Aksi Tolak Transmigrasi di Nabire Diadang Aparat, Satu Demonstran Luka Kena Peluru Karet

Chandra Iswinarno

Jum'at, 15 November 2024 | 16:35 WIB
Aksi Tolak Transmigrasi di Nabire Diadang Aparat, Satu Demonstran Luka Kena Peluru Karet
Aksi Front Rakyat Papua Anti-Transmigrasi (FRPAT) menolak PSN dan transmigrasi digelar di Nabire Papua Tengah, Jumat (15/11/2024). [Dok]

Suara.com - Aksi demonstrasi yang digelar oleh Front Rakyat Papua Anti-Transmigrasi (FRPAT) di Nabire, Papua, Jumat (15/11/2024), berujung ricuh.

Demonstrasi ini dilakukan untuk menolak Proyek Strategis Nasional (PSN) dan program transmigrasi, yang dianggap tidak berpihak pada masyarakat asli Papua.

Namun, aksi tersebut dibubarkan secara paksa oleh aparat gabungan TNI-Polri.

Menurut salah satu peserta aksi yang menjadi saksi kejadian, Yulian Boma, massa mulai berkumpul dan berorasi di Pasar Karang Tumaritis sejak pukul 09.00 Waktu Papua.

Mereka menyuarakan penolakan terhadap program yang dinilai akan merugikan masyarakat lokal. Namun, tak lama setelah itu, aparat kepolisian dan TNI turun ke lokasi dan mengadang para demonstran.

"Koordinator lapangan (Korlap) dan lima teman lainnya ditangkap oleh polisi di Pasar Karang Tumaritis," ujar Yulian saat diwawancarai oleh Suara.com, Jumat (15/11/2024).

Setelah upaya pembubaran, situasi semakin memanas. Massa aksi diadang dan dikejar hingga ke wilayah Karang Barat. Bahkan, aparat menggunakan gas air mata dan peluru karet untuk membubarkan massa yang melarikan diri.

"Polisi membuang gas air mata dan peluru karet. Salah satu teman kami terkena peluru karet di bagian pinggang, meskipun hanya luka ringan," kata Yulian.

Bentrok semakin meluas hingga ke Jalan Ismael, Karang Barat. Massa aksi dan aparat sempat terlibat saling lempar batu sebelum massa dikejar hingga ke dalam rumah warga di sekitar lokasi.

baca juga

"Aparat menembakkan gas air mata sekitar sembilan kali. Peluru karet mengenai satu orang, dan tembakan lainnya mengenai area sekitar kami," tambah Yulian.

Hingga berita ini diturunkan, aparat keamanan masih berjaga ketat di sekitar Pasar Karang Tumaritis. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait insiden ini.

Kontributor : Elias Douw

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Massa FRPAT Gelar Aksi Tolak Transmigrasi: Papua Bukan Tanah Kosong!

Massa FRPAT Gelar Aksi Tolak Transmigrasi: Papua Bukan Tanah Kosong!

News | Jum'at, 15 November 2024 | 11:07 WIB

Tokoh Pemuda Papua Tengah Imbau Masyarakat Jaga Netralitas dalam Pemilu

Tokoh Pemuda Papua Tengah Imbau Masyarakat Jaga Netralitas dalam Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 14 November 2024 | 23:09 WIB

Pencari Kerja di Intan Jaya Minta Lowongan CPNS Porsinya Diperbanyak untuk Masyarakat Lokal

Pencari Kerja di Intan Jaya Minta Lowongan CPNS Porsinya Diperbanyak untuk Masyarakat Lokal

News | Kamis, 14 November 2024 | 11:10 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×