Mobil Dinas Kadishub Mukomuko Tabrak Pemotor, Tangan Korban Patah dan Keluar Darah dari Telinga

Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 30 Oktober 2024 | 15:15 WIB
Mobil Dinas Kadishub Mukomuko Tabrak Pemotor, Tangan Korban Patah dan Keluar Darah dari Telinga
Mobil dinas yang dikendarai oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Sirat Purnama mengalami kecelakaan lalu lintas, Rabu (30/10/2024). (ANTARA/Ferri).

Suara.com - Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Sirat Purnama, kecelakaan. Mobil dinas yang dikendarainya mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera di Desa Retak Mudik, Kecamatan Sungai Rumbai, Rabu (20/10/2024) pagi.

"Kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi di Jalan Lintas Bengkulu-Padang di Desa Retak Mudik Kecamatan Sungai Rumbai," kata Kapolsek Sungai Rumbai Ipda Robyy Has Wantania dalam keterangannya di Mukomuko, Rabu.

Robby mengatakakan kecelakaan lalu lintas itu melibatkan mobil dinas Toyota Innova bernomor polisi BD 1279 NY dan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi F 4729 FBB.

Sedangkan pengemudi mobil dinas Innova Sirat Purnama (50), pegawai negeri sipil (PNS), warga Desa Ujung Padang dan pengemudi sepeda motor Honda Vario Fichi Widia Juniansa (33), warga Desa Retak Mudik.

Adapun kronologis kejadiannya bermula saat Sirat mengendarai mobil dinas Toyota Innova melaju dari arah Mukomuko menuju ke arah Kota Bengkulu.

Kemudian, korban Fichi, pengendara motor vario melaju dari arah Kecamatan Ipuh dan belok kanan ke rumahnya yang berada di Desa Retak Mudik, dan kemudian terjadi kecelakaan lalu lintas.

Akibat kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut, pengemudi mobil Innova yang dikendarai Sirat tidak mengalami luka, sedangkan pengemudi sepeda motor Honda Vario yang dikendarai Fichi Widia mengalami bengkak di bagian kepala depan dan belakang.

Selain itu, korban juga mengalami patah di bagian pergelangan tangan kiri, keluar darah dari kedua telinga, luka lecet pada paha dan pipi. Selanjutnya korban dirujuk ke rumah sakit Padang, Sumatera Barat.

Lalu, mobil dinas Innova yang dikendarai Sirat rusak pada bagian bodi bagian depan, dan bagian depan sepeda motor Honda Vario yang dikendarai Fichi mengalami rusak total. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maung MV3 Buatan Pindad Siap Dibagi ke Menteri-menteri pada Februari

Maung MV3 Buatan Pindad Siap Dibagi ke Menteri-menteri pada Februari

Otomotif | Selasa, 29 Oktober 2024 | 21:44 WIB

Bukan Alphard atau Land Cruiser, Ini Spesifikasi Pindad Maung Mobil Dinas Menteri Seharga Rp1,2 Miliar!

Bukan Alphard atau Land Cruiser, Ini Spesifikasi Pindad Maung Mobil Dinas Menteri Seharga Rp1,2 Miliar!

Lifestyle | Selasa, 29 Oktober 2024 | 19:54 WIB

Sosok Abraham Mose di Balik Mobil Pindad Maung yang Jadi Tunggangan Menteri Prabowo

Sosok Abraham Mose di Balik Mobil Pindad Maung yang Jadi Tunggangan Menteri Prabowo

Lifestyle | Selasa, 29 Oktober 2024 | 16:39 WIB

Menteri Dilarang Gunakan Mobil Impor Sebagai Kendaraan Dinas Berujung Klarifikasi

Menteri Dilarang Gunakan Mobil Impor Sebagai Kendaraan Dinas Berujung Klarifikasi

Otomotif | Selasa, 29 Oktober 2024 | 14:07 WIB

Erick Thohir Setuju, Mobil Dinas Menteri Pakai Buatan Pindad

Erick Thohir Setuju, Mobil Dinas Menteri Pakai Buatan Pindad

Bisnis | Selasa, 29 Oktober 2024 | 11:52 WIB

Terkini

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:45 WIB

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:34 WIB

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24 WIB

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:45 WIB

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:15 WIB

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:00 WIB

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:55 WIB

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:46 WIB

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB