Netanyahu Tuding Iran Ingin Bangun Gudang Bom Nuklir untuk Hancurkan Israel

Bella

Selasa, 29 Oktober 2024 | 12:40 WIB
Netanyahu Tuding Iran Ingin Bangun Gudang Bom Nuklir untuk Hancurkan Israel
Benjamin Netanyahu. (Foto: AFP)

Suara.com - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, pada Senin (23/10), menegaskan bahwa Iran sedang berusaha mengembangkan gudang bom nuklir yang ditujukan untuk menghancurkan Israel. Peringatan ini datang dua hari setelah Israel melancarkan serangan udara ke sejumlah target militer di Iran sebagai respons terhadap serangan Iran pada 1 Oktober, yang disebut-sebut sebagai balasan atas kematian pemimpin militan yang didukung Iran dan seorang komandan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC).

“Iran berusaha mengembangkan gudang bom nuklir yang dilengkapi dengan rudal jarak jauh, rudal antarbenua yang coba dikembangkan untuk menghancurkan kami,” ujar Netanyahu di depan para anggota parlemen dalam sesi musim dingin Knesset.

Netanyahu juga menekankan bahwa menghentikan program nuklir Iran merupakan prioritas utama bagi Israel, meskipun ia tak dapat membocorkan semua rencana dan tindakan yang akan diambil untuk tujuan tersebut.

“Iran bisa mengancam seluruh dunia kapan saja,” imbuhnya.

Sementara itu, Iran berulang kali membantah tuduhan pengembangan senjata nuklir, menegaskan bahwa program nuklir mereka semata-mata untuk tujuan damai. Namun, Iran telah mengurangi kerja samanya dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dalam beberapa tahun terakhir, seraya meningkatkan stok uranium yang telah diperkaya.

Konflik yang meningkat ini semakin rumit dengan keterlibatan sekutu Iran, seperti Hizbullah di Lebanon, yang turut mendukung Hamas dalam perang Gaza. Netanyahu menyebut bahwa poros kejahatan fanatik yang dipimpin oleh Iran tidak hanya mengancam Israel, tetapi juga berpotensi mengambil alih kekuasaan di wilayah Timur Tengah.

“Menurut Iran, jika Israel jatuh, banyak negara lain yang akan ikut jatuh. Seluruh Timur Tengah akan berada di bawah kendalinya,” jelasnya.

Di tengah ketegangan ini, Dewan Keamanan PBB dijadwalkan bertemu atas permintaan Iran, yang mendesak dunia untuk mengecam serangan Israel pada Sabtu yang menewaskan empat tentara dan menyebabkan kerusakan.

Menuju Perdamaian dengan Negara Arab

Netanyahu juga menyinggung aspirasi perdamaian Israel dengan negara-negara Arab lainnya. Ia mengaku ingin melanjutkan proses yang dimulai beberapa tahun lalu melalui Kesepakatan Abraham yang ditandatangani pada 2020, untuk membangun hubungan diplomatik dengan Uni Emirat Arab, Bahrain, Maroko, dan Sudan.

baca juga

Dalam pidatonya, Netanyahu menekankan pendekatan perdamaian dari kekuatan sebagai dasar hubungan dengan negara-negara Arab, sembari mengakui bahwa beberapa negara Arab mengamati keteguhan Israel menghadapi serangan dari Iran.

“Negara-negara ini dan lainnya melihat dengan baik bagaimana kami memberikan pukulan kepada mereka yang menyerang kami, poros kejahatan Iran,” tambahnya.

Kesepakatan Abraham ini, yang diinisiasi oleh mantan Presiden AS Donald Trump, membuka jalan bagi Israel untuk memperkuat kedekatan diplomatiknya di kawasan Timur Tengah. Kini, didukung oleh Amerika Serikat, Israel tengah berupaya memperluas hubungan tersebut, termasuk dengan Arab Saudi, meski Riyadh menegaskan bahwa pengakuan terhadap Israel hanya akan diberikan jika ada kemajuan signifikan dalam solusi dua negara bagi Palestina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Butuh Gencatan Senjata, Joe Biden: Perang di Gaza Harus Diakhiri

Butuh Gencatan Senjata, Joe Biden: Perang di Gaza Harus Diakhiri

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 10:08 WIB

AS Kecam Blokade Israel yang Bikin Bantuan Kemanusiaan Tak Sampai ke Warga Jabalia Gaza

AS Kecam Blokade Israel yang Bikin Bantuan Kemanusiaan Tak Sampai ke Warga Jabalia Gaza

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 09:03 WIB

Jerman Kecam Keras UU Israel yang Ancam Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina

Jerman Kecam Keras UU Israel yang Ancam Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 08:54 WIB

Israel Larang Badan Pengungsi PBB UNRWA Beroperasi di Wilayahnya, Begini Respons Dunia Internasional

Israel Larang Badan Pengungsi PBB UNRWA Beroperasi di Wilayahnya, Begini Respons Dunia Internasional

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 08:49 WIB

Platform X Tangguhkan Akun Atas Nama Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei

Platform X Tangguhkan Akun Atas Nama Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 08:43 WIB

Korban Tewas di Gaza Melampaui 43.000 Jiwa, Mayoritas Wanita dan Anak-anak

Korban Tewas di Gaza Melampaui 43.000 Jiwa, Mayoritas Wanita dan Anak-anak

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 08:32 WIB

"Balas Dendam Murni": Pengakuan Mengejutkan Mantan Tentara Israel Soal Gaza

"Balas Dendam Murni": Pengakuan Mengejutkan Mantan Tentara Israel Soal Gaza

News | Senin, 28 Oktober 2024 | 22:44 WIB

Warga Iran Pertanyakan Serangan Israel: Kapan Kami Bisa Hidup Damai?

Warga Iran Pertanyakan Serangan Israel: Kapan Kami Bisa Hidup Damai?

Video | Selasa, 29 Oktober 2024 | 10:05 WIB

Serangan Israel di Tyre Tewaskan 7 Orang, Gerak-gerik Hizbullah Jadi Kambing Hitam

Serangan Israel di Tyre Tewaskan 7 Orang, Gerak-gerik Hizbullah Jadi Kambing Hitam

News | Senin, 28 Oktober 2024 | 19:43 WIB

Tak Adil! Putin Serukan Hukum Internasional untuk Kemerdekaan Palestina

Tak Adil! Putin Serukan Hukum Internasional untuk Kemerdekaan Palestina

Video | Selasa, 29 Oktober 2024 | 09:10 WIB

Terkini

Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta

Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:55 WIB

Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako

Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:45 WIB

Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat

Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:04 WIB

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:48 WIB

Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap

Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:30 WIB

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:12 WIB

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:17 WIB

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:08 WIB

Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator

Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:07 WIB

UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total

UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:57 WIB