Serangan Israel Terus Gempur Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara, Warga Palestina Kian Terdesak

Bella | Suara.com

Sabtu, 19 Oktober 2024 | 19:18 WIB
Serangan Israel Terus Gempur Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara, Warga Palestina Kian Terdesak
Arsip - Sejumlah Pasukan Israel melintas di salah satu bagian Rumah Sakit Al Shifa Gaza. [Tangkapan layar X @One_Dawah]

Suara.com - Tiga rumah sakit di Gaza utara yang masih beroperasi secara terbatas, yakni Rumah Sakit al-Awda, Kamal Adwan, dan Rumah Sakit Indonesia, tengah berada di bawah serangan intensif pasukan Israel. Ketiga rumah sakit ini merawat pasien dengan luka berat sekaligus menampung ribuan warga Palestina yang terlantar akibat serangan yang terus berlangsung selama tiga minggu terakhir. Pada Sabtu pagi, Rumah Sakit al-Awda di Jabalia menjadi target serangan udara, sementara Rumah Sakit Kamal Adwan dan Rumah Sakit Indonesia di Beit Lahiya juga terkena tembakan artileri, menurut laporan koresponden Al Jazeera.

Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan, serangan di dekat laboratorium Rumah Sakit Kamal Adwan menewaskan satu orang dan melukai beberapa lainnya. Di lokasi berbeda, sedikitnya 11 warga Palestina tewas dalam serangan udara di kamp pengungsi Maghazi, Gaza tengah. Selain itu, tujuh orang dilaporkan tewas dalam serangan di sebuah sekolah yang menampung pengungsi Palestina di kamp al-Shati, di barat Jabalia.

Seiring dengan eskalasi serangan, korban tewas terus bertambah. Hingga Sabtu ini, lebih dari 67 warga Palestina dilaporkan tewas dalam serangan udara Israel di berbagai wilayah Gaza dalam 24 jam terakhir. Sejak pengepungan dimulai dua minggu lalu, jumlah korban tewas telah melampaui 450 orang, sementara ribuan lainnya terluka.

Rumah Sakit Dalam Kepungan

Kondisi di Rumah Sakit Indonesia semakin memburuk setelah bagian lantai dua, lantai tiga, serta halaman rumah sakit terkena serangan, menambah jumlah korban di rumah sakit tersebut. Sekitar 40 pasien dilaporkan terjebak di dalam rumah sakit, sementara pasukan Israel telah mengepung bangunan itu dengan tank-tanknya, seperti dilaporkan oleh Tarek Abu Azzoum dari Al Jazeera.

Di sisi lain, serangan terhadap Rumah Sakit al-Awda memutus pasokan listrik ke fasilitas tersebut, semakin memperburuk kondisi di wilayah Jabalia yang sejak 15 hari terakhir telah terputus dari pasokan makanan dan air. Warga setempat menggambarkan situasi di Jabalia semakin mencekam, dengan bau kematian tercium di setiap sudut kamp pengungsi.

“Kami terjebak oleh tank-tank Israel, dan kehancuran ada di mana-mana. Tidak ada tempat yang aman,” kata seorang saksi mata di Jabalia.

Penderitaan di Bawah Reruntuhan

Selain rumah sakit, serangan Israel juga menyasar kawasan pemukiman dan sekolah. Di kamp al-Nuseirat, empat warga Palestina tewas dalam serangan udara, sementara di Jabalia, korban tewas diperkirakan akan bertambah karena banyak warga yang masih terperangkap di bawah reruntuhan. Kementerian Kesehatan Gaza memperingatkan bahwa jumlah korban jiwa masih akan meningkat, terutama karena beberapa korban yang terluka dalam kondisi kritis.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyuarakan keprihatinan mereka terkait situasi di Gaza, menuduh Israel menghalangi masuknya lebih dari 50 tenaga medis dari delapan kelompok kemanusiaan yang ingin memberikan bantuan. Ini adalah kali pertama seluruh organisasi kemanusiaan dilarang beroperasi di wilayah tersebut.

Serangan Israel diklaim bertujuan untuk menghentikan pejuang Hamas yang diduga berencana untuk melakukan serangan lanjutan. Namun, Kementerian Kesehatan Gaza menegaskan bahwa sebagian besar korban adalah warga sipil.

Krisis Kemanusiaan Terus Memburuk

Rumah sakit di Gaza utara kini berada di titik kritis, dengan jumlah pasien yang terus membludak dan kekurangan pasokan medis. Petugas kesehatan telah mendesak dunia internasional untuk segera mengirimkan pasokan bahan bakar, makanan, dan obat-obatan guna mengatasi krisis kemanusiaan yang semakin parah.

Situasi di Gaza, yang dahulu dihuni oleh lebih dari setengah dari 2,3 juta penduduk wilayah tersebut, kini semakin porak-poranda. Pengepungan ini telah menyebabkan ribuan nyawa melayang, sementara harapan akan adanya bantuan kemanusiaan yang memadai masih belum terlihat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Rumah Sakit di Gaza Utara Dikepung dan Diserang Israel, Puluhan Tewas

3 Rumah Sakit di Gaza Utara Dikepung dan Diserang Israel, Puluhan Tewas

News | Sabtu, 19 Oktober 2024 | 17:17 WIB

BREAKING NEWS: Tank Israel Kepung Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara

BREAKING NEWS: Tank Israel Kepung Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara

News | Sabtu, 19 Oktober 2024 | 15:50 WIB

Ayatollah Khamenei: Sinwar Simbol Perlawanan! Hamas Tetap Hidup Meski Kehilangan Pemimpin

Ayatollah Khamenei: Sinwar Simbol Perlawanan! Hamas Tetap Hidup Meski Kehilangan Pemimpin

News | Sabtu, 19 Oktober 2024 | 15:55 WIB

Israel Gunakan Kelaparan Sebagai Senjata? Pelapor PBB: Gaza di Ambang Bencana

Israel Gunakan Kelaparan Sebagai Senjata? Pelapor PBB: Gaza di Ambang Bencana

News | Sabtu, 19 Oktober 2024 | 15:32 WIB

Tentara Israel yang Menemukan Jenazah Yahya Sinwar Menggambarkannya Sebagai Sosok yang "Kecil, Jelek dan Hancur"

Tentara Israel yang Menemukan Jenazah Yahya Sinwar Menggambarkannya Sebagai Sosok yang "Kecil, Jelek dan Hancur"

News | Sabtu, 19 Oktober 2024 | 13:13 WIB

Tim Forensik Israel Laporkan Hasil Otopsi Yahya Sinwar, Luka Tembak di Kepala Hingga Jari yang Dipotong

Tim Forensik Israel Laporkan Hasil Otopsi Yahya Sinwar, Luka Tembak di Kepala Hingga Jari yang Dipotong

News | Sabtu, 19 Oktober 2024 | 12:49 WIB

Jadi Rumah Sakit Berbasis Wakaf Pertama di Asia, RS Mata Achmad Wardi Dilengkapi Berbagai Fasilitas Kesehatan Terbaik

Jadi Rumah Sakit Berbasis Wakaf Pertama di Asia, RS Mata Achmad Wardi Dilengkapi Berbagai Fasilitas Kesehatan Terbaik

Bisnis | Sabtu, 19 Oktober 2024 | 08:06 WIB

Aksi Nyata! Buruh Pelabuhan di Yunani Memblokir Kargo Amunisi untuk Israel: Pembunuh, Keluar dari Pelabuhan

Aksi Nyata! Buruh Pelabuhan di Yunani Memblokir Kargo Amunisi untuk Israel: Pembunuh, Keluar dari Pelabuhan

News | Sabtu, 19 Oktober 2024 | 05:10 WIB

Hamas Konfirmasi Kabar Kematian Yahya Sinwar, Ajukan Syarat Ini Jika Israel Ingin Sandera Bebas

Hamas Konfirmasi Kabar Kematian Yahya Sinwar, Ajukan Syarat Ini Jika Israel Ingin Sandera Bebas

News | Sabtu, 19 Oktober 2024 | 04:10 WIB

Terkini

Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!

Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:04 WIB

Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:49 WIB

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:22 WIB

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:53 WIB

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:35 WIB

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:34 WIB

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:26 WIB

Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar

Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:21 WIB

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:19 WIB