Tragis! Niat Sembunyi karena Bolos Pengajian Rutin, 4 Santri di Sukabumi Tewas Tertimpa Tanggul Longsor

Bangun Santoso

Jum'at, 15 November 2024 | 01:05 WIB
Tragis! Niat Sembunyi karena Bolos Pengajian Rutin, 4 Santri di Sukabumi Tewas Tertimpa Tanggul Longsor
Lokasi tanggul kolam yang roboh di Pondok Pesantren (Ponpes) Darussyifa Al-Fithroh Yaspida di Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dan menimpa sejumlah santri pada Rabu, (13/11/2024) sekitar pukul 22.00 WIB yang mengakibatkan empat santri meninggal dunia, dua santri luka ringan dan tiga santri mengalami luka berat. ANTARA/ (Aditya A Rohman)

Suara.com - Polres Sukabumi Kota mengungkap kronologis empat santri Pondok Pesantren (Ponpes) Darussyifa Al-Fithroh Yaspida di Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang meninggal dunia akibat tertimpa tanggul kolam yang roboh.

"Berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi salah satunya IN yang merupakan penjaga kandang sapi di lokasi, bahwa pada Rabu (13/11) sekitar pukul 21.30 WIB terdengar teriakan minta tolong dari santri di sekitar lokasi kejadian," kata Kasubsi Pengelola Informasi, Dokumentasi, dan Multimedia (PIDM) Polres Sukabumi Kota Ipda Ade Ruli Bahtiarudin di Sukabumi, Kamis (14/11/2024).

Melihat adanya santri yang terluka bahkan masih tertimbun material tanggul kolam yang roboh itu, saksi kemudian meminta bantuan kepada yang lain untuk melakukan evakuasi terhadap korban. Pengurus ponpes dan santri lainnya yang tiba di lokasi langsung memberikan bantuan kepada para korban dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Setukpa Lemdikpol Polri Sukabumi.

Akibat kejadian ini, sebanyak empat santri meninggal dunia karena luka parah di bagian kepala dan tubuh lainnya, dua santri mengalami luka ringan dan tiga lainnya menderita luka berat.

Menurut Ade, sesuai keterangan saksi, para santri ini bisa ada di lokasi kejadian atau kolam kering pada Rabu malam, karena mereka sedang bersembunyi di antara dinding yang roboh dan diduga tidak ikut kegiatan pengajian rutin.

"Diduga saat kejadian para korban memilih bersembunyi di sekitar tanggul kolam karena tidak mengikuti pengajian rutin. Selain itu, kemungkinan mereka tidak tahu bahwa sebelumnya lokasi itu pernah longsor," tambahnya.

Untuk korban selamat atau terluka masih menjalani perawatan di RS Setukpa Lemdikpol Polri, sementara empat santri yang meninggal dunia jenazahnya sudah dijemput pihak keluarga.

Ade mengatakan petugas dari Polres Sukabumi Kota dan Polsek Kadudampit sudah melakukan olah TKP, meminta keterangan, mendatangi rumah sakit untuk memeriksa kondisi korban yang dirawat serta memasang garis polisi dan mengimbau kepada siapapun untuk tidak mendekati lokasi kejadian khawatir terjadi longsor susulan.
Adapun identitas empat santri yang meninggal yakni Firmansyah pelajar kelas VIII.6 warga Kampung Cimenteng, RT 40/10, Desa Padaasih Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.

Kemudian M Dzaki Athalah pelajar kelas VIII.7 warga Kampung Babakan, Desa Cilember, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. M Awal Rizki pelajar kelas VIII.11 warga Kampung Citatah, RT 03/01, Desa Kadununggal, Kecamatan Kalapanunggal, KabupatenSukabumi dan M Rifa Raditya pelajar kelas VIII.4 warga Kampung Leuwikaso, Desa Cinanggara, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

baca juga

Selanjutnya untuk santri yang terluka adalah Andrian dan Adnan mengalami luka ringan, sementara Wafi, Naswan dan Andika mengalami luka berat yang hingga kini masih menjalani perawatan di rumah sakit. (Sumber: Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Sadbor TikToker Viral Gegara Joget Ayam, Dulu Pernah Jadi Tukang Jahit di Jakarta

Kisah Sadbor TikToker Viral Gegara Joget Ayam, Dulu Pernah Jadi Tukang Jahit di Jakarta

Lifestyle | Rabu, 30 Oktober 2024 | 18:49 WIB

Brutal! Komunitas Vespa Diserang di Sukabumi, Polisi Buru Pelaku

Brutal! Komunitas Vespa Diserang di Sukabumi, Polisi Buru Pelaku

Otomotif | Rabu, 30 Oktober 2024 | 10:31 WIB

Bejat! Pimpinan Ponpes di Jambi Cabuli 11 Santri dan 1 Santriwati, Begini Modusnya

Bejat! Pimpinan Ponpes di Jambi Cabuli 11 Santri dan 1 Santriwati, Begini Modusnya

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 13:54 WIB

Sadbor TikTok Orang Mana? Daerahnya Ternyata Terkenal Sebagai Penghasil Manggis

Sadbor TikTok Orang Mana? Daerahnya Ternyata Terkenal Sebagai Penghasil Manggis

Entertainment | Sabtu, 26 Oktober 2024 | 16:56 WIB

Bobby Nasution-Kahiyang Ayu Peringati Hari Santri 2024 di Ponpes Labusel, Ajak Tokoh dan Santri Berantas Narkoba

Bobby Nasution-Kahiyang Ayu Peringati Hari Santri 2024 di Ponpes Labusel, Ajak Tokoh dan Santri Berantas Narkoba

Kotak Suara | Selasa, 22 Oktober 2024 | 23:04 WIB

Pramono Anung Dorong Peran Santri dalam Pembangunan Bangsa di Hari Santri

Pramono Anung Dorong Peran Santri dalam Pembangunan Bangsa di Hari Santri

Kotak Suara | Selasa, 22 Oktober 2024 | 22:49 WIB

Terkini

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:25 WIB

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:23 WIB

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:19 WIB

Bansos Salah Sasaran? Kemensos Bongkar Modus Baru Penyalahgunaan KTP Warga untuk Judi Online

Bansos Salah Sasaran? Kemensos Bongkar Modus Baru Penyalahgunaan KTP Warga untuk Judi Online

Sulsel | Kamis, 17 September 2026 | 09:19 WIB

Igor Tolic Bongkar Kunci Persib Bungkam FC Seoul: Berjuang hingga Detik Terakhir

Igor Tolic Bongkar Kunci Persib Bungkam FC Seoul: Berjuang hingga Detik Terakhir

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 09:17 WIB

Harga HP Makin Mahal, Xiaomi: Value untuk Pengguna Tidak Berubah

Harga HP Makin Mahal, Xiaomi: Value untuk Pengguna Tidak Berubah

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 09:16 WIB

Ledakan Maut Guncang Pabrik Bata Ringan di Lamongan: 1 Tewas, 6 Luka Bakar Parah

Ledakan Maut Guncang Pabrik Bata Ringan di Lamongan: 1 Tewas, 6 Luka Bakar Parah

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 09:14 WIB

5 Warna Base Ombre untuk Bibir Hitam dan Kulit Gelap agar Hasilnya Cantik

5 Warna Base Ombre untuk Bibir Hitam dan Kulit Gelap agar Hasilnya Cantik

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:10 WIB

Petaka Usai Tahlilan di Lampung Tengah: 1 Warga Tewas, Puluhan Mendadak Tumbang

Petaka Usai Tahlilan di Lampung Tengah: 1 Warga Tewas, Puluhan Mendadak Tumbang

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 09:07 WIB

Cara Membuat SKCK Online: Syarat, Alur, Masa Berlaku, dan Biayanya

Cara Membuat SKCK Online: Syarat, Alur, Masa Berlaku, dan Biayanya

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:03 WIB

×