnya akan Jatuh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI