Brutal! Komunitas Vespa Diserang di Sukabumi, Polisi Buru Pelaku

Muhammad Yunus

Rabu, 30 Oktober 2024 | 10:31 WIB
Brutal! Komunitas Vespa Diserang di Sukabumi, Polisi Buru Pelaku
Lokasi pengeroyokan yang dilakukan oleh para pelaku kejahatan jalan terhadap anggota komunitas Vespa di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Jabar pada Minggu, (27/10/2024) [Suara.com/Antara]

Suara.com - Satreskrim Polres Sukabumi Kota telah mengantongi identitas pelaku kejahatan jalanan yang melakukan penyerangan terhadap sejumlah anggota komunitas otomotif Vespa di Jalan A Yani, Kota Sukabumi, Jaba pada Minggu, (27/10) sekitar pukul 01.00 WIB.

"Para pelaku sudah teridentifikasi dan saat ini Tim Unit Jatanras Satreskrim Polres Sukabumi Kota tengah melakukan pengejaran," kata AKP Bagus Panuntun di Sukabumi, Selasa 29 Oktober 2024.

Menurut Bagus, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan keterangan dan informasi dari saksi serta laporan polisi yang dilakukan oleh korban.

Peristiwa ini berawal saat dua korban bersama rekan-rekannya sesama komunitas otomotif Vespa tengah menghabiskan waktu libur akhir pekan dengan cara nongkrong di pusat perdagangan Kota Sukabumi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Citamiang.

Entah apa yang menjadi penyebabnya, kemudian korban dan rekannya didatangi enam orang yang diduga tengah terpengaruh alkohol yang kemudian melakukan pengeroyokan terhadap MJ alias R dan seorang lainnya.

Tidak hanya melakukan penganiayaan, gerombolan pelaku kejahatan jalanan itu kemudian melakukan perusakan terhadap sejumlah sepeda motor Vespa yang diparkir di pinggir jalan.

Menerima informasi adanya keributan di Jalan Jenderal Ahmad Yani, sejumlah anggota Polres Sukabumi Kota langsung bergegas datang ke TKP, namun para pelaku sudah melarikan diri.

"Baru MJ alias R yang melaporkan kejadian ini, korban mengalami luka di bagian mata kiri dan lebam di pipi, kami pun sudah melakukan visum terhadap dan meminta keterangan dari lima saksi. Sementara satu korban lainnya belum melapor," tambahnya.

Bagus mengatakan pihaknya masih mendalami kasus ini untuk mengungkap motif pengeroyokan.

baca juga

Diharapkan para pelaku bisa segera tertangkap untuk mengungkap latar belakang yang memicu terjadinya penganiayaan itu.

Di sisi lain, terkait kejadian kejahatan jalanan, Polres Sukabumi Kota berkomitmen memerangi dan memberantas aksi-aksi tersebut.

Masyarakat pun diimbau untuk beraktivitas seperti biasa karena pihaknya menjamin keamanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vespa LX Hadir dengan Warna Baru

Vespa LX Hadir dengan Warna Baru

Otomotif | Selasa, 29 Oktober 2024 | 19:53 WIB

Heboh! Jefri Nichol Diperiksa Polisi Terkait Kasus Pengeroyokan di Senopati

Heboh! Jefri Nichol Diperiksa Polisi Terkait Kasus Pengeroyokan di Senopati

Video | Senin, 28 Oktober 2024 | 19:05 WIB

Sadbor TikTok Orang Mana? Daerahnya Ternyata Terkenal Sebagai Penghasil Manggis

Sadbor TikTok Orang Mana? Daerahnya Ternyata Terkenal Sebagai Penghasil Manggis

Entertainment | Sabtu, 26 Oktober 2024 | 16:56 WIB

Terkini

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:39 WIB

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:38 WIB

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

News | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

7 Arti Mimpi Kehilangan HP atau Dompet Menurut Psikologi

7 Arti Mimpi Kehilangan HP atau Dompet Menurut Psikologi

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier

Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

BMKG Belum Bisa Pastikan Asal Bongkahan Es 20 Cm yang Timpa Rumah di Bantul

BMKG Belum Bisa Pastikan Asal Bongkahan Es 20 Cm yang Timpa Rumah di Bantul

News | Senin, 02 November 2026 | 18:32 WIB

Viva Milk Cleaner Spirulina untuk Kulit Apa? Cuma Rp9 ribu Ampuh Cegah Penuaan Dini

Viva Milk Cleaner Spirulina untuk Kulit Apa? Cuma Rp9 ribu Ampuh Cegah Penuaan Dini

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

MBG untuk Cegah Stunting: Dapur Menumpuk di Jawa, Papua Tetap Tertinggal?

MBG untuk Cegah Stunting: Dapur Menumpuk di Jawa, Papua Tetap Tertinggal?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

Pemprov DKI Jakarta Gelar Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Hingga Akhir Desember 2026

Pemprov DKI Jakarta Gelar Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Hingga Akhir Desember 2026

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:25 WIB

×