3 Tentara Lebanon Gugur, 17 Warga Sipil Luka dalam Serangan Udara Israel Terbaru

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Rabu, 20 November 2024 | 20:27 WIB
3 Tentara Lebanon Gugur, 17 Warga Sipil Luka dalam Serangan Udara Israel Terbaru
Serangan udara Israel di Lebanon. [Ibrahim AMRO / AFP]

Suara.com - Tiga tentara Lebanon meninggal akibat serangan udara Israel yang menargetkan sebuah pangkalan militer di Sarafand, Lebanon selatan. Selain itu, setidaknya 17 warga sipil yang tinggal dekat lokasi tersebut mengalami luka-luka, seperti dilaporkan oleh militer dan Kementerian Kesehatan Lebanon.

“Israel menargetkan pusat militer di Sarafand di selatan, menyebabkan kematian tiga tentara,” tulis militer Lebanon dalam unggahan di media sosial pada Selasa malam.

Kementerian Kesehatan Lebanon juga mencatat bahwa 17 orang terluka dalam serangan itu, setelah sebelumnya melaporkan bahwa serangan Israel selama 24 jam terakhir telah menewaskan 28 orang dan melukai 107.

Ini membawa total korban tewas di Lebanon sejak dimulainya pertempuran antara Hizbullah dan Israel pada Oktober 2023 menjadi 3.544 orang, dengan lebih dari 15.000 orang terluka.

Juru bicara militer Lebanon, Fadi Idul Fitri, menyampaikan kepada kantor berita Associated Press sebelum serangan di Sarafand bahwa 38 tentara telah tewas akibat serangan Israel sejak Oktober tahun lalu. Dengan tiga korban terbaru, total kematian di kalangan tentara Lebanon menjadi 41, lapor AP.

Pasukan Israel juga menyerang pos militer Lebanon di Mari, di provinsi Hasbaiyya tenggara pada hari Minggu, mengakibatkan kematian dua tentara dan melukai tiga lainnya.

Militer Israel belum memberikan komentar mengenai kematian terbaru tentara Lebanon yang selama ini menjaga keamanan bagi warga sipil dan terlibat dalam upaya pencarian serta penyelamatan di tengah konflik antara Hizbullah dan Israel.

Pemerintah Lebanon menyatakan pada hari Senin bahwa mereka berencana untuk mengajukan keluhan resmi kepada Dewan Keamanan PBB terkait "serangan berulang" oleh Israel terhadap tentaranya, mendesak bahwa pasukan Israel telah melakukan pelanggaran terhadap hukum internasional.

Sebelumnya pada hari Selasa, Kementerian Pertahanan Italia melaporkan bahwa delapan roket menghantam markas kontingen Italia dalam misi perdamaian PBB, UNIFIL, di Chama, Lebanon selatan, sementara beberapa penjaga perdamaian Ghana terluka akibat ledakan roket di dekat Ramyah.

“Empat penjaga perdamaian Ghana yang bertugas mengalami luka-luka akibat roket – yang diperkirakan ditembakkan oleh pihak non-negara di Lebanon – yang menghantam pangkalannya di desa Ramyah,” demikian pernyataan UNIFIL.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rp79 Miliar per Sandera! Netanyahu Janjikan Hadiah Fantastis Bagi Pembebas Tawanan dari Gaza

Rp79 Miliar per Sandera! Netanyahu Janjikan Hadiah Fantastis Bagi Pembebas Tawanan dari Gaza

News | Rabu, 20 November 2024 | 20:05 WIB

800 Tentara Israel Tewas Namun Hamas Belum Tumbang, Misi Gagal?

800 Tentara Israel Tewas Namun Hamas Belum Tumbang, Misi Gagal?

News | Rabu, 20 November 2024 | 19:21 WIB

PBB: 700 Anak Palestina Diculik Setiap Tahun, Iran Tuntut Akuntabilitas Global

PBB: 700 Anak Palestina Diculik Setiap Tahun, Iran Tuntut Akuntabilitas Global

News | Rabu, 20 November 2024 | 17:19 WIB

Erdogan Tolak Presiden Israel Gunakan Ruang Udara Turki

Erdogan Tolak Presiden Israel Gunakan Ruang Udara Turki

News | Rabu, 20 November 2024 | 08:47 WIB

AS dan Israel Bentuk Jalur Komunikasi Baru, Pantau Penggunaan Senjata di Tengah Konflik Gaza

AS dan Israel Bentuk Jalur Komunikasi Baru, Pantau Penggunaan Senjata di Tengah Konflik Gaza

News | Rabu, 20 November 2024 | 08:35 WIB

Serangan dari Lebanon, Militer Israel Sebut 40 Proyektil Melintasi Perbatasan

Serangan dari Lebanon, Militer Israel Sebut 40 Proyektil Melintasi Perbatasan

News | Rabu, 20 November 2024 | 08:27 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB