Uni Eropa Bersatu Tekan Israel Usai Serangan Terhadap Pasukan Penjaga Perdamaian di Lebanon

Aprilo Ade Wismoyo

Kamis, 17 Oktober 2024 | 12:00 WIB
Uni Eropa Bersatu Tekan Israel Usai Serangan Terhadap Pasukan Penjaga Perdamaian di Lebanon
Apa itu Uni Eropa (Pixabay)

Suara.com - Enam belas negara Uni Eropa (UE) yang berkontribusi pasukan untuk Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) sepakat untuk meningkatkan tekanan politik dan diplomatik terhadap Israel guna mencegah insiden lebih lanjut yang melibatkan misi tersebut.

Keputusan ini diambil setelah konferensi video yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan Italia, Guido Crosetto, dan Menteri Pertahanan Prancis, Sebastien Lecornu, pada Rabu (16/10), di tengah meningkatnya ketegangan antara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan Hizbullah di selatan Lebanon.

Konferensi tersebut diikuti oleh negara-negara utama UE, termasuk Irlandia, Jerman, Spanyol, Austria, dan Yunani.

Negara-negara ini secara bersama-sama mengutuk berbagai serangan terhadap markas UNIFIL dan mendesak Israel untuk mengambil langkah-langkah pencegahan agar insiden serupa tidak terulang.

Meskipun Israel telah meminta UNIFIL untuk menarik pasukannya sejauh 5 km dari perbatasan Israel-Lebanon, yang berarti meninggalkan semua posisi UNIFIL di selatan Lebanon, negara-negara kontributor misi tersebut menolak permintaan itu.

Kementerian Pertahanan Italia dalam pernyataannya menyatakan bahwa hasil utama pertemuan tersebut adalah keinginan bersama untuk memberikan tekanan politik dan diplomatik yang signifikan kepada Israel agar tidak ada insiden lain yang terjadi. Selain itu, pernyataan tersebut juga menegaskan bahwa Hizbullah tidak dapat menggunakan personel UNIFIL sebagai perisai dalam konteks konflik.

Seruan ini muncul setelah serangkaian serangan IDF yang menargetkan posisi UNIFIL di selatan Lebanon sejak 9 Oktober, yang menyebabkan beberapa pasukan penjaga perdamaian mengalami luka-luka.

Pada hari yang sama, negara-negara UE menegaskan kembali komitmen mereka untuk menjaga kehadiran UNIFIL yang stabil di wilayah tersebut dan menyatakan bahwa setiap perubahan terkait masa depan misi harus diputuskan secara kolektif oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa. (Antara)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Israel yang Tinggalkan AFC pada 1974, Timnas Indonesia Selanjutnya?

Kisah Israel yang Tinggalkan AFC pada 1974, Timnas Indonesia Selanjutnya?

Bola | Kamis, 17 Oktober 2024 | 10:33 WIB

IRGC Desak Negara Muslim Bersatu dalam Solidaritas dengan Iran Melawan Rezim Zionis

IRGC Desak Negara Muslim Bersatu dalam Solidaritas dengan Iran Melawan Rezim Zionis

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 07:06 WIB

Lebanon Serukan DK PBB Hentikan Agresi Israel dan Tarik Pasukan

Lebanon Serukan DK PBB Hentikan Agresi Israel dan Tarik Pasukan

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 05:53 WIB

Bom Waktu Kesehatan? Wabah Kolera Mengancam Lebanon di Tengah Eskalasi Konflik

Bom Waktu Kesehatan? Wabah Kolera Mengancam Lebanon di Tengah Eskalasi Konflik

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 05:43 WIB

PBB Kecam Israel: Serangan Terhadap Petani Palestina Ancam Kedaulatan Pangan dan Hak Asasi

PBB Kecam Israel: Serangan Terhadap Petani Palestina Ancam Kedaulatan Pangan dan Hak Asasi

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 05:18 WIB

Serangan Israel di Nabatiyeh, Enam Orang Tewas Termasuk Seorang Wali Kota

Serangan Israel di Nabatiyeh, Enam Orang Tewas Termasuk Seorang Wali Kota

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 04:10 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×