Mengenang Kembali Sejarah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928

M. Reza Sulaiman

Rabu, 02 Oktober 2024 | 18:51 WIB
Mengenang Kembali Sejarah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928
Tokoh-Tokoh Sumpah Pemuda - Sejarah Sumpah Pemuda (Arsip Nasional)

Hari Sumpah Pemuda merupakan hari bersejarah dan diperingati setiap tanggal 28 Oktober oleh bangsa Indonesia. Sebelum ditetapkan sebagai peringatan setiap tahun, Sumpah Pemuda memiliki sejarah yang begitu panjang. Selengkapnya, mari simak sejarah sumpah pemuda berikut ini.

Suara.com - Peristiwa Sumpah Pemuda menjadi tonggak dalam sejarah Indonesia. Peristiwa bersejarah ini menandai tekad dan semangat para pemuda Indonesia, untuk memperjuangkan kemerdekaannya dari penjajahan Belanda. Sebab kala itu, Tamah Air masih dikuasai Belanda.

Sejarah Sumpah Pemuda

Sejarah Sumpah Pemuda terjadi karena kondisi Indonesia yang pada masa itu masih dalam masa penjajahan Belanda. Di tengah ketidakbebasan itu, para pemuda dari kelompok pelajar di beberapa wilayah Indonesia sepakat untuk mendirikan organisasi yang diberi nama Indonesische Student Bond atau PPPI pada tahun 1926.

Adapun kelompok PPPI tersebut terdiri dari para pemuda berpendidikan yang sedang menempuh pendidikan di Stovia, Technische Hoogeschool te Bandoeng (THS), dan Rechtshogeschool te Batavia (RHS). Para pemuda ini memiliki visi dan misi sama, bahwa kawanan penjajah yang mengekang Indonesia dapat disingkirkan dengan kekuatan serta persatuan semangat juang pemuda.

Kongres Pemuda I

Pada tanggal 30 April hingga 2 Mei 1926 Kongres Pemuda gelar. Kongres ini menjadi pertemuan antar kelompok para pemuda Indonesia dalam skala nasional. Pertemuan ini disebut sebagai Kongres Pemuda I yang berlangsung di Kawasan Lapangan Banteng, Jakarta.

Maksud dan tujuan diadakannya pertemuan itu untuk membahas tentang strategi, serta menyampaikan gagasan mengenai cara membebaskan diri dari penjajahan. Tak sampai di situ, para pemuda yang tergabung turut mempertimbangkan berbagai hal. Mulai dari peran perempuan dalam memperjuangkan kemerdekaan, agama, hingga bahasa persatuan bagi Tanah Air.

Kongres Pemuda II

baca juga

Dalam Kongres Pemuda I hasil pertemuan masih belum menemukan titik terang untuk dapat lepas dari genggaman penjajah. Para pemuda pun melakukan pertemuan lagi dan diberi nama Kongres Pemuda II yang berlangsung pada tanggal 27-28 Oktober 1928. Pertemuan tersebut diselenggarakan di tiga tempat, dengan konsentrasi pembahasan yang masing-masing berbeda.

  • 27 Oktober 1928 Kongres Pemuda II diadakan di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Kongres kali ini mengurai pembahasan tentang sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, hingga kemauan, sebagai unsur persatuan serta kesatuan bangsa Indonesia.
  • 28 Oktober 1928 Kongres Pemuda II dilanjutkan di Gedung Oost-Java Bioscoop. Dalam pertemuan ini para pemuda membahas tentang pendidikan. Masih di hari yang sama namun berada di tempat berbeda yakni di Gedung Indonesische Clubhuis Kramat. Pembahasan sudah lebih mengerucut, tentang nasionalisme, demokrasi, dan isi rumusan satu visi.

Isi Sumpah Pemuda

Setelah melakukan pembahasan di Kongres Pemuda II dan hasilnya disetujui, para pemuda bersama-sama memperdengarkan lagu Indonesia Raya karya Wage Rudolf Supratman. Lagu ini jadi sesi penutup dari kongres, sekaligus sebagai pembuka untuk mendeklarasikan rumusan hasil kongres yang disebut sebagai Sumpah Setia atau Sumpah Pemuda.

Berikut ini adalah isi Sumpah Pemuda:

Pertama: Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.

Kedua: Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.

Ketiga: Kami poetra dan poetri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Istilah ‘Sumpah Pemuda’ pun melekat pada keputusan kongres terakhir. Makna yang terkandung yaitu agar pemuda-pemudi Indonesia senantiasa mencintai tanah air Indonesia, menjaga hingga merawat persatuan kita sebagai sebuah bangsa, serta menjunjung penggunaan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.

Tokoh-Tokoh dalam Sumpah Pemuda

Lahirnya Sumpah Pemuda yang menjadi  sejarah Indonesia melibatkan banyak tokoh pemuda dari berbagai kalangan. Para pemuda ini ada yang bertindak sebagai panitia hingga pemimpin kongres. Tokoh-tokoh Sumpah Pemuda yakni sebagai berikut:

  1. Sugondo Joyopuspito
  2. Mohammad Yamin
  3. Sie Kong Lian
  4. Sarmidi Mangunsarkoro
  5. Nona Purnomowulan
  6. Wage Rudolf Supratman
  7. Amir Syarifuddin Harapan
  8. Joko Marsaid
  9. Johannes Leimena
  10. Adnan Kapau Gani
  11. Sekarmadji Maridjan Kartosuwiryo
  12. Kasman Singodimedjo
  13. Mohammad Roem

Itulah sejarah sumpah pemuda yang patut diketahui oleh bangsa Indonesia. Sudah sepatutnya pemuda pemudi Indonesia terus bersatu.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Singkat Sumpah Pemuda dan Teks Ikrar Lengkap

Sejarah Singkat Sumpah Pemuda dan Teks Ikrar Lengkap

Lifestyle | Rabu, 02 Oktober 2024 | 15:22 WIB

Kilas Balik Honda Bikers Day 2023, Ratusan Anggota Klub Jakarta-Tangerang Geber Motor Dua Hari

Kilas Balik Honda Bikers Day 2023, Ratusan Anggota Klub Jakarta-Tangerang Geber Motor Dua Hari

Otomotif | Rabu, 15 November 2023 | 09:10 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Mentan Amran Tekankan Disiplin dan Jujur dalam Bekerja

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Mentan Amran Tekankan Disiplin dan Jujur dalam Bekerja

Bisnis | Senin, 30 Oktober 2023 | 11:01 WIB

Terkini

Prudential Syariah Raup Pendapatan Rp1,05 Triliun di Q1 2026

Prudential Syariah Raup Pendapatan Rp1,05 Triliun di Q1 2026

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:50 WIB

Gantikan Nanik, Sudaryono Bisa Bereskan BGN dalam Dua Bulan Saja

Gantikan Nanik, Sudaryono Bisa Bereskan BGN dalam Dua Bulan Saja

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:49 WIB

Donald Trump: Iran Mau Banget Bertemu, Tapi Amerika Tak Tertarik

Donald Trump: Iran Mau Banget Bertemu, Tapi Amerika Tak Tertarik

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:48 WIB

Buntut Ucapan Lu Punya Otak Gak?, Hotman Paris Resmi Dipolisikan PWI Malang Raya

Buntut Ucapan Lu Punya Otak Gak?, Hotman Paris Resmi Dipolisikan PWI Malang Raya

Malang | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:47 WIB

Review Serum Viva untuk Flek Hitam dan Anti-Aging, Usia 40 Tahun ke Atas Wajib Tahu!

Review Serum Viva untuk Flek Hitam dan Anti-Aging, Usia 40 Tahun ke Atas Wajib Tahu!

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:46 WIB

7 Macam Gorengan Korea Buat Teman Makan Tteokbokki, Gurih dan Renyah!

7 Macam Gorengan Korea Buat Teman Makan Tteokbokki, Gurih dan Renyah!

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:45 WIB

Mengapa Kritik Akademik Lebih Sibuk Dipersoalkan daripada Masalahnya?

Mengapa Kritik Akademik Lebih Sibuk Dipersoalkan daripada Masalahnya?

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:45 WIB

Sudaryono Siap Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang: Doakan Saya Amanah

Sudaryono Siap Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang: Doakan Saya Amanah

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:39 WIB

6 Rekomendasi Sunscreen yang Aman untuk Ibu Hamil sesuai Review dan Harga

6 Rekomendasi Sunscreen yang Aman untuk Ibu Hamil sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:38 WIB

Densus 88 Sikat Provokator Digital di Lampung

Densus 88 Sikat Provokator Digital di Lampung

Lampung | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:37 WIB

×