Hamas Konfirmasi Kabar Kematian Yahya Sinwar, Ajukan Syarat Ini Jika Israel Ingin Sandera Bebas

Bella Suara.Com
Sabtu, 19 Oktober 2024 | 04:10 WIB
Hamas Konfirmasi Kabar Kematian Yahya Sinwar, Ajukan Syarat Ini Jika Israel Ingin Sandera Bebas
Pemmpin Hamas Yahya Sinwar (Foto/Dok.Ist)

Suara.com - Pemimpin Hamas, Yahya Sinwar, yang dikenal sebagai otak di balik serangan lintas batas paling mematikan dalam sejarah Israel pada tahun 2023, dilaporkan tewas dalam pertempuran. Kabar ini dikonfirmasi oleh Khalil Al-Hayya, wakil pemimpin Hamas di Gaza sekaligus negosiator utama kelompok tersebut, pada Jumat.

Kematian Sinwar merupakan pukulan besar bagi Hamas, yang sudah kehilangan beberapa pemimpin dan komandan militer akibat serangan udara Israel sejak serangan brutal pada 7 Oktober 2023.

Serangan itu menewaskan sekitar 1.200 orang, berdasarkan catatan Israel, dan memicu krisis sandera ketika Hamas membawa sekitar 250 orang ke Gaza.

Yahya Sinwar dikenang sebagai sosok yang tak kenal ampun di antara rakyat Palestina yang berkolaborasi dengan Israel dan sebagai musuh bebuyutan negara tersebut.

Sinwar pernah dipenjara selama bertahun-tahun oleh Israel dan kemudian menjadi pemimpin tertinggi Hamas pada 6 Agustus 2023. Ia menggantikan mantan kepala politik Ismail Haniyeh yang dibunuh di Teheran pada 31 Juli 2023.

Dilahirkan di sebuah kamp pengungsi di Khan Younis, Gaza selatan, Sinwar yang berusia 62 tahun terpilih sebagai pemimpin Hamas di Gaza pada 2017.

Selama setengah hidupnya, ia mendekam di penjara-penjara Israel, menjadikannya sosok yang sangat berpengaruh di kalangan Hamas setelah tewasnya Haniyeh. Sejak awal perang, Sinwar terus berada di Gaza, meski berulang kali menjadi target Israel.

Pasca tewasnya Sinwar, Hamas menyatakan bahwa mereka tidak akan melepaskan para sandera kecuali Israel menghentikan agresinya di Gaza, menarik mundur pasukan, dan membebaskan tahanan Palestina.

"tidak akan kembali... kecuali agresi terhadap rakyat kami di Gaza dihentikan, ada penarikan total, dan para tahanan pahlawan kami dibebaskan dari penjara Israel." kata Khalil al-Hayya, dalam pernyataan video yang disampaikan melalui AFP.

Baca Juga: Tegas! Lebanon Tolak Campur Tangan Iran di Perbatasan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI