AS Kecam Blokade Israel yang Bikin Bantuan Kemanusiaan Tak Sampai ke Warga Jabalia Gaza

Bella

Selasa, 29 Oktober 2024 | 09:03 WIB
AS Kecam Blokade Israel yang Bikin Bantuan Kemanusiaan Tak Sampai ke Warga Jabalia Gaza
Suasana di luar kantor UNRWA di Jalur Gaza. [Dok.Antara]

Suara.com - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat pada Senin (30/10) menyampaikan keprihatinan mendalam atas sulitnya bantuan kemanusiaan mencapai warga di wilayah Jabalia, Gaza Utara. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Matthew Miller, menegaskan bahwa kondisi tersebut sangat tidak dapat diterima oleh Amerika Serikat.

"Kami menilai bahwa makanan, air, dan obat-obatan yang sangat dibutuhkan di Jabalia belum sampai ke masyarakat. Kami ingin situasi ini segera berubah," ujar Miller, menggarisbawahi harapan Washington agar situasi kemanusiaan di Gaza dapat diperbaiki.

Di sisi lain, Layanan Darurat Sipil Palestina melaporkan bahwa sekitar 100.000 warga yang tersebar di Jabalia, Beit Lahiya, dan Beit Hanoun kini terisolasi tanpa akses kebutuhan dasar, termasuk suplai medis dan pangan. Sementara itu, laporan ini belum dapat diverifikasi secara independen oleh pihak ketiga.

Operasional Layanan Darurat Sipil Palestina juga disebutkan terhenti akibat serangan tiga minggu berturut-turut yang dilancarkan oleh militer Israel di Gaza Utara. Pihak Israel mengklaim bahwa serangan ini bertujuan mengeliminasi kelompok Hamas yang sebelumnya disebut telah memperkuat diri di wilayah tersebut.

Pemerintah Israel melancarkan operasi militer di Gaza Utara dengan tujuan mencegah kelompok Hamas untuk kembali mengorganisasi diri. Sejak tewasnya pimpinan Hamas, Yahya Sinwar, lebih dari sepekan lalu, serangan ini semakin gencar.

Miller menggarisbawahi bahwa AS secara tegas menolak upaya yang berpotensi mengarah pada pengepungan yang mengisolasi warga sipil atau menutup akses Gaza Utara dari seluruh wilayah jalur Gaza. Terkait hal ini, Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, turut membahas proposal rencana jenderal dengan Israel.

Rencana yang diusulkan oleh para mantan komandan militer ini meminta warga sipil Palestina mengungsi dari Gaza Utara, yang nantinya akan dijadikan zona militer tertutup. Namun, pihak Israel menyatakan kepada AS bahwa mereka tidak menerapkan rencana ini.

Di sisi lain, AS telah mengirim surat kepada Israel, menekankan agar sejumlah langkah kemanusiaan dilakukan dalam 30 hari demi memperbaiki situasi di Gaza. Menurut Miller, pihak Israel belum sepenuhnya melaksanakan perubahan yang diajukan dalam surat tersebut.

"Kami akan menunggu hingga tenggat waktu 30 hari sebelum memberikan penilaian akhir," tambahnya.

baca juga

Di tengah ketegangan ini, parlemen Israel pada Senin meloloskan undang-undang yang melarang Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) beroperasi di negara tersebut. Sebelum pengesahan undang-undang tersebut, AS telah mengungkapkan kekhawatirannya kepada Israel. Miller menekankan bahwa UNRWA memiliki peran yang tak tergantikan dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan di Gaza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jerman Kecam Keras UU Israel yang Ancam Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina

Jerman Kecam Keras UU Israel yang Ancam Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 08:54 WIB

Israel Larang Badan Pengungsi PBB UNRWA Beroperasi di Wilayahnya, Begini Respons Dunia Internasional

Israel Larang Badan Pengungsi PBB UNRWA Beroperasi di Wilayahnya, Begini Respons Dunia Internasional

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 08:49 WIB

Platform X Tangguhkan Akun Atas Nama Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei

Platform X Tangguhkan Akun Atas Nama Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 08:43 WIB

Korban Tewas di Gaza Melampaui 43.000 Jiwa, Mayoritas Wanita dan Anak-anak

Korban Tewas di Gaza Melampaui 43.000 Jiwa, Mayoritas Wanita dan Anak-anak

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 08:32 WIB

"Balas Dendam Murni": Pengakuan Mengejutkan Mantan Tentara Israel Soal Gaza

"Balas Dendam Murni": Pengakuan Mengejutkan Mantan Tentara Israel Soal Gaza

News | Senin, 28 Oktober 2024 | 22:44 WIB

Serangan Israel di Tyre Tewaskan 7 Orang, Gerak-gerik Hizbullah Jadi Kambing Hitam

Serangan Israel di Tyre Tewaskan 7 Orang, Gerak-gerik Hizbullah Jadi Kambing Hitam

News | Senin, 28 Oktober 2024 | 19:43 WIB

Iran Tidak Ingin Perang dengan Israel, Tapi...

Iran Tidak Ingin Perang dengan Israel, Tapi...

News | Senin, 28 Oktober 2024 | 18:48 WIB

Geopolitik Timur Tengah Kian Panas, Rupiah Minggir Dulu!

Geopolitik Timur Tengah Kian Panas, Rupiah Minggir Dulu!

Bisnis | Senin, 28 Oktober 2024 | 17:40 WIB

Sumber Militer Israel Sebut 30 Tentara Tewas di Gaza dan Lebanon

Sumber Militer Israel Sebut 30 Tentara Tewas di Gaza dan Lebanon

News | Senin, 28 Oktober 2024 | 15:48 WIB

Israel Lancarkan Serangan Udara di Lebanon Selatan, 21 Orang Tewas

Israel Lancarkan Serangan Udara di Lebanon Selatan, 21 Orang Tewas

News | Senin, 28 Oktober 2024 | 15:27 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×