Apa Perbedaan UMP dan UMK? Pahami Sebelum Gajian 2025!

Chyntia Sami Bhayangkara

Sabtu, 30 November 2024 | 16:48 WIB
Apa Perbedaan UMP dan UMK? Pahami Sebelum Gajian 2025!
Perbedaan UMP dan UMK (freepik)

Suara.com - Pekerja di Indonesia mendapatkan gaji berdasarkan aturan UMP dan UMK. Mungkin ada beberapa pihak yang belum mengetahui perbedaan UMP dan UMK. Simak uraiannya di sini.

Perbedaan UMP dan UMK dijelaskan oleh Kementerian Ketenagakerjaan terletak pada pemberlakuannya. UMP merupakan upah minimum yang berlaku di seluruh kabupaten/kota dalam satu provinsi, sehingga UMP merupakan kependekan dari Upah Minimum Provinsi. UMP dikenal pula sebagai upah terendah yang ditetapkan oleh pemerintah, dibayarkan kepada buruh atau pekerja dengan masa kerja kurang dari setahun. Penetapan UMP dilakukan oleh Gubernur melalui Keputusan Gubernur dan ditetapkan paling lambat tanggal 21 November pada tahun berjalan.

Sementara UMK merupakan upah minimum yang diberlakukan hanya di sebuah kabupaten/kota. Penetapan UMK didasarkan pada pertumbuhan ekonomi daerah atau inflasi kabupaten/kota yang bersangkutan. Petapan UMK dilakukan paling lambat tanggal 30 November pada tahun berjalan.

Kenaikan UMP dan UMK Tahun 2025

Presiden Prabowo mengumumkan kenaikan UMP dan UMK tahun 2025 sebesar 6,5 persen. Berkaitan dengan hal itu, Menaker memastikan bahwa pengumuman resmi penetapan UMP dan UMK paling lambat dilaksanakan sebelum 25 Desember 2024. Kenaikan UMP dan UMK tahun 2025 diberlakukan setelah mempertimbangkan daya saing usaha.

Kenaikan sebesar 6,5 persen tersebut mempertimbangkan kebutuhan hidup layak. Dengan adanya kenaikan upah minimum diharapkan daya beli pekerja meningkat.

Dengan kenaikan sebesar 6,5 persen tersebut, diperkirakan upah minimum 2025 adalah sebagai berikut:


1. DKI Jakarta, diperkirakan UMP 2025 sebesar 5.396.761.

2. Papua, diperkirakan UMP 2025 sebesar 4.285.848.

3. Papua Selatan, diperkirakan UMP 2025 sebesar 4.285.848.

baca juga

4. Papua Pegunungan, diperkirakan UMP 2025 sebesar 4.285.848.

5. Papua Barat Daya, diperkirakan UMP 2025 sebesar 4.285.848.

6. Papua Tengah, diperkirakan UMP sebesar 4.285.848.

7. Kep. Bangka Belitung, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.876.600.

8. Sulawesi Utara, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.775.425.

9. Aceh, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.685.616.

10. Sumatera Selatan, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.681.571.

11. Sulawesi Selatan, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.657.527.

12. Kep. Riau, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.623.654.

13. Papua Barat, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.613.545.

14. Kalimantan Utara, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.580.160.

15. Kalimantan Timur, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.579.314.

16. Riau, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.508.776.

17. Kalimantan Selatan, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.496.195.

18. Kalimantan Tengah, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.473.621.

19. Maluku Utara, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.408.000.

20. Jambi, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.234.534.

21. Gorontalo, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.221.732.

22. Maluku, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.141.700.

23. Sulawesi Barat, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.104.430.

24. Sulawesi Tenggara, diperkirakan UMP 2025 sebesar 3.073.552.

25. Bali, diperkirakan UMP 2025 sebesar 2.996.561.

26. Sumatera Barat, diperkirakan UMP 2025 sebesar 2.994.193.

27. Sumatera Utara, diperkirakan UMP 2025 sebesar 2.992.559.

28. Sulawesi Tengah, diperkirakan UMP 2025 sebesar 2.914.583.

29. Banten, diperkirakan UMP 2025 sebesar 2.905.120.

30. Lampung, diperkirakan UMP 2025 sebesar 2.893.069.

31. Kalimantan Barat, diperkirakan UMP 2025 sebesar 2.878.286.

32. Bengkulu, diperkirakan UMP 2025 sebesar 2.670.039.

33. Nusa Tenggara Barat, diperkirakan UMP 2025 sebesar 2.602.931.

34. Nusa Tenggara Timur, diperkirakan UMP 2025 sebesar 2.328.970.

35. Jawa Timur, diperkirakan UMP sebesar 2.305.985.

36. DI Yogyakarta, diperkirakan UMP 2025 sebesar 2.264.080.

37. Jawa Barat, diperkirakan UMP 2025 sebesar 2.191.232.

38. Jawa Tengah, diperkirakan UMP 2025 sebesar 2.169.349.

Pengumuman Resmi Kenaikan dan Kapan Diberlakukan

Pengumuman resmi mengenai kenaikan upah minimum sebesar 6,5 persen dilakukan oleh Presiden Prabowo dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta. Prabowo mengungkap Kemenaker mengusulkan kenaikan upah minimum 6 persen. Akan tetapi, setelah dibahas dan melaksanakan pertemuan buruh, jajaran kepemimpinan Presiden Prabowo memutuskan kenaikan rata-rata upah minimum nasional tahun 2025 sebesar 6,5 persen.

Presiden Prabowo telah meminta Kemenaker mempersiapkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) terkait kenaikan UMP dan UMK tahun 2025. Permenaker diperkirakan akan terbit pada Rabu, 4 Desember 2024. Saat ini diperlukan sinkronisasi dengan Kementerian Hukum. Setelah Permenaker disetujui oleh berbagai pihak terkait, kenaikan upah minimum ini kemudian akan berlaku pada 2025.

Demikian itu informasi perbedaan UMP dan UMK. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dicopot dari Komdigi, Segini Gaji Prabu Revolusi di Pertamina

Dicopot dari Komdigi, Segini Gaji Prabu Revolusi di Pertamina

Video | Jum'at, 29 November 2024 | 20:00 WIB

Geger Gaji Pemain Semen Padang Diduga Telat Dibayar, Mertua Pratama Arhan Disentil Netizen

Geger Gaji Pemain Semen Padang Diduga Telat Dibayar, Mertua Pratama Arhan Disentil Netizen

Bola | Jum'at, 29 November 2024 | 17:36 WIB

Presiden Prabowo Resmi Naikkan Gaji Guru ASN dan Non ASN per Tahun 2025, Jadi Berapa?

Presiden Prabowo Resmi Naikkan Gaji Guru ASN dan Non ASN per Tahun 2025, Jadi Berapa?

Lifestyle | Jum'at, 29 November 2024 | 15:22 WIB

Terkini

Industri Fesyen RI Serap Rp120 Triliun dan 3,69 Juta Pekerja Industri

Industri Fesyen RI Serap Rp120 Triliun dan 3,69 Juta Pekerja Industri

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 16:39 WIB

Kerugian Negara Kasus Korupsi MBG Capai Rp10 Triliun!

Kerugian Negara Kasus Korupsi MBG Capai Rp10 Triliun!

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:38 WIB

Skenario Gila Grup A: Timnas Indonesia Bisa Menang tapi Tetap Gagal ke Final

Skenario Gila Grup A: Timnas Indonesia Bisa Menang tapi Tetap Gagal ke Final

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 16:37 WIB

Jenazah Dua Korban Kapal Virgo Transport 8 di Kudus, Kakak Adik Masih Terpisah

Jenazah Dua Korban Kapal Virgo Transport 8 di Kudus, Kakak Adik Masih Terpisah

Jawa Tengah | Selasa, 29 September 2026 | 16:37 WIB

Grace Respons Pernyataan Jokowi soal PSI yang Mulai Ditakuti

Grace Respons Pernyataan Jokowi soal PSI yang Mulai Ditakuti

Video | Selasa, 29 September 2026 | 16:37 WIB

Sudah 20 Tahun Tak Naik, Tarif Transjakarta hingga Transjabodetabek Disesuaikan per 1 Januari 2027

Sudah 20 Tahun Tak Naik, Tarif Transjakarta hingga Transjabodetabek Disesuaikan per 1 Januari 2027

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:37 WIB

Campursari Jadi Napas Cerita di Film Cidro Asmoro, Saat Persahabatan Diuji Popularitas

Campursari Jadi Napas Cerita di Film Cidro Asmoro, Saat Persahabatan Diuji Popularitas

Entertainment | Selasa, 29 September 2026 | 16:34 WIB

Siapa Anggota DPR RI yang Semprot Kalapas Cibinong dan Dirjenpas? Ini Profil Yanuar Arif Wibowo

Siapa Anggota DPR RI yang Semprot Kalapas Cibinong dan Dirjenpas? Ini Profil Yanuar Arif Wibowo

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:33 WIB

Wacana Layer Baru Cukai Bikin Harga Rokok Makin Murah, CISDI: Potensi Tambah 1,1 Juta Perokok Baru

Wacana Layer Baru Cukai Bikin Harga Rokok Makin Murah, CISDI: Potensi Tambah 1,1 Juta Perokok Baru

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:31 WIB

Kevin Diks Bikin Media Jerman Terkejut: Jadi Tembok Indonesia, Gladbach Justru Kebobolan

Kevin Diks Bikin Media Jerman Terkejut: Jadi Tembok Indonesia, Gladbach Justru Kebobolan

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 16:31 WIB

×