Pencari Kerja di Intan Jaya Minta Lowongan CPNS Porsinya Diperbanyak untuk Masyarakat Lokal

Chandra Iswinarno

Kamis, 14 November 2024 | 11:10 WIB
Pencari Kerja di Intan Jaya Minta Lowongan CPNS Porsinya Diperbanyak untuk Masyarakat Lokal
Seleksi CPNS Pemprov Papua Tengah di Nabire, Selasa (29/10/2024). [DOK]

Suara.com - Ketua Gerakan Pencaker Kabupaten Intan Jaya, Yanuarius Weya, menyampaikan harapan agar penerimaan CPNS di daerah tersebut ditingkatkan jumlahnya untuk mengakomodasi lebih banyak pelamar asli daerah.

Ia berharap pemerintah dapat mengadakan penerimaan CPNS dengan kuota besar setiap lima tahun sekali.

"Dari 457 formasi CPNS di Intan Jaya tahun ini, hanya sekitar 200 hingga 300 kuota yang akan dialokasikan untuk masyarakat asli Intan Jaya," ungkap Yanuarius kepada Suara.com di Nabire, Papua Tengah, Rabu (13/11/2024).

"Kami berharap ke depan penerimaan CPNS di Intan Jaya bisa mencapai dua hingga tiga ribu, mengingat banyak lulusan sarjana di sini yang masih menganggur," tambahnya.

Yanuarius juga menyoroti ketimpangan penerimaan CPNS antara daerahnya dan daerah lain.

"Kenapa di kabupaten lain penerimaannya bisa seribu lebih, tapi Intan Jaya hanya ratusan?" katanya.

Ia juga menggarisbawahi bahwa berdasarkan Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus), penerimaan CPNS untuk orang asli Papua (OAP) seharusnya mendapatkan prioritas penuh.

"Kami sangat berharap penerimaan CPNS berikutnya dapat memperhatikan kebutuhan masyarakat asli Papua, khususnya Intan Jaya, agar di masa depan setiap formasi CPNS bisa 100% dialokasikan untuk OAP," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi kebijakan Pemda Intan Jaya yang memberikan 100 persen formasi ijazah kepada pelamar asli Papua dan 80 persen formasi sarjana untuk OAP.

baca juga

Namun, ia menegaskan bahwa ke depan formasi untuk sarjana juga perlu ditingkatkan menjadi 100 persen untuk masyarakat asli Papua.

Sementara di tengah proses penerimaan CPNS, sebuah video berdurasi 1 menit 24 detik beredar di media sosial, termasuk Facebook dan WhatsApp.

Dalam tayangan video tersebut menuduh Gerakan Pencaker Intan Jaya (GEPIYA) mencemarkan nama baik dalam proses seleksi CPNS, dengan menyiratkan potensi ketidakadilan yang dapat merusak hubungan masyarakat setempat, khususnya antara suku Mee dan Moni.

Menanggapi hal tersebut, Yanuarinus Weya memberikan klarifikasi.

"Video yang beredar di grup WhatsApp itu bukan dari kami. Ada pihak yang mengambil video secara diam-diam tanpa izin," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya telah menghimbau semua pelamar untuk mengikuti prosedur dengan baik.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah mengeluarkan surat keputusan bahwa 20 persen kuota diperuntukkan bagi pendatang dan 80 persen untuk masyarakat asli Intan Jaya.

"Kami ingin klarifikasi bahwa tindakan menghadang beberapa pelamar yang terjadi di lokasi tes CPNS bukan dilakukan oleh masyarakat asli Intan Jaya, melainkan oleh pihak tidak dikenal (OTK)," tambahnya.

Lebih lanjut, ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terpancing oleh narasi negatif yang beredar.

"Kami minta masyarakat tidak terpengaruh oleh komentar-komentar yang tidak bertanggung jawab. Hal ini adalah pernyataan resmi dari pencaker Intan Jaya," katanya.

Kontributor : Elias Douw

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fenomena Viral: Peserta CPNS Tiba dengan Mobil Mewah Toyota Alphard, Turun Anggun Menuju Lokasi Tes

Fenomena Viral: Peserta CPNS Tiba dengan Mobil Mewah Toyota Alphard, Turun Anggun Menuju Lokasi Tes

Otomotif | Rabu, 13 November 2024 | 09:41 WIB

Warga Karang Tumaritis Dukung Penuh Pasangan Meki Nawipa-Deinas Geley

Warga Karang Tumaritis Dukung Penuh Pasangan Meki Nawipa-Deinas Geley

Kotak Suara | Selasa, 12 November 2024 | 23:03 WIB

Meki Fritz Nawipa Tekankan Pentingnya Memahami UU Otsus Papua: Agar Kita Tidak Tertipu

Meki Fritz Nawipa Tekankan Pentingnya Memahami UU Otsus Papua: Agar Kita Tidak Tertipu

News | Selasa, 12 November 2024 | 22:49 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×