Rp79 Miliar per Sandera! Netanyahu Janjikan Hadiah Fantastis Bagi Pembebas Tawanan dari Gaza

Aprilo Ade Wismoyo

Rabu, 20 November 2024 | 20:05 WIB
Rp79 Miliar per Sandera! Netanyahu Janjikan Hadiah Fantastis Bagi Pembebas Tawanan dari Gaza
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. [AFP]

Suara.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan akan memberikan hadiah sebesar $5 juta (Rp79 miliar) untuk setiap tawanan yang berhasil dibebaskan dari Gaza. Dia juga menyatakan bahwa mereka yang membantu dalam pembebasan warga Israel yang ditahan oleh Hamas akan mendapatkan akses untuk meninggalkan wilayah Palestina yang sedang dilanda perang.

Netanyahu mengungkapkan tawaran hadiah ini selama kunjungan singkat ke Gaza pada hari Selasa, di mana ia diperlihatkan Koridor Netzarim, jalan utama dan zona penyangga yang dibangun oleh tentara Israel untuk memisahkan bagian utara dan selatan Gaza.

“Bagi mereka yang ingin melepaskan diri dari keterikatan ini, saya katakan: Siapa pun yang membantu kami mendapatkan sandera, akan mendapatkan jalan keluar yang aman untuk dirinya dan keluarganya. Kami juga akan memberikan $5 juta untuk setiap sandera," ucap Netanyahu dalam kunjungannya ke wilayah Palestina.

“Pilihan ada di tangan Anda, tetapi hasilnya akan sama: Kami akan membawa mereka semua kembali,” tambahnya.

Israel memperkirakan bahwa ada 101 tawanan yang masih berada di Gaza, meskipun sekitar sepertiga dari jumlah tersebut diyakini telah meninggal.

Tawaran hadiah dari Netanyahu muncul di tengah protes besar-besaran di Israel oleh keluarga para tawanan dan para pendukung mereka, yang menuntut agar perdana menteri mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas demi pembebasan orang-orang terkasih mereka.

Netanyahu berulang kali menegaskan bahwa opsi militer adalah satu-satunya jalan untuk membebaskan semua tawanan, dan perang di Gaza akan dilanjutkan hingga tujuan tersebut tercapai.

Keluarga para tawanan menuduh pemerintah Netanyahu tidak berupaya cukup keras untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata, sementara mantan ajudan Netanyahu telah ditangkap karena diduga membocorkan informasi rahasia kepada media asing, dalam usaha yang tampaknya untuk membatalkan kesepakatan gencatan senjata sebelumnya dengan Hamas.

Analis berpendapat bahwa Netanyahu terus menghalangi kemungkinan berakhirnya pertempuran di Gaza, karena hal itu dapat menyebabkan runtuhnya pemerintahan sayap kanan dan ultranasionalis serta memicu penyelidikan resmi atas kegagalan keamanan yang melibatkan Netanyahu dan pejabat Israel lainnya sebelum serangan Hamas pada 7 Oktober. Netanyahu juga sedang menghadapi penyelidikan atas dugaan korupsi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

800 Tentara Israel Tewas Namun Hamas Belum Tumbang, Misi Gagal?

800 Tentara Israel Tewas Namun Hamas Belum Tumbang, Misi Gagal?

News | Rabu, 20 November 2024 | 19:21 WIB

Netanyahu Mendadak Kunjungi Gaza, Kenakan Rompi dan Helm Tempur: Hamas Tidak Akan Kembali

Netanyahu Mendadak Kunjungi Gaza, Kenakan Rompi dan Helm Tempur: Hamas Tidak Akan Kembali

News | Rabu, 20 November 2024 | 17:36 WIB

PBB: 700 Anak Palestina Diculik Setiap Tahun, Iran Tuntut Akuntabilitas Global

PBB: 700 Anak Palestina Diculik Setiap Tahun, Iran Tuntut Akuntabilitas Global

News | Rabu, 20 November 2024 | 17:19 WIB

Erdogan Tolak Presiden Israel Gunakan Ruang Udara Turki

Erdogan Tolak Presiden Israel Gunakan Ruang Udara Turki

News | Rabu, 20 November 2024 | 08:47 WIB

AS dan Israel Bentuk Jalur Komunikasi Baru, Pantau Penggunaan Senjata di Tengah Konflik Gaza

AS dan Israel Bentuk Jalur Komunikasi Baru, Pantau Penggunaan Senjata di Tengah Konflik Gaza

News | Rabu, 20 November 2024 | 08:35 WIB

Serangan dari Lebanon, Militer Israel Sebut 40 Proyektil Melintasi Perbatasan

Serangan dari Lebanon, Militer Israel Sebut 40 Proyektil Melintasi Perbatasan

News | Rabu, 20 November 2024 | 08:27 WIB

Terkini

Laporan Awal, 32 Orang Tewas karena Gempa Bumi Venezuela

Laporan Awal, 32 Orang Tewas karena Gempa Bumi Venezuela

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:15 WIB

Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah Rp4,9 Miliar

Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah Rp4,9 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:14 WIB

Geger Suap BEM FH UBK, Tiyo Singgung Pernyataan Prabowo: Mungkin Beliau Tidak Hanya Tahu

Geger Suap BEM FH UBK, Tiyo Singgung Pernyataan Prabowo: Mungkin Beliau Tidak Hanya Tahu

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:02 WIB

Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya

Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:57 WIB

Donald Trump Kirim Bantuan ke Venezuela usai Sergap Nicolas Maduro: Amerika Bersama Teman Baru

Donald Trump Kirim Bantuan ke Venezuela usai Sergap Nicolas Maduro: Amerika Bersama Teman Baru

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:50 WIB

Lawan Dakwaan Jaksa, Richard Lee Siapkan Eksepsi 24 Halaman Bongkar Kasus Kosmetik

Lawan Dakwaan Jaksa, Richard Lee Siapkan Eksepsi 24 Halaman Bongkar Kasus Kosmetik

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:50 WIB

No Ribet, SPayLater SatSet Hadir di Jakarta Fair Kemayoran 2026 untuk Layani Kenyamanan Pengunjung

No Ribet, SPayLater SatSet Hadir di Jakarta Fair Kemayoran 2026 untuk Layani Kenyamanan Pengunjung

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:48 WIB

Status JC Ditolak, DPR Minta LPSK Tak Beri Perlindungan Sony Sanjaya

Status JC Ditolak, DPR Minta LPSK Tak Beri Perlindungan Sony Sanjaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:37 WIB

Pramono Anung ke Jajaran: Tertibkan Parkir Liar Harus Tegas, Tapi Jangan Berlebihan!

Pramono Anung ke Jajaran: Tertibkan Parkir Liar Harus Tegas, Tapi Jangan Berlebihan!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:35 WIB

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Perkuat Pemberdayaan Desa dan Lulusan Sekolah Rakyat

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Perkuat Pemberdayaan Desa dan Lulusan Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:34 WIB