Komisi I DPR akan Dalami Kasus Prajurit TNI Serang Warga di Deli Serdang Saat Rapat Bareng Panglima

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 12 November 2024 | 20:51 WIB
Komisi I DPR akan Dalami Kasus Prajurit TNI Serang Warga di Deli Serdang Saat Rapat Bareng Panglima
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Komisi I DPR RI akan mendalami soal kasus tindakan puluhan anggota TNI Batalyon Artileri Medan-2/Kilap Sumagan yang menyerang perkampungan warga di Desa Cinta Adil Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara (Sumut).

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, mengatakan, pendalaman akan dilakukan saat pihaknya akan rapat bersama dengan Menteri Pertahanan, hingga Panglima TNI.

"Yang pasti itu dalam waktu dekat kita akan mengundang Kemhan, Mabes TNI dan seluruh matra apakah itu melibatkan semua Kodam ataupun juga pangkalan utama, kita lihat sejauh mana," kata Dave di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/11/2024).

Pasalnya, kata dia, jangan sampai adanya kasus tersebut melebar mengganggu agenda strategis negara. Termasuk penyelenggaraan Pilkada.

"Karena ada sejumlah agenda strategis nasional yang perlu dibahas secara detail baik dari sisi peremajaan alutsista, pendidikan TNI, kesiapan-kesiapan TNI menghadapi pilkada hal yang seperti itunya," katanya.

"Tapi jangan sampai kejadian ini menjadi isu yang terus digoreng, terus digosok untuk menciptakan tujuan-tujuan lain karena mengingat pilkada akan dilakukan dalam waktu yang sebentar lagi," sambungnya.

Di lain sisi, ia menunggu proses penyidikan terhadap para oknum anggota TNI yang melakukan penyerangan tersebut. Ia meminta penyidikan dilakukan secara transparan.

"Kita harus mengutamakan praduga tak bersalah sembari kita menunggu hasil akhirnya seperti apa, pasti itu akan dilaksanakan dengan baik dan kita meminta agar proses penyidikan ini dilakukan secara transparan terbuka sehingga smua pihak dapat menilai dan melihat sejauh mana proses ini berlangsung," terang dia.

Saat disinggung soal kerap kasus serupa terjadi, Dave mengatakan, jika kasus tersebut terjadi karena banyak faktor.

baca juga

"Ya itu bisa berbagai macam hal, bisa dari rekrutan, bisa juga dari pelatihan, maupun juga pendidikan. Tapi kita nggak bisa memukul ratakan karena kan beda-beda kasus itu beda-beda cerita jadi kita serahkan dulu di POM untuk melakukan penyilidikan agar diketahui persis duduk perkaranya seperti apa," katanya.

Sebelumnya, bentrok antara oknum TNI vs warga terjadi di Desa Cinta Adil Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), pada Jumat 8 November 2024 malam.

Insiden ini mengakibatkan delapan orang luka-luka dan satu orang warga meninggal dunia. Korban tewas diketahui bernama Raden Aliman Barus (62). Ia mengalami luka bacokan senjata tajam di sekujur tubuhnya.

Pascabentrok, warga menggelar aksi unjuk rasa ke Batalyon Armed 2/105 KS, menuntut keadilan atas kejadian tersebut.

Kodam I/Bukit Barisan (BB) seketika bereaksi atas kejadian bentrokan ini dan telah memeriksa. Kodam I/BB juga telah turun tangan.

"Pihak Kodam sudah melakukan upaya-upaya dan langkah-langkah menyikapi kejadian ini," kata Kapendam I/BB Kolonel Inf Doddy Yudha di Medan, Minggu (10/11/2024).

Ia menjelaskan kalau pihaknya melalui sudah melaksanakan mediasi baik kepada masyarakat dan keluarga korban. Pihaknya juga telah memeriksa 33 prajurit TNI Batalyon Armed 2/105 KS di Pomdam I/BB.

"Yang kedua untuk oknum yang terkonfirmasi terlibat dalam kejadian ini, sebanyak 33 orang sudah melaksanakan dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut atau penyidikan di Pomdam I/BB," ucapnya.

Yudha mengatakan bahwa Pangdam I/BB Brigjen M Hasan telah memberikan arahan pada seluruh prajurit memastikan situasi dan kondisi sudah aman dan kondusif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

1 Warga Tewas, TB Hasanuddin Kecam Aksi TNI Serbu Kampung di Deli Serdang: Komandannya Harus Dihukum Berat!

1 Warga Tewas, TB Hasanuddin Kecam Aksi TNI Serbu Kampung di Deli Serdang: Komandannya Harus Dihukum Berat!

News | Senin, 11 November 2024 | 10:46 WIB

Komplotan Ormas Penganiaya Prajurit TNI di Kebayoran Baru Jaksel Ternyata Mabuk Berat, Wanita Ikut Ditangkap

Komplotan Ormas Penganiaya Prajurit TNI di Kebayoran Baru Jaksel Ternyata Mabuk Berat, Wanita Ikut Ditangkap

News | Kamis, 07 November 2024 | 17:04 WIB

Donald Trump Menang Pilpres Lagi, Pimpinan Komisi I DPR Harap Hubungan RI-AS Dilanjutkan

Donald Trump Menang Pilpres Lagi, Pimpinan Komisi I DPR Harap Hubungan RI-AS Dilanjutkan

News | Kamis, 07 November 2024 | 12:37 WIB

Strategi Bahlil Berbuah 8 Menteri Buat Golkar, Dave Laksono: Kemampuan Beliau Melobi

Strategi Bahlil Berbuah 8 Menteri Buat Golkar, Dave Laksono: Kemampuan Beliau Melobi

News | Kamis, 24 Oktober 2024 | 17:18 WIB

Prabowo Gembleng Menteri di Akmil, Elite Golkar Sebut Sinyal Keras Tak Boleh Ada Pembangkang

Prabowo Gembleng Menteri di Akmil, Elite Golkar Sebut Sinyal Keras Tak Boleh Ada Pembangkang

News | Kamis, 24 Oktober 2024 | 15:56 WIB

Rudi Simamora Ditangkap Atas Dugaan Penistaan Agama di Deli Serdang

Rudi Simamora Ditangkap Atas Dugaan Penistaan Agama di Deli Serdang

News | Senin, 21 Oktober 2024 | 09:34 WIB

Prajurit TNI Jadi Korban Bidikan Tank Merkava Israel Di Lebanon, Begini Respons KASAD

Prajurit TNI Jadi Korban Bidikan Tank Merkava Israel Di Lebanon, Begini Respons KASAD

News | Minggu, 13 Oktober 2024 | 14:40 WIB

Terkini

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Bekaci | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:32 WIB

×