IKN Ancam Timbulkan Konflik Antara Pendatang dengan Warga Lokal? Sosiolog: Sejarah Berulang

Andi Ahmad S, Lilis Varwati

Minggu, 13 Oktober 2024 | 19:56 WIB
IKN Ancam Timbulkan Konflik Antara Pendatang dengan Warga Lokal? Sosiolog: Sejarah Berulang
Presiden Jokowi resmikan Istana Negara di IKN (Twitter/@jokowi)

Suara.com - Penempatan aparat sipil negara (ASN) di Ibu Kota Nusantara (IKN) dinilai berisiko timbulkan konflik sosial antara masyarakat pendatang dengan warga lokal. Sebab, bisa jadi terdapat perbedaan budaya para pendatang dengan kebiasaan masyarakat Kalimantan.

Sosiolog Sulfikar Amir mengatakan, bila IKN jadi ditinggali oleh sebagian besar ASN kelas menengah, maka akan membawa budaya berbeda dengan budaya lokal.

"Pada saat yang bersamaan, kita melihat budaya masyarakat lokal itu sepertinya terpinggirkan. Ini bisa menjadi sumber gesekan sosial karena masyarakat lokal itu merasa mereka yang sudah berada di situ tapi kemudian yang menikmati adalah orang yang pendatang," kata Sulfikar, dikutip suara.com dari podcast bersama Bambang Widjojanto, Minggu (13/10/2024).

Sulfikar mencontohkan, konflik sosial itu pernah terjadi di Kalimantan pada tahun 2001 yang dikenal dengan konflik Sampit. Konflik itu menimbulkan kerusuhan antara etnis Dayak sebagai warga asli dengan Madura yang bermigrasi ke Kalimantan Tengah.

Berdasarkan data Yayasan Denny JA dan LSI Community dalam buku Menjadi Indonesia Tanpa Diskriminasi: Data, Teori, dan Solusi, jumlah korban tewas akibat konflik tersebut mencapai 469 orang dan 108.000 orang diungsikan.

"Saya kurang yakin apakah kalau IKN sudah dilakukan studi-studi risiko ini. Bahkan yang paling basic studi finansial pun juga enggak," kata Sulfikar.

Dia mengkritik, bahkan pemerintah juga tidak pernah mengungkapkan hasil studi finansial mengenai biaya yang dibutuhkan untuk membangun IKN hingga selesai.

"Kita enggak tahu sebenarnya berapa biaya real yang dibutuhkan untuk menyelesaikan paling tidak kawasan inti pusat pemerintahan yang luasnya itu sama seperti Jakarta Pusat plus Kuningan. Sekarang sudah hampir habis 90 triliun dan luas yang terbangun itu baru sekitar Monas saja," tuturnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh, Ambisi Jokowi Bangun IKN Disamakan Dengan Junta Militer Myanmar

Waduh, Ambisi Jokowi Bangun IKN Disamakan Dengan Junta Militer Myanmar

News | Minggu, 13 Oktober 2024 | 17:07 WIB

Sosiolog Ungkap Kegagalan Jokowi Dalam Membangun IKN: Meniadakan Demokrasi

Sosiolog Ungkap Kegagalan Jokowi Dalam Membangun IKN: Meniadakan Demokrasi

News | Minggu, 13 Oktober 2024 | 16:32 WIB

Stasiun Purwakarta, Saksi Bisu Jalur Berliku Penghubung Padalarang

Stasiun Purwakarta, Saksi Bisu Jalur Berliku Penghubung Padalarang

Your Say | Minggu, 13 Oktober 2024 | 19:05 WIB

Terkini

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

×