IKN Berisiko Jadi Proyek Mangkrak, Pakar Sarankan Prabowo Lakukan Hal Ini Setelah Jadi Presiden

Aprilo Ade Wismoyo, Lilis Varwati

Minggu, 13 Oktober 2024 | 22:21 WIB
IKN Berisiko Jadi Proyek Mangkrak, Pakar Sarankan Prabowo Lakukan Hal Ini Setelah Jadi Presiden
Istana Negara IKN (kemenparekraf.go.id)

Suara.com - Ibu Kota Nusantara (IKN) berisiko jadi proyek mangkrak akibat memakan terlalu banyak keuangan negara. Pakar Sosiologi Perkotaan dari Universitas Teknologi Nanyang, Singapura, Sulfikar Amir bahkan menyebut kalau IKN berisiko bernasib sama seperti proyek pembangunan wisma atlet Hambalang.

"IKN ini bisa menjadi Hambalang skala besar, super Hambalang. Karena bangunan-bangunan belum jadi dan saat ini biaya perawatannya aja ya untuk bangunan yang sudah ada di sana, belum jadi pun itu sebesar Rp1,3 triliun per tahun," ungkap Sulfikar, dikutip suara.com dari podcast bersama Bambang Widjojanto, Minggu (13/10/2024).

Menurut Sulfikar, bangunan yang sudah ada di IKN, seperti Istana Negara dan Istana Garuda, harus dirawat dengan baik agar tidak rusak akibat korosi. Selain itu, bangunan yang masih dalam proses juga dilanjutkan hingga selesai. Dia juga menyarankan agar pemerintah sebaiknya tidak perlu membuat bangunan baru. 

"Jangan menambah (pembangunan baru), selesaikan apa yang sudah dibangun supaya bisa dipakai," sarannya. 

Agar pembangunan IKN tidak sia-sia, Presiden terpilih Prabowo Subianto dianjurkan untuk lebih dulu lakukan audit seluruh proses pembangunan. Termasuk mengecek catatan pengeluaran biaya yang sudah dihabiskan. 

"Apakah benar-benar dihabiskan secara real, secara sepantasnya. Kemudian berapa besar biaya yang dibutuhkan lagi untuk menyelesaikan apa yang sudah dibangun," ujar Sulfikar.

Apabila sudah ada bangunan yang bisa dipakai, dia menyarankan untuk digunaka  dengan berbagai antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. Menurutnya IKN memang belum ideal ditemoati sebagai ibu kota, tapi paling tidak, bangunan yang sudah jadi bisa dimanfaatkan. 

Namun dia juga mempertanyakan komitmen Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk mau selesaikan IKN secepatnya. Sebab, pembangunan IKN sendiri tidak masuk  akan dilakukan pertama kali oleh pemerintahan Prabowo-Gibran.

"Adanya (program) makan siang gratis, kemudian TBC, lalu bangun sekolah dan lainnya, program-program yang menurut saya sangat realistis, sangat dibutuhkan," tuturnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sarat Kepentingan, Kapolri Listyo Sigit Diminta Turun Tangan Selidiki Pemecatan Ipda Rudy Soik oleh Polda NTT

Sarat Kepentingan, Kapolri Listyo Sigit Diminta Turun Tangan Selidiki Pemecatan Ipda Rudy Soik oleh Polda NTT

News | Minggu, 13 Oktober 2024 | 22:00 WIB

IKN Ancam Timbulkan Konflik Antara Pendatang dengan Warga Lokal? Sosiolog: Sejarah Berulang

IKN Ancam Timbulkan Konflik Antara Pendatang dengan Warga Lokal? Sosiolog: Sejarah Berulang

News | Minggu, 13 Oktober 2024 | 19:56 WIB

Waduh, Ambisi Jokowi Bangun IKN Disamakan Dengan Junta Militer Myanmar

Waduh, Ambisi Jokowi Bangun IKN Disamakan Dengan Junta Militer Myanmar

News | Minggu, 13 Oktober 2024 | 17:07 WIB

Sosiolog Ungkap Kegagalan Jokowi Dalam Membangun IKN: Meniadakan Demokrasi

Sosiolog Ungkap Kegagalan Jokowi Dalam Membangun IKN: Meniadakan Demokrasi

News | Minggu, 13 Oktober 2024 | 16:32 WIB

Tak Paham Cara Bangun Kota, Sosiolog Kritik Ambisi Jokowi Soal IKN Berakhir Antiklimaks

Tak Paham Cara Bangun Kota, Sosiolog Kritik Ambisi Jokowi Soal IKN Berakhir Antiklimaks

News | Minggu, 13 Oktober 2024 | 16:28 WIB

15 Ribu Polisi Bakal Jaga Pelantikan Prabowo-Gibran Pada 20 Oktober, Besok Gladi Gelar Pasukan

15 Ribu Polisi Bakal Jaga Pelantikan Prabowo-Gibran Pada 20 Oktober, Besok Gladi Gelar Pasukan

News | Minggu, 13 Oktober 2024 | 16:10 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×