Jeritan Anak Gaza Korban Israel: Dia Terus Meminta Sandal, Padahal Sudah Tidak Punya Kaki

Bella

Senin, 07 Oktober 2024 | 21:41 WIB
Jeritan Anak Gaza Korban Israel: Dia Terus Meminta Sandal, Padahal Sudah Tidak Punya Kaki
Foto arsip - Tentara Israel terlihat dekat perbatasan Jalur Gaza di Israel selatan pada 6 Januari 2024. [Xinhua/JINI/Ilan Assayag]

Suara.com - Gaza, wilayah yang telah dihantam oleh peperangan selama bertahun-tahun, kini menyisakan luka mendalam bagi generasi muda yang harus menghadapi kenyataan pahit berupa kehilangan anggota tubuh. Di tengah hiruk-pikuk kekerasan, ribuan anak-anak, termasuk balita, harus berjuang menerima hidup dengan anggota tubuh yang hilang.

Salah satu kisah memilukan datang dari Jihad, seorang balita berusia tiga tahun yang kehilangan kedua kakinya dalam serangan bom di Khan Younis. Kaki kirinya diamputasi hingga pangkal paha, sementara kaki kanannya dipotong di bawah lutut. Tidak hanya itu, Jihad juga kehilangan tiga jari di tangan kirinya. Tangisnya yang terus-menerus terdengar menggambarkan rasa sakit yang tak tertahankan. Sang ibu, Mai, menyaksikan perubahan drastis pada anaknya yang sebelumnya aktif dan ceria, kini terjebak dalam ketidakberdayaan.

“Dia terus meminta sandal, padahal dia sudah tidak punya kaki,” keluh Mai, menggambarkan rasa putus asanya.

Minimnya Akses Bantuan

Krisis di Gaza membuat akses bantuan semakin sulit. Meskipun ada upaya untuk mengirimkan bantuan ke wilayah tersebut, banyak dari bantuan medis akhirnya disalurkan ke rumah sakit terapung yang dioperasikan oleh Uni Emirat Arab di lepas pantai Mesir. Salah satu pasien di rumah sakit tersebut adalah Yazan, seorang anak berusia 10 tahun yang datang tanpa pendamping. Kaki kirinya telah diamputasi, dan di rumah sakit terapung itu, dia mendapatkan perawatan medis yang sangat dibutuhkan.

“Kami adalah keluarganya saat ini, dan kami mencoba memberikan semua dukungan yang dia perlukan,” ujar Direktur rumah sakit, Dr. Ahmed Mubarak.

Namun, meskipun Yazan tampak baik di luar, matanya yang sayu dan lingkaran hitam di bawah matanya mengisyaratkan trauma mendalam yang dia rasakan.

Harapan di Tengah Ketidakpastian

Di antara banyak anak yang terluka, ada juga Tuqa, gadis berusia 13 tahun yang harus belajar berjalan dengan dua kaki prostetik. Rasa takutnya terhadap alat baru ini sangat terlihat, namun harapan untuk bisa berjalan normal lagi tetap ada.

baca juga

“Aku hanya ingin bisa berjalan lagi,” ujarnya dengan suara bergetar.

Keinginannya sederhana, namun penuh makna: dia ingin kembali ke rumah, meskipun rumah itu mungkin tak lagi sama.

Kisah-kisah ini hanyalah sebagian kecil dari ribuan cerita serupa di Gaza. Menurut data PBB, sekitar seribu anak kehilangan anggota tubuh mereka hanya dalam satu bulan pada November lalu. Angka ini terus bertambah seiring dengan berlanjutnya kekerasan di wilayah tersebut.

Kehidupan yang Dipenuhi Operasi

Bagi bayi seperti Rakan, yang kehilangan kaki kanannya, masa depan akan diwarnai dengan serangkaian operasi panjang. Dengan keluarganya yang terjebak di Gaza, Rakan kini diasuh oleh neneknya di rumah sakit terapung. Meskipun usianya masih terlalu muda untuk memahami, dia menyadari bahwa dunia medis akan menjadi bagian dari kehidupannya selama bertahun-tahun ke depan.

Survivor dengan Luka Batin

Fuad, seorang remaja berusia 16 tahun, menyimpan kisah yang tak kalah tragis. Dia kehilangan satu kaki dalam serangan yang menewaskan kedua orang tuanya dan tiga saudara kandungnya. Meskipun dia selamat, luka emosionalnya mungkin akan bertahan seumur hidup. "Saya hanya melihat tentara Israel," jawab Fuad dengan marah ketika ditanya tentang siapa yang dia temui di rumah sakit Al Shifa.

Kisah-kisah ini menggambarkan realitas pahit kehidupan di Gaza. Anak-anak seperti Jihad, Yazan, Tuqa, dan Fuad adalah simbol dari generasi yang hidupnya direnggut oleh peperangan, tidak hanya kehilangan anggota tubuh, tetapi juga masa depan mereka. Di tengah harapan yang redup, mereka terus berjuang, mencari secercah cahaya di balik gelapnya kehidupan di wilayah yang dilanda konflik ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seorang Ayah Kenang Kematian Putranya yang Bersembunyi di Tempat Sampah saat Serangan Hamas 7 Oktober

Seorang Ayah Kenang Kematian Putranya yang Bersembunyi di Tempat Sampah saat Serangan Hamas 7 Oktober

News | Senin, 07 Oktober 2024 | 20:13 WIB

'Mati Satu, Mati Semua' Sikap Ekstrim dalam Konflik Israel-Palestina

'Mati Satu, Mati Semua' Sikap Ekstrim dalam Konflik Israel-Palestina

News | Senin, 07 Oktober 2024 | 19:41 WIB

Doktrin Militer Israel Dipertanyakan Setelah Serangan Rudal Iran

Doktrin Militer Israel Dipertanyakan Setelah Serangan Rudal Iran

News | Senin, 07 Oktober 2024 | 19:11 WIB

Komunitas Yahudi Austria Tolak Palestina Merdeka

Komunitas Yahudi Austria Tolak Palestina Merdeka

News | Senin, 07 Oktober 2024 | 19:11 WIB

Dramatis! Pria Coba Bakar Diri di Tengah Demo Membara Kecam Perang Gaza

Dramatis! Pria Coba Bakar Diri di Tengah Demo Membara Kecam Perang Gaza

News | Senin, 07 Oktober 2024 | 19:02 WIB

AS dan Israel Kompak Buat Rupiah Anjlok 202 Poin Awal Pekan Ini

AS dan Israel Kompak Buat Rupiah Anjlok 202 Poin Awal Pekan Ini

Bisnis | Senin, 07 Oktober 2024 | 17:26 WIB

Hizbullah Targetkan Serangan Rudal ke Pangkalan Israel di Barat Tiberisas

Hizbullah Targetkan Serangan Rudal ke Pangkalan Israel di Barat Tiberisas

News | Senin, 07 Oktober 2024 | 15:09 WIB

"Hancur Menjadi Puing-Puing": Laporan PBB Ungkap 66% Bangunan di Gaza Hancur

"Hancur Menjadi Puing-Puing": Laporan PBB Ungkap 66% Bangunan di Gaza Hancur

News | Senin, 07 Oktober 2024 | 14:02 WIB

Pertempuran Memanas, 11 Nyawa Melayang di Lebanon dalam Serangan Udara Terbaru Israel

Pertempuran Memanas, 11 Nyawa Melayang di Lebanon dalam Serangan Udara Terbaru Israel

News | Senin, 07 Oktober 2024 | 13:42 WIB

Komandan Pasukan Quds Iran Hilang Setelah Serangan di Beirut

Komandan Pasukan Quds Iran Hilang Setelah Serangan di Beirut

News | Senin, 07 Oktober 2024 | 09:40 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×