Kecelakaan Lift di Tambang Wisata Colorado, Satu Tewas dan 12 Terjebak di Bawah Tanah

Bella | Suara.com

Jum'at, 11 Oktober 2024 | 07:57 WIB
Kecelakaan Lift di Tambang Wisata Colorado, Satu Tewas dan 12 Terjebak di Bawah Tanah
Ilustrasi Tambang (Pexels/Tom Fick)

Suara.com - Sebuah insiden tragis terjadi di bekas tambang emas Mollie Kathleen di Cripple Creek, Colorado, ketika lift yang digunakan untuk membawa wisatawan mengalami kerusakan mekanis pada hari Kamis. Kejadian itu menewaskan satu orang dan menyebabkan 12 lainnya terjebak sekitar 300 meter di bawah tanah.

Tambang yang telah beroperasi sebagai objek wisata selama lebih dari 50 tahun ini, tiba-tiba berubah menjadi lokasi penyelamatan darurat.

Kejadian nahas itu berlangsung pada tengah hari saat lift rusak di tengah perjalanan, membawa kelompok wisatawan yang sedang menikmati tur sejarah tambang emas legendaris tersebut.


Menurut Sheriff Teller County, Jason Mikesell, satu orang dinyatakan tewas, meski penyebab pasti kematiannya belum diungkapkan. Empat orang lainnya mengalami luka ringan dan berhasil kembali ke permukaan.

Kelompok yang terjebak terdiri dari 11 wisatawan dan seorang pemandu.

Beruntung, komunikasi radio masih berfungsi dengan baik, memungkinkan mereka untuk tetap berhubungan dengan tim penyelamat di atas tanah. Mereka juga dilaporkan memiliki persediaan air, selimut, dan kursi untuk tetap nyaman selama proses penyelamatan berlangsung.

Sheriff Mikesell menyatakan bahwa orang-orang yang terjebak belum diberi tahu tentang korban yang meninggal untuk menjaga ketenangan mereka.

"Kami hanya memberi tahu mereka bahwa ada masalah teknis dengan lift," ungkapnya.

Sementara itu, tim penyelamat terus bekerja memperbaiki lift yang mengalami kerusakan. Pemandu tur yang terjebak bersama kelompok wisatawan dilaporkan memiliki pengalaman dalam operasi penyelamatan tambang, namun petugas pemadam kebakaran juga telah disiagakan jika lift tidak dapat diperbaiki dalam waktu dekat.

Tambang Mollie Kathleen, yang terletak sekitar 180 kilometer di selatan Denver, pertama kali dibuka pada akhir tahun 1800-an dan beroperasi hingga ditutup pada tahun 1961. Sejak saat itu, tambang ini diubah menjadi objek wisata yang menawarkan tur bawah tanah selama dua menit, di mana pengunjung dapat melihat urat emas asli yang tertanam di batu dan menaiki trem bawah tanah.

Sheriff Mikesell menambahkan bahwa jika situasi tidak segera teratasi, ada opsi untuk mengevakuasi mereka dengan menggunakan tali. Namun, langkah ini akan melibatkan risiko tambahan bagi tim penyelamat.

"Kami dapat mengangkat orang-orang dengan tali, tetapi itu juga akan membuat para penanggap pertama terpapar ancaman yang cukup serius," jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, operasi penyelamatan masih terus berlangsung dengan fokus utama membawa semua orang kembali ke permukaan dengan aman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perusahaan Tambang Nikel di Halmahera Didorong Jaga Lingkungan

Perusahaan Tambang Nikel di Halmahera Didorong Jaga Lingkungan

Bisnis | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 06:53 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Tajam Hari Ini

Harga Emas Antam Anjlok Tajam Hari Ini

Bisnis | Kamis, 10 Oktober 2024 | 11:01 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Jadi Rp 1.483.000/Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Jadi Rp 1.483.000/Gram

Bisnis | Rabu, 09 Oktober 2024 | 11:12 WIB

Berbalik Naik, Harga Emas Antam Makin Mahal

Berbalik Naik, Harga Emas Antam Makin Mahal

Bisnis | Selasa, 08 Oktober 2024 | 09:04 WIB

Setelah Cetak Rekor, Harga Emas Antam Berangsur Turun

Setelah Cetak Rekor, Harga Emas Antam Berangsur Turun

Bisnis | Senin, 07 Oktober 2024 | 09:32 WIB

KPK Ungkap Tambang Emas Ilegal Seluas Lapangan Bola Beromzet Rp 1,08 T Per Tahun di Lombok

KPK Ungkap Tambang Emas Ilegal Seluas Lapangan Bola Beromzet Rp 1,08 T Per Tahun di Lombok

News | Jum'at, 04 Oktober 2024 | 20:14 WIB

SIG Perkuat Komitmen Keberlanjutan di Sektor Pertambangan

SIG Perkuat Komitmen Keberlanjutan di Sektor Pertambangan

Bisnis | Jum'at, 04 Oktober 2024 | 20:14 WIB

Harga Emas Antam Terus Naik Tinggi Hingga Cetak Rekor

Harga Emas Antam Terus Naik Tinggi Hingga Cetak Rekor

Bisnis | Jum'at, 04 Oktober 2024 | 08:59 WIB

Begini Strategi AMMN Terapkan Prinsip Berkelanjutan dalam Operasional Tambang

Begini Strategi AMMN Terapkan Prinsip Berkelanjutan dalam Operasional Tambang

Bisnis | Kamis, 03 Oktober 2024 | 18:09 WIB

Emas Antam Tembus Harga Tertinggi Hari Ini

Emas Antam Tembus Harga Tertinggi Hari Ini

Bisnis | Kamis, 03 Oktober 2024 | 08:56 WIB

Terkini

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:10 WIB

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:55 WIB

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:50 WIB

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:47 WIB

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:43 WIB

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:18 WIB