Tangisan Terakhir Hind: Jeritan Anak Gaza yang Memanggil Keadilan

Bella

Rabu, 09 Oktober 2024 | 04:00 WIB
Tangisan Terakhir Hind: Jeritan Anak Gaza yang Memanggil Keadilan
Ilustrasi - Seorang anak menerima perawatan medis di Rumah Sakit Nasser setelah serangan udara Israel, di kota Khan Younis di Jalur Gaza selatan pada 18 November 2023. [Dok.Antara]

Suara.com - Di tengah reruntuhan Gaza, tersembunyi kisah-kisah kelam dari para korban yang terlupakan dalam konflik yang terus berkepanjangan ini. Satu tahun setelah dimulainya perang, banyak yang mempertanyakan tuduhan atas serangan yang mengarah pada kematian warga sipil oleh Angkatan Pertahanan Israel (IDF) dalam pertempuran melawan Hamas.

Salah satu suara yang berteriak untuk keadilan adalah seorang ibu yang kehilangan putrinya yang masih kecil dalam insiden yang menghebohkan dunia.

Hind Rajab, bocah berusia lima tahun, tewas bersama enam anggota keluarganya ketika mereka mencoba melarikan diri dari kekerasan di Gaza City pada bulan Januari. Suara tangisan dan seruan tolongnya terekam dalam panggilan telepon dengan layanan darurat yang kemudian dipublikasikan.

"Saya meminta seluruh dunia untuk berdiri bersama kami... agar mereka yang melakukan kejahatan brutal ini dapat dimintai pertanggungjawaban," ujar ibunya, Wissam Hamada, dari tempat tinggal sementara mereka di Gaza.

"Saya butuh keadilan untuk putri saya," katanya.

Mengutip hasil investigasi Sky News, terungkap detail seputar kematian Hind dan keluarganya, serta dua paramedis yang tewas dalam upaya menyelamatkan mereka. Pada 29 Januari, ketika pertempuran semakin memanas di lingkungan Tel al Hawa, keluarga Hind memutuskan untuk melarikan diri.

"Paman saya memutuskan untuk memasukkan semua anak ke dalam mobil bersamanya dan istrinya, sementara kami yang dewasa berjalan dengan cara berbeda," cerita Wissam.

Hind naik ke dalam mobil bersama enam anggota keluarganya: Paman ibunya, Bashar Hamada; istrinya, Ana'am; dan keempat anak mereka, Layan, Raghad, Sarah, dan Mohammad. Adiknya, Eiyad, memilih untuk tetap bersama orang dewasa dan tidak ikut naik ke dalam mobil. Mobil kecil berwarna hitam tersebut diserang di dekat sebuah pom bensin, hanya 350 meter dari tempat mereka memulai perjalanan. Wissam mengaku melihat serangan tersebut terjadi.

"Kami melihat mereka menembaki mobil itu, tetapi kami tidak percaya bahwa mereka benar-benar menargetkan kami," ungkapnya.

baca juga

Setelah insiden itu, keluarga kembali ke apartemen mereka, bingung dan khawatir tentang nasib Hind dan anggota keluarga lainnya. Ketika suasana terasa aman, mereka keluar untuk mencari tahu.

Pada siang hari, Layan yang berusia 15 tahun menjawab telepon Wissam dan memberi tahu bahwa semua orang di dalam mobil sedang tidur dan bahwa ia serta Hind terluka.

"Kami menyuruhnya untuk mengikat luka dengan scarf-nya," kata Wissam.

Namun, Layan tidak bisa bergerak karena mobil terlalu penuh. Dalam situasi genting itu, Hind sempat berbicara dengan ibunya melalui telepon, menjawab permintaan ibunya untuk keluar dari mobil.

"Saya berharap, Mama, saya berharap. Mereka semua di sekitar saya, Mama," teriak Hind dengan suara panik sebelum saluran terputus.

Usaha penyelamatan dilakukan oleh Palang Merah Palestina (PRCS), tetapi mereka menghadapi tantangan dalam mengoordinasikan akses ke lokasi, mengingat situasi yang berbahaya. Setelah berjam-jam menunggu, akhirnya, izin untuk mengirim ambulans pun diberikan. Sayangnya, saat ambulans mendekati lokasi, kedua paramedis di dalamnya, Yusuf Zeino dan Ahmed al Madhoun, tewas terkena tembakan.

Sebuah rekaman komunikasi menakutkan menunjukkan momen-momen terakhir sebelum ambulans tersebut terputus kontak.

"Oh, di sana dia," ucap salah satu paramedis sebelum suara tembakan berat menghentikan komunikasi.

Hingga saat ini, kisah Hind dan keluarganya tetap menjadi pengingat tragis tentang realitas kekerasan yang melanda Gaza. Sementara ibunya, Wissam, terus berjuang untuk keadilan, dunia di luar sana menyaksikan dan berusaha memahami dampak dari konflik yang berkepanjangan ini. Keluarga Hamada, seperti ribuan yang lain, berhak untuk diingat dan untuk keadilan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

115 Warga Palestina Tewas Setiap Hari! Malaysia Desak Dunia Hentikan Kebisuan Atas Kekejaman Israel

115 Warga Palestina Tewas Setiap Hari! Malaysia Desak Dunia Hentikan Kebisuan Atas Kekejaman Israel

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 20:31 WIB

Dapat Dukungan Iran, Naim Qasim Tegaskan Hizbullah Masih Utuh Meski Terus Diserang Israel

Dapat Dukungan Iran, Naim Qasim Tegaskan Hizbullah Masih Utuh Meski Terus Diserang Israel

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 20:05 WIB

Terbaru! Israel Serang Wilayah Beirut Selatan, Komandan Senior Hizbullah Suhail Hussein Husseini Tewas

Terbaru! Israel Serang Wilayah Beirut Selatan, Komandan Senior Hizbullah Suhail Hussein Husseini Tewas

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 19:39 WIB

Beredar Video Deti-detik Terakhir Keberadaan Yahya Sinwar, Bawa 25 Kg Bahan Peledak Menyusuri Terowongan

Beredar Video Deti-detik Terakhir Keberadaan Yahya Sinwar, Bawa 25 Kg Bahan Peledak Menyusuri Terowongan

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 17:24 WIB

AS Ikut Campur Saat Israel Hancurkan Gaza, Ada Kesedihan Warga Amerika Serikat: Perlu Ada Perubahan

AS Ikut Campur Saat Israel Hancurkan Gaza, Ada Kesedihan Warga Amerika Serikat: Perlu Ada Perubahan

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 17:02 WIB

Serangan Udara Terus Diluncurkan Israel, 250 Ribu Orang Tinggalkan Lebanon

Serangan Udara Terus Diluncurkan Israel, 250 Ribu Orang Tinggalkan Lebanon

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 16:51 WIB

Runtuhnya Narasi Kemenangan? Mayoritas Warga Israel Ingin Akhiri Perang Gaza

Runtuhnya Narasi Kemenangan? Mayoritas Warga Israel Ingin Akhiri Perang Gaza

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 16:30 WIB

Israel Tak Terkalahkan? Saraya al-Quds: Kami Masih Punya Sesuatu untuk Meruntuhkannya!

Israel Tak Terkalahkan? Saraya al-Quds: Kami Masih Punya Sesuatu untuk Meruntuhkannya!

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 15:02 WIB

Punya Komitmen Untuk Gencatan Senjata di Gaza, 26 Imam Muslim Dukung Kamala Harris di Pilpres AS

Punya Komitmen Untuk Gencatan Senjata di Gaza, 26 Imam Muslim Dukung Kamala Harris di Pilpres AS

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 14:50 WIB

Makin Memanas, Apa Penyebab Perang Iran dan Israel?

Makin Memanas, Apa Penyebab Perang Iran dan Israel?

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 14:47 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×