Kisah NGO di Lebanon Bertaruh Nyawa Selamatkan Hewan di Tengah Hujan Bom Israel

Bella

Rabu, 09 Oktober 2024 | 05:00 WIB
Kisah NGO di Lebanon Bertaruh Nyawa Selamatkan Hewan di Tengah Hujan Bom Israel
Ilustrasi kucing. [pexels/Sabrini]

Suara.com - Di tengah serangan bom yang terus menghujani Lebanon oleh Israel dalam operasi yang disebut sebagai upaya melawan kelompok Hezbollah yang didukung Iran, korban jiwa dan warga yang mengungsi terus bertambah. Namun, di balik krisis kemanusiaan yang menyayat hati, hewan-hewan—baik hewan liar maupun peliharaan yang terpisah dari pemiliknya—juga menjadi korban yang rentan dalam masa-masa konflik ini.

Lembaga swadaya masyarakat (LSM) penyelamat hewan di Lebanon, seperti Animals Lebanon, kini bertaruh nyawa untuk menyelamatkan sebanyak mungkin hewan dari zona konflik. Para pekerja dari LSM ini masuk ke area yang hancur akibat bom untuk mencari hewan-hewan yang terlantar. Mereka menerima ratusan permintaan setiap harinya untuk menemukan hewan peliharaan yang hilang, memberi makan hewan liar di desa-desa yang kosong, atau menampung hewan-hewan peliharaan dari warga yang kehilangan tempat tinggal.

Jason Mier, Direktur Animals Lebanon, menyebutkan bahwa permintaan untuk menyelamatkan hewan semakin meningkat sejak hari pertama serangan. “Pada hari pertama saja, kami menerima 200 permintaan tanpa kami harus mengumumkan kepada publik. Kami kewalahan dengan banyaknya orang yang membutuhkan bantuan dan sedang berusaha menambah staf untuk bisa mengimbangi permintaan ini,” kata Mier.

Banyak warga yang mengungsi membawa hewan peliharaan mereka, namun mereka terpaksa tinggal di jalanan atau tempat penampungan sementara. Dalam kondisi seperti ini, Animals Lebanon memberikan makanan dan peralatan agar hewan-hewan tersebut bisa dirawat dengan layak. "Beberapa hewan kami tampung sementara untuk pemiliknya," tambah Mier.

Selain itu, Animals Lebanon juga kerap kali harus masuk ke rumah-rumah yang ditinggalkan warga saat mereka melarikan diri dari bom. Dalam beberapa kasus, para pemilik rumah datang ke kantor mereka, menyerahkan kunci rumah, dan meminta tim penyelamat untuk mengambil hewan peliharaan yang terjebak di dalamnya.

Salah satu misi penyelamatan paling berbahaya dilakukan di Beirut, terutama di daerah pinggiran selatan yang menjadi sasaran utama serangan udara Israel. Video penyelamatan yang diunggah di media sosial memperlihatkan pekerja Animals Lebanon memanjat bangunan-bangunan yang hancur untuk menemukan kucing dan anjing yang kelaparan. Dalam satu misi saja, mereka berhasil menyelamatkan lebih dari 35 kucing di kawasan tersebut.

Bukan hanya hewan peliharaan yang diselamatkan, Animals Lebanon juga membantu menyelamatkan satwa liar yang rentan, termasuk singa yang diselundupkan secara ilegal. Namun, karena penerbangan komersial yang terhenti akibat konflik, tim penyelamat sedang berusaha mengoordinasikan penerbangan evakuasi militer untuk memindahkan satwa-satwa ini ke suaka margasatwa.

Kondisi yang semakin parah di Lebanon bagian selatan membuat LSM harus membatasi operasi mereka di sana. Meskipun begitu, ada LSM lain seperti Give Me A Paw yang masih berani masuk ke wilayah tersebut untuk menyelamatkan hewan. Hingga saat ini, Give Me A Paw telah menyelamatkan 144 hewan dari selatan Lebanon.

“Kami mengirim empat mobil setiap hari ke selatan, menyelamatkan hewan peliharaan dan hewan liar yang kami temui di sepanjang jalan,” kata Tamara Abi Khalil, pendiri Give Me A Paw.

baca juga

“Banyak orang yang awalnya berpikir akan kembali ke rumah dalam sehari atau dua hari, namun kenyataannya situasi semakin memburuk,” tambahnya.

Para pekerja LSM ini sangat bergantung pada donasi untuk terus menyelamatkan dan merawat hewan-hewan tersebut. Kekhawatiran terbesar mereka adalah hilangnya akses terhadap pasokan penting seperti makanan hewan dan obat-obatan jika konflik semakin berkepanjangan.

“Kami berharap tidak perlu melakukan semua ini, tapi inilah kenyataan situasinya,” ucap Mier.

Di tengah ketidakpastian kapan perang ini akan berakhir, tim penyelamat terus berjuang, berharap bisa menyelamatkan lebih banyak nyawa, baik manusia maupun hewan, di setiap langkah mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

115 Warga Palestina Tewas Setiap Hari! Malaysia Desak Dunia Hentikan Kebisuan Atas Kekejaman Israel

115 Warga Palestina Tewas Setiap Hari! Malaysia Desak Dunia Hentikan Kebisuan Atas Kekejaman Israel

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 20:31 WIB

Dapat Dukungan Iran, Naim Qasim Tegaskan Hizbullah Masih Utuh Meski Terus Diserang Israel

Dapat Dukungan Iran, Naim Qasim Tegaskan Hizbullah Masih Utuh Meski Terus Diserang Israel

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 20:05 WIB

Terbaru! Israel Serang Wilayah Beirut Selatan, Komandan Senior Hizbullah Suhail Hussein Husseini Tewas

Terbaru! Israel Serang Wilayah Beirut Selatan, Komandan Senior Hizbullah Suhail Hussein Husseini Tewas

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 19:39 WIB

Beredar Video Deti-detik Terakhir Keberadaan Yahya Sinwar, Bawa 25 Kg Bahan Peledak Menyusuri Terowongan

Beredar Video Deti-detik Terakhir Keberadaan Yahya Sinwar, Bawa 25 Kg Bahan Peledak Menyusuri Terowongan

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 17:24 WIB

AS Ikut Campur Saat Israel Hancurkan Gaza, Ada Kesedihan Warga Amerika Serikat: Perlu Ada Perubahan

AS Ikut Campur Saat Israel Hancurkan Gaza, Ada Kesedihan Warga Amerika Serikat: Perlu Ada Perubahan

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 17:02 WIB

Serangan Udara Terus Diluncurkan Israel, 250 Ribu Orang Tinggalkan Lebanon

Serangan Udara Terus Diluncurkan Israel, 250 Ribu Orang Tinggalkan Lebanon

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 16:51 WIB

Runtuhnya Narasi Kemenangan? Mayoritas Warga Israel Ingin Akhiri Perang Gaza

Runtuhnya Narasi Kemenangan? Mayoritas Warga Israel Ingin Akhiri Perang Gaza

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 16:30 WIB

Israel Tak Terkalahkan? Saraya al-Quds: Kami Masih Punya Sesuatu untuk Meruntuhkannya!

Israel Tak Terkalahkan? Saraya al-Quds: Kami Masih Punya Sesuatu untuk Meruntuhkannya!

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 15:02 WIB

Makin Memanas, Apa Penyebab Perang Iran dan Israel?

Makin Memanas, Apa Penyebab Perang Iran dan Israel?

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 14:47 WIB

12 Bulan Digempur Israel, Jalur Gaza Kini Jadi Kuburan Massal

12 Bulan Digempur Israel, Jalur Gaza Kini Jadi Kuburan Massal

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 14:21 WIB

Terkini

Atasi Kekeringan 2026, Pemprov Jateng Gelontorkan 75 Juta Liter Air Bersih ke 33 Daerah

Atasi Kekeringan 2026, Pemprov Jateng Gelontorkan 75 Juta Liter Air Bersih ke 33 Daerah

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 09:02 WIB

Petani Bulukumba Optimistis Bisa Panen Padi 3 Kali Setahun

Petani Bulukumba Optimistis Bisa Panen Padi 3 Kali Setahun

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 09:00 WIB

Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Juru Parkir: Jangan Sampai Motor Minta Rp2 Ribu

Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Juru Parkir: Jangan Sampai Motor Minta Rp2 Ribu

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 08:59 WIB

KPK Dalami Dugaan Uang Hasil Setoran Imigrasi Mengalir ke Calon Promotor S3 Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Uang Hasil Setoran Imigrasi Mengalir ke Calon Promotor S3 Silmy Karim

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:55 WIB

Dibuntuti dari Bank, Uang Rp 1,3 Miliar di Mobil WNA Dirampok di Cikampek

Dibuntuti dari Bank, Uang Rp 1,3 Miliar di Mobil WNA Dirampok di Cikampek

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:50 WIB

BEI Resmi Cabut 4 Kriteria 'Menjebak' di Papan Pemantauan Khusus, Apa Saja?

BEI Resmi Cabut 4 Kriteria 'Menjebak' di Papan Pemantauan Khusus, Apa Saja?

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:46 WIB

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:44 WIB

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:41 WIB

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 08:25 WIB

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:23 WIB

×