Inayah Wahid Kritik Keras Gus Miftah: Susah kalau Pemuka Agama Jalur Ngaku-Ngaku, Bukan Jalur Ngilmu

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Rabu, 04 Desember 2024 | 15:51 WIB
Inayah Wahid Kritik Keras Gus Miftah: Susah kalau Pemuka Agama Jalur Ngaku-Ngaku, Bukan Jalur Ngilmu
Putri Gus Dur, Inayah Wahid di kantor redaksi Suara.com, Jakarta. [Suara.com/Adit Rianto]

Suara.com - Anak bungsu Presiden RI ke-4, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Inayah Wahid, turut mengkritisi ucapan Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah yang dinilai telah mengolok-olok pedagang es teh di tengah acara pengajian.

Inayah menyebut, Gus Miftah sia-sia lakukan pembelaan diri dengan mengunggah momen dirinya memborong jajanan di tempat lain. Di sisi lain, video sebelumnya saat dia mempermalukan pedagang es teh telah menjadi viral di media sosial.

"Gak ada gunanya kamu sok memborong es tehnya kalau kamu merendahkan beliau di depan publik. Yang wajib itu menjaga harkat martabat sesama manusia, bukan memborong dagangan," kata Inayah lewa postingannya di akun X pribadinya, dikutip Rabu (4/12/2024).

Lebih lanjut, adik Yenny Wahid itu menyebut kalau Gus Miftah sebenarnya hanya pemuka agama yang mengakuisisi dirinya sendiri. Namun, hal tersebut tidak berarti membuatnya memiliki dasar keilmuan yang benar mengenai agama.

"Susah emang kalau pemuka agama jalur ngaku-ngaku bukan jalur ngilmu. Lebih mulia dagang es teh daripada dagang agama," kritik Inayah.

Diketahui, Gus Miftah menjadi sorotan publik setelah video ceramahnya di suatu daerah viral karena dianggap telah mengolok-olok seorang pedagang es teh. Mulanya jamaah pengajian meminta Gus Miftah untuk memborong dagangan penjual tersebut.

Alih-alih membelinya, Gus Miftah justru menyuruh pedagang itu untuk menjual kepada yang lain.

Gus Miftah - Sunhaji, penjual es teh viral (Instagram/TikTok)
Gus Miftah - Sunhaji, penjual es teh viral (Instagram/TikTok)

"Es tehmu sih akeh (masih banyak) nggak? ya sana jual goblok,” ucap Gus Miftah, yang langsung disambut tertawaan jamaah.

Ia juga meminta pedagang tersebut untuk menerima nasib jika dagangannya tidak laku. Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan itu juga menyebut apa pun yang dialami oleh si pedagang memang sudah takdir.

baca juga

“Jual dulu, nanti kalau belum laku ya udah, takdir,” kata Gus Miftah.

Pasca videonya viral dan menjadi gunjingan publik, penceramah dengan nama lengkap Miftah Maulana Habiburrahman itu meminta maaf. Dia mengaku khilaf atas kejadian tersebut.

Dalam penjelasannya, Gus Miftah mengatakan memang gemar becanda. Termasuk saat sang lelaki yang kini menjadi Utusan Khusus Presiden tersebut mengolok-olok pedagang es, tujuannya sekadar bercanda.

"Saya memang sering bercanda dengan siapapun. Maka waktu itu, atas candaan kepada yang bersangkutan, maka saya akan meminta maaf secara langsung," terang Gus Miftah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jabatan di Kabinet dalam Bahaya, Gus Miftah Diprediksi Tak Akan Dapat Pesangon

Jabatan di Kabinet dalam Bahaya, Gus Miftah Diprediksi Tak Akan Dapat Pesangon

Entertainment | Rabu, 04 Desember 2024 | 15:46 WIB

Fanny Soegi Diduga Sindir Gus Miftah: Satu Persatu Keburukan Terbuka

Fanny Soegi Diduga Sindir Gus Miftah: Satu Persatu Keburukan Terbuka

Entertainment | Rabu, 04 Desember 2024 | 15:26 WIB

Video Detik-detik Gus Miftah Sambangi Rumah Penjual Es Teh, Tak Gunakan Alphard tapi...

Video Detik-detik Gus Miftah Sambangi Rumah Penjual Es Teh, Tak Gunakan Alphard tapi...

Otomotif | Rabu, 04 Desember 2024 | 15:19 WIB

Sindiran Menohok Ketua MUI ke Miftah Maulana: Tanda Tak Punya Etika

Sindiran Menohok Ketua MUI ke Miftah Maulana: Tanda Tak Punya Etika

Lifestyle | Rabu, 04 Desember 2024 | 15:20 WIB

6 Fakta Gus Miftah Minta Maaf ke Penjual Es Teh Bakul, Sempat Ditegur Sekretaris Kabinet

6 Fakta Gus Miftah Minta Maaf ke Penjual Es Teh Bakul, Sempat Ditegur Sekretaris Kabinet

Entertainment | Rabu, 04 Desember 2024 | 15:43 WIB

Terkini

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

×