Jelang Hari Pencoblosan Pilkada Serentak 2024, Gibran Beri Pesan Begini untuk Kepala Daerah

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 20 November 2024 | 15:37 WIB
Jelang Hari Pencoblosan Pilkada Serentak 2024, Gibran Beri Pesan Begini untuk Kepala Daerah
Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Gibran Rakabuming Raka, (tengah) di pembukaan MTQ Korpri Tingkat Nasional, di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah Senin, 4 November 2024 [Suara.com/Humas Pemprov Sulsel]

Suara.com - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menyampaikan pesan khusus kepada para kepala daerah se-Indonesia menjelang hari pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024. Ia berharap pelaksanaan Pilkada bisa tetap aman dan tentram.

Hal ini disampaikannya saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan Apel Siaga Pengawasan Tahapan Masa Tenang, Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada Serentak 2024, Rabu (20/11/2024). Jika ada konflik muncul, ia minta segera diselesaikan dengan cepat.

"Jika ada potensi konflik, walau sekecil apapun, segera selesaikan. Jangan sampai membesar dan jangan sampai menimbulkan korban jiwa," ujar Gibran di lokasi, Rabu (20/11/2024).

Ia pun berharap kejadian kericuhan antar kubu paslon berujung korban jiwa di Kabupaten Sampang, Jawa Timur tak terulang kembali.

"Kita tidak ingin apa yang terjadi di Sampang terjadi di tempat lain. Semua pihak harus secara aktif melakukan pencegahan dan deteksi dini," ucapnya.

Gibran dalam kesempatan itu juga menyampaikan pesan dari Presiden Prabowo Subianto yang menyebut keberagaman merupakan ciri dari Indonesia sebagai negara besar. Karena itu, perbedaan adalah hal yang wajar, termasuk dalam pilihan politik.

Karena itu, tidak seharusnya perbedaan dipergunakan sebagai alat pemecah belah bangsa. Terlebih, terpecahnya warga disebabkan perbedaan pandangan politik.

"Perbedaan adalah kekuatan kita. Jangan sampai karena beda pendapat, karena beda pilihan politik, lalu kemudian kita terpecah, saling hujat, saling baku hantam, apalagi sampai menimbulkan korban jiwa," urainya.

"Beda pilihan itu wajar, beda pendapat itu lumrah. Justru itu yang mewarnai demokrasi kita, justru itu yang mendewasakan demokrasi kita. Pemahaman ini yang harus terus disampaikan kepada masyarakat," lanjut dia.

baca juga

Putra Presiden ketujuh RI Joko Widodo alias Jokowi itu meminta Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) bersikap tegas, adil, serta tidak tebang pilih dalam mengawasi pelaksanaan Pilkada 2024. Dalam pelaksanaannya, koordinasi harus dilakukan bersama dengan KPU RI, DKPP, TNI-Polri, dan masyarakat.

"Terakhir, saya ingin mengajak Bapak-Ibu semua untuk terus menjaga situasi kondusif ini, untuk terus menjaga netralitas, sehingga pesta demokrasi ini dapat berjalan lancar dan bisa menghasilkan para pemimpin daerah yang sesuai dengan harapan dan pilihan rakyat," pungkas Gibran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Unggul 10 Persen Seminggu Jelang Nyoblos: 'Tikungan Maut' Pramono-Rano Bikin RK-Suswono Keok!

Unggul 10 Persen Seminggu Jelang Nyoblos: 'Tikungan Maut' Pramono-Rano Bikin RK-Suswono Keok!

Kotak Suara | Rabu, 20 November 2024 | 15:24 WIB

Minta Masyarakat Hati-hati Pilih Gubernur Jakarta, Ketum Hanura: Saya Tahu Kelakuan Salah Satu Calon

Minta Masyarakat Hati-hati Pilih Gubernur Jakarta, Ketum Hanura: Saya Tahu Kelakuan Salah Satu Calon

Kotak Suara | Rabu, 20 November 2024 | 14:59 WIB

Anies Ikut Pose Salam 3 Jari, Pramono Sebut Bakal Ada Surprise Jelang Pencoblosan: Sesuatu Ditunggu Banyak Orang

Anies Ikut Pose Salam 3 Jari, Pramono Sebut Bakal Ada Surprise Jelang Pencoblosan: Sesuatu Ditunggu Banyak Orang

Kotak Suara | Rabu, 20 November 2024 | 14:29 WIB

Jokowi Sudah, Giliran Relawan Gibran Turun Tangan Kampanyekan RK-Suswono

Jokowi Sudah, Giliran Relawan Gibran Turun Tangan Kampanyekan RK-Suswono

Kotak Suara | Rabu, 20 November 2024 | 13:17 WIB

Terkini

Seni Menjaga Batasan Privasi dengan Tetangga Agar Kebaikan Tak Jadi Tuntutan

Seni Menjaga Batasan Privasi dengan Tetangga Agar Kebaikan Tak Jadi Tuntutan

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:04 WIB

Review Drawn Together: Kisah Cinta Pengawal Pribadi Penuh Ketegangan Seru!

Review Drawn Together: Kisah Cinta Pengawal Pribadi Penuh Ketegangan Seru!

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:00 WIB

HUT ke-81 TNI Batal Digelar Meriah di Monas, Upacara Dialihkan Sederhana ke Mabes Cilangkap

HUT ke-81 TNI Batal Digelar Meriah di Monas, Upacara Dialihkan Sederhana ke Mabes Cilangkap

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:56 WIB

Luke Vickery Akhirnya Dapat Panggilan Timnas Indonesia, John Herdman Ungkap Modal Utamanya

Luke Vickery Akhirnya Dapat Panggilan Timnas Indonesia, John Herdman Ungkap Modal Utamanya

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 10:55 WIB

Kebakaran Hutan Kepung Habitat Gajah Sumatra, Populasinya Kian Kritis

Kebakaran Hutan Kepung Habitat Gajah Sumatra, Populasinya Kian Kritis

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:55 WIB

Mengukur Kecocokan Weton Andre Taulany dan Erin Menurut Primbon Jawa

Mengukur Kecocokan Weton Andre Taulany dan Erin Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 10:52 WIB

Komut Antam Ungkap Cadangan Nikel RI Bisa Habis 10 Tahun Lagi

Komut Antam Ungkap Cadangan Nikel RI Bisa Habis 10 Tahun Lagi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:51 WIB

Sebelum Ditangkap KPK, Sirajudin Lasena Hubungi Sejumlah Pihak Swasta di Jakarta

Sebelum Ditangkap KPK, Sirajudin Lasena Hubungi Sejumlah Pihak Swasta di Jakarta

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:50 WIB

Seperti Negara Otoriter! Aturan Izin Publikasi Survei dalam RUU Statistik Dikritik Akademisi

Seperti Negara Otoriter! Aturan Izin Publikasi Survei dalam RUU Statistik Dikritik Akademisi

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:41 WIB

Pasar Kripto Kompak Menguat, CFX10 Naik 1,23 Persen

Pasar Kripto Kompak Menguat, CFX10 Naik 1,23 Persen

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:39 WIB

×