Pernyataan Macron soal Israel Picu Kontroversi, Ketua Senat Prancis Ngaku Terkejut

Bella | Suara.com

Kamis, 17 Oktober 2024 | 18:05 WIB
Pernyataan Macron soal Israel Picu Kontroversi, Ketua Senat Prancis Ngaku Terkejut
Ekspresi Presiden Prancis Emmanuel Macron setelah Prancis memenangkan pertandingan semifinal Piala Dunia 2022 atas Maroko di Stadion Al-Bayt di Al Khor, utara Doha pada Kamis (15/12/2022) dini hari WIB. Aneh ANDERSEN / AFP.

Suara.com - Pernyataan Presiden Prancis

Presiden Joko Widodo dan Presiden Prancis Emmanuel Macron di KTT G20. [Twitter/setkabgo]
Presiden Joko Widodo dan Presiden Prancis Emmanuel Macron di KTT G20. [Twitter/setkabgo]

dalam rapat kabinet minggu ini memicu kritik tajam, baik dari dalam maupun luar negeri. Macron mengatakan bahwa Israel tidak boleh melupakan keberadaannya berutang pada resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pernyataan itu disampaikan Macron setelah insiden penembakan oleh pasukan Israel terhadap penjaga perdamaian PBB di Lebanon.

Pernyataan tersebut langsung memicu reaksi keras dari Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dan juga menimbulkan kegelisahan di kalangan komunitas Yahudi Prancis.

Di tengah ketegangan yang meningkat antara Prancis dan Israel, Ketua Senat Prancis, Gérard Larcher, turut angkat bicara dengan mengkritik pernyataan Macron.

"Itu menunjukkan ketidaktahuan terhadap sejarah lahirnya Negara Israel," ujar Larcher dalam wawancara dengan stasiun radio Europe 1 pada Kamis.

Ia menyatakan dirinya terkejut bahwa pernyataan semacam itu bisa muncul dari seorang kepala negara.

"Menyangkal keberadaan Israel menyentuh pertanyaan-pertanyaan fundamental bagi saya," tegasnya.

Larcher juga menekankan bahwa pendirian Israel bukanlah sekadar hasil dari keputusan administratif yang disahkan oleh PBB. Ia mengingatkan bahwa proses pembentukan Israel jauh lebih kompleks, termasuk peran Deklarasi Balfour 1917 oleh Inggris dan dampak dari Holocaust.

Pernyataan Macron, yang dilaporkan muncul dalam rapat tertutup di Istana Elysee, disampaikan oleh dua sumber yang tidak disebutkan namanya kepada AFP. Dalam pernyataan tersebut, Macron menekankan pentingnya Israel menghormati keputusan PBB, merujuk pada resolusi yang diadopsi pada November 1947 tentang pembagian Palestina menjadi negara Yahudi dan Arab.

Namun, pernyataan tersebut ditanggapi keras oleh Netanyahu. Ia menegaskan bahwa berdirinya Israel adalah hasil dari Perang Arab-Israel 1948, bukan sekadar keputusan PBB.

"Mr. Netanyahu tidak boleh melupakan bahwa negaranya diciptakan oleh keputusan PBB," kata Macron dalam rapat kabinet tersebut.

“Oleh karena itu, ini bukan saatnya untuk mengabaikan keputusan PBB,” imbuhnya.

Sementara itu, komentar Larcher yang juga merupakan tokoh senior dari partai kanan Republik (LR), menambah dimensi politis dalam perdebatan ini. Larcher, yang berada di urutan kedua dalam konstitusi Prancis setelah presiden, menilai bahwa presiden seharusnya lebih peka terhadap sejarah penting yang membentuk Israel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Putus Akses Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

Israel Putus Akses Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 17:28 WIB

Tegang! Komandan IRGC: Serangan Israel Akan Dibalas dengan Lebih Menyakitkan

Tegang! Komandan IRGC: Serangan Israel Akan Dibalas dengan Lebih Menyakitkan

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 16:34 WIB

AS Ancam Batasi Bantuan Militer ke Israel Jika Gaza Kelaparan

AS Ancam Batasi Bantuan Militer ke Israel Jika Gaza Kelaparan

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 16:00 WIB

Situs Bersejarah Nabi Yakub di Lebanon Dihancurkan Israel

Situs Bersejarah Nabi Yakub di Lebanon Dihancurkan Israel

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 14:58 WIB

Joe Biden Teriaki PM Israel, Sebut Benjamin Netanyahu Orang Jahat Bermulut Besar

Joe Biden Teriaki PM Israel, Sebut Benjamin Netanyahu Orang Jahat Bermulut Besar

Bisnis | Kamis, 17 Oktober 2024 | 14:49 WIB

Provinsi Latakia Diduga Diserang Israel, Ledakan di Langit Suriah Menggema

Provinsi Latakia Diduga Diserang Israel, Ledakan di Langit Suriah Menggema

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 14:47 WIB

Kantor Wali Kota Hancur, Lebanon Kecam kebrutalan Israel, PBB Investigasi!

Kantor Wali Kota Hancur, Lebanon Kecam kebrutalan Israel, PBB Investigasi!

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 14:21 WIB

Tegang! Serangan Israel ke UNIFIL Picu Kemarahan Eropa, PM Italia Bersiap ke Beirut

Tegang! Serangan Israel ke UNIFIL Picu Kemarahan Eropa, PM Italia Bersiap ke Beirut

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 14:13 WIB

Uni Eropa Bersatu Tekan Israel Usai Serangan Terhadap Pasukan Penjaga Perdamaian di Lebanon

Uni Eropa Bersatu Tekan Israel Usai Serangan Terhadap Pasukan Penjaga Perdamaian di Lebanon

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 12:00 WIB

Kisah Israel yang Tinggalkan AFC pada 1974, Timnas Indonesia Selanjutnya?

Kisah Israel yang Tinggalkan AFC pada 1974, Timnas Indonesia Selanjutnya?

Bola | Kamis, 17 Oktober 2024 | 10:33 WIB

Terkini

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

News | Rabu, 01 April 2026 | 22:29 WIB

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:54 WIB

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:50 WIB

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:43 WIB

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:30 WIB

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:08 WIB

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:54 WIB

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:30 WIB

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:21 WIB

Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru

Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:18 WIB