Rusia Tangkap Warga Uzbekistan, Dituduh Terlibat Pembunuhan Jenderal Senior di Moskow

Bella

Rabu, 18 Desember 2024 | 16:27 WIB
Rusia Tangkap Warga Uzbekistan, Dituduh Terlibat Pembunuhan Jenderal Senior di Moskow
Ilustrasi tahanan (freepik)

Suara.com - Otoritas Rusia mengumumkan pada Rabu (12/12) bahwa mereka telah menahan seorang warga negara Uzbekistan yang mengaku bertanggung jawab atas penanaman dan peledakan bom yang menewaskan Letnan Jenderal Igor Kirillov, kepala Pasukan Perlindungan Nuklir, Biologi, dan Kimia Rusia. Insiden ini terjadi di luar apartemen Kirillov di Moskow pada Selasa lalu, dan turut merenggut nyawa asistennya.

Kirillov menjadi perwira militer Rusia berpangkat tertinggi yang terbunuh di dalam wilayah Rusia sejak konflik dengan Ukraina pecah. Badan Intelijen Ukraina (SBU) disebut-sebut sebagai dalang di balik serangan ini. SBU menuduh Kirillov bertanggung jawab atas penggunaan senjata kimia terhadap pasukan Ukraina, sebuah tuduhan yang dibantah keras oleh pihak Moskow.

Komite Investigasi Rusia, yang bertugas menangani kejahatan berat, menyatakan bahwa tersangka telah mengakui perbuatannya. Menurut pernyataan resmi, pelaku datang ke Moskow untuk melaksanakan instruksi langsung dari dinas intelijen Ukraina.

Patroli tentara Rusia di Mariupol Ukraina. (Foto: AFP)
Patroli tentara Rusia di Mariupol Ukraina. (Foto: AFP)

Dalam sebuah video yang dipublikasikan oleh kantor berita Baza, tersangka terlihat duduk di dalam sebuah van dan menjelaskan kronologi tindakannya. Mengenakan mantel musim dingin, pria kelahiran 1995 itu mengungkapkan bahwa dirinya membeli skuter listrik sebagai bagian dari rencana. Beberapa bulan kemudian, ia menerima alat peledak rakitan dan memasangnya di skuter yang diparkir di depan apartemen Kirillov.

“Saya mendapat perintah dari dinas intelijen Ukraina. Setelah memasang bom, saya memantau situasi menggunakan kamera pengintai di mobil sewaan yang saya parkir dekat lokasi,” ujar tersangka dalam video tersebut.

Pelaku mengatakan bahwa alat peledak diaktifkan dari jarak jauh saat Kirillov meninggalkan gedung apartemennya. Sebagai imbalan atas aksinya, ia dijanjikan pembayaran sebesar $100.000 (sekitar Rp1,6 miliar) dan tempat tinggal di sebuah negara Eropa.

Penyelidik Rusia juga mengklaim telah mengidentifikasi individu lain yang terlibat dalam pembunuhan ini. Harian Kommersant melaporkan bahwa salah satu tersangka lainnya telah ditahan, meskipun informasi ini belum bisa diverifikasi secara independen.

Dalam investigasi lanjutan, penyelenggara pembunuhan dikatakan bermarkas di kota Dnipro, Ukraina. Menurut pengakuan tersangka, jaringan ini menggunakan teknologi pengawasan jarak jauh untuk memantau eksekusi rencana serangan.

Pembunuhan Kirillov menambah ketegangan yang sudah membara antara Rusia dan Ukraina. Moskow menuduh Kyiv melancarkan aksi teror di jantung ibu kota Rusia, sementara pihak Ukraina belum memberikan pernyataan resmi terkait tuduhan ini.

baca juga

Pihak berwenang Rusia kini terus mendalami motif sebenarnya di balik aksi tersebut dan berjanji akan membongkar jaringan pelaku yang terlibat dalam pembunuhan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bom Meledak di Moskow, Jenderal Rusia Tewas Misterius

Bom Meledak di Moskow, Jenderal Rusia Tewas Misterius

News | Rabu, 18 Desember 2024 | 15:44 WIB

Dari Musuh Jadi Sekutu? Rusia Pertimbangkan Hapus Taliban dari Daftar Teroris

Dari Musuh Jadi Sekutu? Rusia Pertimbangkan Hapus Taliban dari Daftar Teroris

News | Rabu, 18 Desember 2024 | 09:55 WIB

Presiden Ukraina Bagikan Video Momen Tentara Rusia Bakar Tubuh Tentara Korea Utara, Ingin ada Perpecahan?

Presiden Ukraina Bagikan Video Momen Tentara Rusia Bakar Tubuh Tentara Korea Utara, Ingin ada Perpecahan?

News | Selasa, 17 Desember 2024 | 19:47 WIB

Rusia Ancam Pembalasan terhadap Ukraina atas Kematian Jenderal Igor Kirillov

Rusia Ancam Pembalasan terhadap Ukraina atas Kematian Jenderal Igor Kirillov

News | Selasa, 17 Desember 2024 | 17:10 WIB

Jenderal Rusia Tewas dalam Ledakan yang Diduga Terkait dengan Pasukan Perlindungan Nuklir

Jenderal Rusia Tewas dalam Ledakan yang Diduga Terkait dengan Pasukan Perlindungan Nuklir

News | Selasa, 17 Desember 2024 | 13:50 WIB

Bashar al-Assad Bantah Kabur dari Suriah: "Saya Dievakuasi Rusia!"

Bashar al-Assad Bantah Kabur dari Suriah: "Saya Dievakuasi Rusia!"

News | Selasa, 17 Desember 2024 | 10:14 WIB

Putin Ancam Kerahkan Rudal Jika AS Lewati "Garis Merah" Rusia

Putin Ancam Kerahkan Rudal Jika AS Lewati "Garis Merah" Rusia

News | Selasa, 17 Desember 2024 | 09:57 WIB

Kekuasaan Asing Berebut Pengaruh, Suriah di Ambang Perpecahan

Kekuasaan Asing Berebut Pengaruh, Suriah di Ambang Perpecahan

News | Selasa, 17 Desember 2024 | 08:27 WIB

Terguling di Suriah, Bashar al-Assad Kabur ke Rusia Saat Damaskus Direbut Pasukan Pemberontak

Terguling di Suriah, Bashar al-Assad Kabur ke Rusia Saat Damaskus Direbut Pasukan Pemberontak

News | Senin, 16 Desember 2024 | 18:11 WIB

Rahasia Kekayaan Assad: Bagaimana Rp4 Triliun Sampai ke Rusia?

Rahasia Kekayaan Assad: Bagaimana Rp4 Triliun Sampai ke Rusia?

News | Selasa, 17 Desember 2024 | 03:15 WIB

Terkini

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×