Sejarah Letusan Gunung Lewotobi: Dari 1932 Hingga Tragedi 2024

M Nurhadi

Rabu, 06 November 2024 | 10:41 WIB
Sejarah Letusan Gunung Lewotobi: Dari 1932 Hingga Tragedi 2024
Anggota tim penyelamat membawa kantong jenazah berisi korban letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Desa Klatanlo, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Senin (4/11/2024). [ARNOLD WELIANTO / AFP]

Suara.com - Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terjadi pada Senin (4/11/2024) dini hari menewaskan 10 warga Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Korban meninggal dunia sebagian besar akibat tertimpa material batu besar yang meluncur dari puncak gunung. Atap dan bangunan tempat mereka berlindung hancur.

Sejarah letusan Gunung Lewotobi menjadi peringatan tersendiri bagi warga Flores Timur. Dampak ekonomi yang ditimbulkan pun tak sedikit.

Meski belum dikalkulasi secara menyeluruh, kerugian akibat kerusakan bangunan diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Fasilitas umum yang mengalami kerusakan yakni 18 unit TK/ PAUD, satu SD, tiga SMP, tiga SMA, tiga asrama, tiga kapel, dua koperasi, dua bank, kantor pos, koramil, dan polsek.

"Jumlah korban meninggal yang berhasil dievakuasi mencapai 10 orang. Para korban ini ditemukan di puing-puing bangunan yang runtuh akibat dampak letusan Gunung Lewotobi," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Flores Timur, Fredy Moat Aeng.

Gunung Lewotobi berada Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Gunung merapi aktif ini dikenal juga sebagai gunung kembar yang menyimpan sejarah panjang letusan. Gunung ini terdiri dari dua puncak yang disebut Gunung Lewotobi Laki-Laki dan Gunung Lewotobi Perempuan. Gunung ini juga dikenal sebagai "pasangan suami istri".

Dikutip dari berbagai sumber, Gunung Lewotobi berjarak sekitar 2 kilometer satu sama lain. Kedua gunung ini menjadi perhatian karena aktivitas vulkaniknya yang berulang sejak abad ke-19.

Dengan ketinggian mencapai 1.548 meter, Gunung Lewotobi Laki-Laki memiliki kawah berdiameter sekitar 400 meter. Gunung ini sering kali menunjukkan aktivitas vulkanik signifikan.

Berbeda dengan Gunung Lewotobi Perempuan yang lebih tinggi dengan ketinggian 1.703 meter dan kawah berdiameter 700 meter. Namun, hanya pernah meletus dua kali sepanjang sejarahnya.

Sejak pertama kali tercatat pada tahun 1932, letusan di Gunung Lewotobi kerap menimbulkan letusan gas dan abu yang mengganggu lingkungan sekitar. Berikut ini adalah rangkaian sejarah letusan Gunung Lewotobi yang terdokumentasi:

baca juga

- Tahun 1932: Terjadi letusan gas yang pertama kali tercatat.

- Tahun 1933: Pada 17 Desember, letusan abu yang cukup besar tercatat.

- Tahun 1939: Letusan pada 17 Desember, enam tahun setelah letusan sebelumnya.

- Tahun 1991: Letusan di puncak kawah tercatat pada bulan Mei dan Juni.

- Tahun 1999: Aktivitas vulkanik meningkat dengan gemuruh dan abu yang keluar pada 31 Maret, diikuti letusan besar pada 1 Juli. Lava pijar menyembur hingga radius 500 meter, menyebabkan kebakaran hutan lebih dari 2,5 kilometer, dan abu terbang mencapai radius 8 kilometer.

- Tahun 2002: Letusan terjadi pada 12 Oktober.

- Tahun 2003: Pada 30 Mei, terjadi letusan yang menyemburkan abu hingga lebih dari 200 meter dari puncak. Aktivitas seismik terus berlangsung hingga September.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemensos Beri Santunan Rp135 Juta untuk Ahli Waris Korban Letusan Lewotobi

Kemensos Beri Santunan Rp135 Juta untuk Ahli Waris Korban Letusan Lewotobi

News | Selasa, 05 November 2024 | 21:10 WIB

Ratusan Sekolah Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi, Mendikdasmen Sediakan Tenda Agar Siswa Tetap Belajar

Ratusan Sekolah Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi, Mendikdasmen Sediakan Tenda Agar Siswa Tetap Belajar

News | Selasa, 05 November 2024 | 19:41 WIB

Tragedi Lewotobi: Cucu Terluka Tertimpa Seng, Keluarga Terkubur Reruntuhan

Tragedi Lewotobi: Cucu Terluka Tertimpa Seng, Keluarga Terkubur Reruntuhan

Video | Rabu, 06 November 2024 | 10:00 WIB

Terkini

Meski Harta Ludes Terbakar, Warga Kebayoran Lama Memilih Bertahan demi Menjemput Rezeki

Meski Harta Ludes Terbakar, Warga Kebayoran Lama Memilih Bertahan demi Menjemput Rezeki

News | Rabu, 23 September 2026 | 14:00 WIB

Review Crew Girl: Kisah Perjuangan Atlet Remaja Mempertahankan Impian!

Review Crew Girl: Kisah Perjuangan Atlet Remaja Mempertahankan Impian!

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 14:00 WIB

Bukan Tak Tahu Diri, Ini Alasan Lulusan Kabupaten Berhak Ajukan Gaji Tinggi

Bukan Tak Tahu Diri, Ini Alasan Lulusan Kabupaten Berhak Ajukan Gaji Tinggi

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:59 WIB

Kolusikan Senior dan Talenta Muda, VM Pictures Siap Lahirkan Standar Baru Film Indonesia

Kolusikan Senior dan Talenta Muda, VM Pictures Siap Lahirkan Standar Baru Film Indonesia

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 13:58 WIB

3 Deodoran Lactic Acid yang Ampu Cerahkan Ketiak Hitam, Lengkap dengan Review Pengguna

3 Deodoran Lactic Acid yang Ampu Cerahkan Ketiak Hitam, Lengkap dengan Review Pengguna

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:57 WIB

Pemerintah Siapkan Substansi RUU Pemilu, Bima Arya Soroti Soal Suara Terbuang

Pemerintah Siapkan Substansi RUU Pemilu, Bima Arya Soroti Soal Suara Terbuang

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:56 WIB

Ancaman Bom Sidang Majelis Umum PBB, Koper Misterius Ditemukan di Gedung Chrysler

Ancaman Bom Sidang Majelis Umum PBB, Koper Misterius Ditemukan di Gedung Chrysler

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:56 WIB

Sejoli di Medan Diciduk Edarkan Pod Getar asal Malaysia, Disembunyikan di Jam Dinding

Sejoli di Medan Diciduk Edarkan Pod Getar asal Malaysia, Disembunyikan di Jam Dinding

Sumut | Rabu, 23 September 2026 | 13:54 WIB

Tiga Orang Disomasi, Gus Ipul: Jangan Kembangkan Fitnah Apalagi ke NU

Tiga Orang Disomasi, Gus Ipul: Jangan Kembangkan Fitnah Apalagi ke NU

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 13:53 WIB

Yusril Akui Belum Tahu Bechi Bebas Bersyarat, Bakal Koordinasi dengan Kementerian Imipas

Yusril Akui Belum Tahu Bechi Bebas Bersyarat, Bakal Koordinasi dengan Kementerian Imipas

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:52 WIB

×